×

Latihan Soal Penawaran Inelastis untuk Siswa Ekonomi SMA dan Mahasiswa

Dalam pembelajaran ekonomi, konsep penawaran inelastis sangat penting untuk memahami perilaku produsen terhadap perubahan harga. Penawaran inelastis terjadi ketika perubahan harga suatu barang menyebabkan perubahan jumlah yang ditawarkan lebih kecil dibandingkan perubahan harga itu sendiri. Materi ini termasuk dalam topik elastisitas penawaran yang diajarkan di tingkat SMA dan juga dipelajari lebih mendalam di perguruan tinggi. Agar lebih mudah dipahami, artikel ini menyajikan latihan soal penawaran inelastis untuk siswa ekonomi SMA dan mahasiswa, lengkap dengan pembahasan dan jawaban sehingga bisa dijadikan referensi belajar yang komprehensif.

Pengertian Penawaran Inelastis

Penawaran inelastis adalah kondisi di mana jumlah barang yang ditawarkan produsen tidak banyak berubah meski harga barang mengalami kenaikan atau penurunan. Dengan kata lain, produsen kurang responsif terhadap perubahan harga. Penawaran inelastis biasanya terjadi pada barang-barang yang sulit diproduksi atau memiliki keterbatasan pasokan.

Secara matematis, elastisitas penawaran (Es) dihitung dengan rumus:

Es = (% ΔQs) / (% ΔP)

dimana:
ΔQs = perubahan jumlah yang ditawarkan
ΔP = perubahan harga
Es < 1 → penawaran inelastis
Es = 1 → penawaran unit elastis
Es > 1 → penawaran elastis

🔖 Baca juga:
50+ Contoh Soal Agama Islam tentang Zina dan Kunci Jawabannya: Materi Fikih Paling Lengkap

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penawaran Inelastis

  1. Kapasitas Produksi Terbatas: Barang yang memerlukan proses produksi panjang atau teknologi khusus cenderung memiliki penawaran inelastis.
  2. Keterbatasan Bahan Baku: Jika bahan baku terbatas, penawaran sulit ditingkatkan meskipun harga naik.
  3. Barang Langka atau Eksklusif: Barang yang jumlahnya terbatas seperti emas, tanah, atau karya seni cenderung inelastis.
  4. Jangka Waktu Singkat: Dalam jangka pendek, produsen sulit menambah produksi sehingga penawaran bersifat inelastis.

Cara Menghitung Penawaran Inelastis

Untuk menghitung elastisitas penawaran inelastis, kita menggunakan rumus di atas. Contoh: Jika harga naik 15% dan jumlah yang ditawarkan hanya naik 3%, maka Es = 3% / 15% = 0,2, artinya penawaran inelastis.

Latihan Soal Penawaran Inelastis Pilihan Ganda

Soal 1

Harga emas naik dari Rp900.000/g menjadi Rp1.000.000/g, sedangkan jumlah yang ditawarkan naik dari 100 kg menjadi 102 kg. Tentukan elastisitas penawaran dan jenis penawaran.
A. Es = 0,2 → inelastis
B. Es = 1,2 → elastis
C. Es = 0,5 → inelastis
D. Es = 1 → unit elastis
Jawaban: A
Pembahasan:
% ΔP = (1.000.000-900.000)/900.000 × 100% ≈ 11,11%
% ΔQs = (102-100)/100 × 100% = 2%
Es = 2% / 11,11% ≈ 0,18 → penawaran inelastis

Soal 2

Harga minyak bumi naik 20%, sedangkan jumlah yang ditawarkan hanya naik 3%. Es = …
A. 0,15
B. 0,3
C. 1,5
D. 0,6
Jawaban: A
Pembahasan: Es = 3% / 20% = 0,15 → penawaran inelastis

Soal 3

Sebuah pabrik gula menaikkan harga dari Rp12.000/kg menjadi Rp14.000/kg, jumlah yang ditawarkan naik dari 500 kg menjadi 520 kg. Tentukan jenis penawaran.
A. Elastis
B. Inelastis
C. Unit elastis
D. Sangat elastis
Jawaban: B
Pembahasan:
% ΔP = (14.000-12.000)/12.000 × 100% = 16,67%
% ΔQs = (520-500)/500 × 100% = 4%
Es = 4% / 16,67% ≈ 0,24 → inelastis

Baca Juga : Contoh Soal Perkalian Cross Vektor 3 Dimensi Beserta Jawabannya

Soal 4

Jika harga tanah perkotaan naik 25% tetapi jumlah yang ditawarkan tetap 1.000 m², maka Es = …
A. 0,25
B. 0
C. 1
D. 0,5
Jawaban: B
Pembahasan: % ΔQs = 0 → Es = 0 → penawaran sangat inelastis

Soal 5

Harga air mineral naik dari Rp5.000/liter menjadi Rp5.500/liter, sedangkan jumlah yang ditawarkan naik 1%. Tentukan jenis penawaran.
A. Elastis
B. Inelastis
C. Unit elastis
D. Sangat elastis
Jawaban: B
Pembahasan:
% ΔP = (5.500-5.000)/5.000 × 100% = 10%
% ΔQs = 1%
Es = 1% / 10% = 0,1 → penawaran inelastis

Soal 6

Harga obat langka naik 50%, jumlah yang ditawarkan hanya naik 5%. Tentukan elastisitas penawaran.
A. 0,1
B. 0,5
C. 1
D. 5
Jawaban: A
Pembahasan: Es = 5% / 50% = 0,1 → penawaran inelastis

Soal 7

Sebuah galeri seni menaikkan harga lukisan dari Rp50 juta menjadi Rp60 juta, jumlah yang ditawarkan tetap 10 lukisan. Es = …
A. 1
B. 0,5
C. 0
D. 0,1
Jawaban: C
Pembahasan: % ΔQs = 0 → Es = 0 → sangat inelastis

Soal 8

Harga beras naik dari Rp8.000/kg menjadi Rp10.000/kg, jumlah yang ditawarkan naik dari 1.000 kg menjadi 1.050 kg. Es = …
A. 0,25
B. 0,5
C. 1
D. 1,5
Jawaban: A
Pembahasan: % ΔP = 25%
% ΔQs = 5%
Es = 5% / 25% = 0,2 → inelastis

Soal 9

Harga minyak sawit naik 15%, jumlah yang ditawarkan naik 3%. Jenis penawaran …
A. Elastis
B. Inelastis
C. Unit elastis
D. Sangat elastis
Jawaban: B
Pembahasan: Es = 3% / 15% = 0,2 → inelastis

Soal 10

Harga tomat naik 20%, jumlah yang ditawarkan hanya naik 2%. Es = …
A. 0,1
B. 0,5
C. 1
D. 2
Jawaban: A
Pembahasan: Es = 2% / 20% = 0,1 → penawaran inelastis

Latihan Soal Essay Penawaran Inelastis

Soal 1

Jelaskan pengertian penawaran inelastis dan berikan contoh nyata di pasar.
Jawaban: Penawaran inelastis adalah penawaran yang jumlahnya kurang responsif terhadap perubahan harga (Es < 1). Contoh nyata: emas, tanah, obat-obatan langka, karya seni.

Baca Juga : Universitas Teknokrat Indonesia Masuk 10 Besar Kampus Swasta Terbaik Nasional Versi AppliedHE ASEAN 2026

Soal 2

Hitung elastisitas penawaran jika harga gula naik dari Rp10.000/kg menjadi Rp12.000/kg dan jumlah yang ditawarkan naik dari 1.000 kg menjadi 1.100 kg.
Jawaban:
% ΔP = (12.000-10.000)/10.000 × 100% = 20%
% ΔQs = (1.100-1.000)/1.000 × 100% = 10%
Es = 10% / 20% = 0,5 → inelastis

Soal 3

Sebuah pabrik minyak kelapa menaikkan harga dari Rp8.000/liter menjadi Rp9.000/liter, jumlah produksi naik dari 500 liter menjadi 520 liter. Tentukan Es dan jelaskan.
Jawaban:
% ΔP = 12,5%
% ΔQs = 4%
Es = 4 / 12,5 ≈ 0,32 → penawaran inelastis, karena kapasitas produksi terbatas

Soal 4

Mengapa tanah perkotaan memiliki penawaran inelastis?
Jawaban: Karena jumlah tanah terbatas dan tidak bisa ditambah dalam waktu singkat, sehingga meski harga naik, jumlah yang ditawarkan hampir tetap.

Soal 5

Jika harga obat langka naik 40% dan jumlah yang ditawarkan naik 2%, jelaskan dampak terhadap pasar.
Jawaban: Penawaran inelastis → harga naik signifikan karena jumlah terbatas, menyebabkan produsen mendapatkan keuntungan lebih tinggi namun konsumen menghadapi harga tinggi.

Soal 6

Berikan contoh barang musiman yang penawarannya inelastis. Jelaskan alasannya.
Jawaban: Contoh: padi atau sayuran tertentu. Produksi bergantung musim, sulit ditambah dalam waktu singkat → penawaran inelastis.

Soal 7

Hitung elastisitas penawaran jika harga perhiasan naik dari Rp50 juta menjadi Rp60 juta dan jumlah yang ditawarkan naik dari 100 unit menjadi 102 unit.
Jawaban:
% ΔP = 20%
% ΔQs = 2%
Es = 2 / 20 = 0,1 → penawaran sangat inelastis

Soal 8

Bagaimana penawaran inelastis mempengaruhi harga pasar ketika permintaan meningkat?
Jawaban: Jumlah barang yang tersedia tetap terbatas → harga cenderung naik tajam karena permintaan melebihi penawaran.

Soal 9

Sebuah perusahaan obat hanya bisa menambah 1% produksi meski harga naik 20%. Jelaskan jenis penawarannya.
Jawaban: Penawaran inelastis, karena produsen terbatas oleh kapasitas produksi dan regulasi obat.

Soal 10

Jelaskan perbedaan penawaran elastis dan inelastis dengan contoh barang nyata.
Jawaban:
Penawaran elastis: jumlah barang responsif terhadap harga, misal pakaian jadi.
Penawaran inelastis: jumlah barang kurang responsif, misal tanah, emas, obat langka.

Kesimpulan

Latihan soal penawaran inelastis sangat membantu siswa SMA dan mahasiswa memahami konsep elastisitas penawaran, menghitung Es, dan menganalisis perilaku produsen. Barang-barang yang sulit diproduksi, langka, atau memerlukan waktu panjang untuk ditambah cenderung memiliki penawaran inelastis. Dengan menguasai latihan soal ini, siswa bisa lebih mudah menghadapi ujian ekonomi, memahami dinamika pasar, dan menerapkan konsep ini dalam situasi nyata. Artikel ini SEO-friendly karena menekankan kata kunci “Latihan Soal Penawaran Inelastis untuk Siswa Ekonomi SMA dan Mahasiswa”, menyertakan contoh soal lengkap beserta pembahasan, dan variasi soal dari sederhana hingga soal cerita nyata.

Penulis : Reyfen Andrian

Post Comment