Korelasi dua peubah merupakan materi dasar yang sangat penting dalam statistika. Konsep ini digunakan untuk mengetahui hubungan antara dua variabel, baik itu positif, negatif, maupun tidak ada hubungan sama sekali. Bagi mahasiswa statistik, menguasai korelasi dua peubah tidak hanya penting untuk ujian, tetapi juga untuk analisis data penelitian.
baca lagi : Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Ikut Tanam Mangrove pada Silaknas ICMI 2025 di Bali
Artikel ini menyajikan kumpulan contoh soal korelasi dua peubah lengkap dengan jawaban dan pembahasan, sehingga mahasiswa dapat belajar secara mandiri dan memahami langkah-langkah pengerjaannya dengan mudah. Semua contoh disusun dari tingkat dasar hingga menengah agar pembaca bisa menguasai konsep secara sistematis.
Pengertian Korelasi Dua Peubah
Korelasi adalah ukuran hubungan atau keterkaitan antara dua variabel. Korelasi tidak menunjukkan sebab-akibat, tetapi mengukur kekuatan dan arah hubungan antar variabel.
- Korelasi positif: Kedua variabel bergerak searah, jika satu naik, yang lain juga naik.
- Korelasi negatif: Kedua variabel bergerak berlawanan arah, jika satu naik, yang lain turun.
- Korelasi nol: Tidak ada hubungan linear antara kedua variabel.
Koefisien korelasi Pearson (r) digunakan untuk menghitung kekuatan hubungan dua variabel kuantitatif. Rumusnya adalah:r=[nโx2โ(โx)2][nโy2โ(โy)2]โn(โxy)โ(โx)(โy)โ
Keterangan:
- x = nilai variabel X
- y = nilai variabel Y
- n = jumlah data
Contoh Soal 1 โ Korelasi Positif
Seorang peneliti mencatat jumlah jam belajar dan nilai ujian 5 mahasiswa sebagai berikut:
| Mahasiswa | Jam Belajar (X) | Nilai Ujian (Y) |
|---|---|---|
| A | 2 | 60 |
| B | 4 | 70 |
| C | 3 | 65 |
| D | 5 | 75 |
| E | 1 | 55 |
Hitung koefisien korelasi Pearson (r) antara jam belajar dan nilai ujian.
Jawaban dan Pembahasan:
- Hitung โx,โy,โxy,โx2,โy2
โx=2+4+3+5+1=15 โy=60+70+65+75+55=325 โxy=(2โ60)+(4โ70)+(3โ65)+(5โ75)+(1โ55)=120+280+195+375+55=1025 โx2=22+42+32+52+12=4+16+9+25+1=55 โy2=602+702+652+752+552=3600+4900+4225+5625+3025=21375
- Masukkan ke rumus:
r=[5(55)โ(15)2][5(21375)โ(325)2]โ5(1025)โ(15)(325)โ r=(275โ225)(106875โ105625)โ5125โ4875โ r=50โ1250โ250โ=62500โ250โ=250250โ=1
Jadi, r = 1, artinya terdapat korelasi positif sempurna antara jam belajar dan nilai ujian.
Contoh Soal 2 โ Korelasi Negatif
Seorang peneliti mencatat jumlah jam menonton televisi dan nilai ujian matematika 5 siswa:
| Siswa | Jam Nonton TV (X) | Nilai Ujian (Y) |
|---|---|---|
| 1 | 5 | 55 |
| 2 | 4 | 60 |
| 3 | 3 | 65 |
| 4 | 2 | 70 |
| 5 | 1 | 75 |
Hitung koefisien korelasi Pearson (r).
Jawaban dan Pembahasan:
- Hitung โx,โy,โxy,โx2,โy2
โx=5+4+3+2+1=15 โy=55+60+65+70+75=325 โxy=(5โ55)+(4โ60)+(3โ65)+(2โ70)+(1โ75)=275+240+195+140+75=925 โx2=52+42+32+22+12=25+16+9+4+1=55 โy2=552+602+652+702+752=3025+3600+4225+4900+5625=21375
- Masukkan ke rumus:
r=[5(55)โ152][5(21375)โ3252]โ5(925)โ(15)(325)โ r=(275โ225)(106875โ105625)โ4625โ4875โ=50โ1250โโ250โ=250โ250โ=โ1
Jadi, r = -1, artinya terdapat korelasi negatif sempurna antara jam menonton TV dan nilai ujian.
Contoh Soal 3 โ Korelasi Nol
Data tinggi badan (X) dan skor matematika (Y) 5 siswa:
| Siswa | Tinggi Badan (cm) | Nilai Matematika |
|---|---|---|
| A | 150 | 70 |
| B | 155 | 65 |
| C | 160 | 75 |
| D | 165 | 60 |
| E | 170 | 80 |
Hitung koefisien korelasi Pearson.
Jawaban dan Pembahasan:
- Hitung โx,โy,โxy,โx2,โy2
โx=150+155+160+165+170=800 โy=70+65+75+60+80=350 โxy=150โ70+155โ65+160โ75+165โ60+170โ80=10500+10075+12000+9900+13600=56075 โx2=1502+1552+1602+1652+1702=22500+24025+25600+27225+28900=128250 โy2=702+652+752+602+802=4900+4225+5625+3600+6400=24750
Masukkan ke rumus:r=[5โ128250โ8002][5โ24750โ3502]โ5(56075)โ800โ350โ=(641250โ640000)(123750โ122500)โ280375โ280000โ r=1250โ1250โ375โ=1250375โ=0,3
Jadi, r = 0,3, artinya hubungan positif lemah antara tinggi badan dan skor matematika.
Contoh Soal 4 โ Korelasi dalam Penelitian Sosial
Seorang peneliti ingin mengetahui hubungan antara penghasilan bulanan (X) dan pengeluaran bulanan (Y) dari 6 responden:
| Responden | Penghasilan (X) | Pengeluaran (Y) |
|---|---|---|
| 1 | 4 | 3 |
| 2 | 5 | 4 |
| 3 | 6 | 5 |
| 4 | 7 | 6 |
| 5 | 8 | 7 |
| 6 | 9 | 8 |
Hitung koefisien korelasi.
Jawaban dan Pembahasan:
- โx=4+5+6+7+8+9=39
- โy=3+4+5+6+7+8=33
- โxy=4โ3+5โ4+6โ5+7โ6+8โ7+9โ8=12+20+30+42+56+72=232
- โx2=16+25+36+49+64+81=271
- โy2=9+16+25+36+49+64=199
r=[6โ271โ392][6โ199โ332]โ6(232)โ39โ33โ=(1626โ1521)(1194โ1089)โ1392โ1287โ=105โ105โ105โ=105105โ=1
Artinya, terdapat korelasi positif sempurna antara penghasilan dan pengeluaran.
Tips Menguasai Korelasi Dua Peubah
- Pahami konsep dasar korelasi, termasuk arah (positif, negatif, nol) dan kekuatan hubungan.
- Latih perhitungan dengan rumus Pearson untuk berbagai variasi data.
- Kenali jenis soal: korelasi sederhana, korelasi dalam penelitian sosial, maupun data statistik nyata.
- Gunakan tabel untuk mempermudah perhitungan seperti โx,โy,โxy,โx2,โy2.
- Interpretasikan hasil korelasi: jangan hanya menghitung angka, tetapi pahami maknanya.
Kesimpulan
Menguasai korelasi dua peubah adalah keterampilan penting bagi mahasiswa statistik. Dengan mempelajari kumpulan contoh soal dan jawaban lengkap seperti ini, mahasiswa dapat memahami konsep, memperkuat kemampuan analisis data, dan mempersiapkan ujian dengan baik. Latihan rutin dan memahami langkah-langkah pembahasan akan meningkatkan kemampuan menghitung koefisien korelasi Pearson serta menafsirkan hasil korelasi secara tepat.
penulis : dinda rahma wati


Post Comment