Distribusi binomial adalah salah satu topik penting dalam statistika diskrit yang membahas probabilitas suatu jumlah keberhasilan dalam sejumlah percobaan independen. Distribusi ini biasanya digunakan ketika setiap percobaan hanya memiliki dua kemungkinan hasil, yaitu sukses atau gagal. Materi ini sangat sering muncul dalam ujian, baik tingkat SMA maupun perguruan tinggi, dan menjadi dasar bagi banyak konsep probabilitas lainnya. Artikel ini akan menyajikan kumpulan contoh soal distribusi binomial diskrit lengkap dengan jawabannya, sehingga pembaca bisa memahami konsep, metode perhitungan, dan penerapannya dalam berbagai situasi.
Baca juga:Strategi Lolos Seleksi Perangkat Desa 2025: Panduan Lengkap
1. Soal Binomial Sederhana dengan Koin
Sebuah koin dilempar sebanyak 3 kali. Tentukan probabilitas munculnya tepat 2 sisi gambar.
Jawaban:
Distribusi binomial menggunakan rumus P(X=k)=C(n,k)pkqn−k, dengan n jumlah percobaan, k jumlah sukses, p probabilitas sukses, dan q=1−p.
Di sini n=3, k=2, p=0,5, q=0,5.
P(X=2)=C(3,2)(0,5)2(0,5)1=3×0,25×0,5=0,375.
Jadi, probabilitas munculnya tepat 2 sisi gambar adalah 0,375 atau 37,5%.
2. Soal Binomial dengan Probabilitas Berbeda
Sebuah lampu memiliki peluang menyala sebesar 0,8. Jika 5 lampu diuji, tentukan probabilitas tepat 4 lampu menyala.
Jawaban:
n=5, k=4, p=0,8, q=0,2
P(X=4)=C(5,4)(0,8)4(0,2)1=5×0,4096×0,2=0,4096
Sehingga probabilitas tepat 4 lampu menyala adalah 40,96%.
3. Soal Binomial dengan Tidak Ada Keberhasilan
Sebuah dadu dilempar 4 kali. Hitung probabilitas muncul angka 6 tepat 0 kali.
Jawaban:
n=4, k=0, p=61, q=65
P(X=0)=C(4,0)(1/6)0(5/6)4=1×1×0,4823≈0,482
Probabilitas muncul angka 6 tepat 0 kali adalah sekitar 48,2%.
4. Soal Binomial Lebih dari Satu Keberhasilan
Dalam percobaan melempar dadu 3 kali, hitung probabilitas muncul angka genap lebih dari 1 kali.
Jawaban:
Sukses = muncul angka genap = 3/6 = 0,5
P(X>1) = P(X=2) + P(X=3)
P(X=2) = C(3,2) (0,5)^2 (0,5)^1 = 3 × 0,25 × 0,5 = 0,375
P(X=3) = C(3,3) (0,5)^3 (0,5)^0 = 1 × 0,125 × 1 = 0,125
Sehingga P(X>1) = 0,375 + 0,125 = 0,5
5. Soal Binomial Kumulatif
Dalam percobaan melempar koin 5 kali, tentukan probabilitas muncul maksimal 3 sisi gambar.
Jawaban:
P(X ≤ 3) = P(X=0) + P(X=1) + P(X=2) + P(X=3)
P(X=0) = (0,5)^5 = 0,03125
P(X=1) = C(5,1) (0,5)^1 (0,5)^4 = 5 × 0,5 × 0,0625 = 0,15625
P(X=2) = C(5,2) (0,5)^2 (0,5)^3 = 10 × 0,25 × 0,125 = 0,3125
P(X=3) = C(5,3) (0,5)^3 (0,5)^2 = 10 × 0,125 × 0,25 = 0,3125
P(X ≤ 3) = 0,03125 + 0,15625 + 0,3125 + 0,3125 = 0,8125
6. Soal Binomial Tebakan Jawaban Soal Pilihan Ganda
Seorang siswa menebak jawaban dari 10 soal pilihan ganda yang masing-masing memiliki 4 pilihan jawaban. Hitung probabilitas siswa menjawab tepat 3 soal dengan benar.
Jawaban:
Sukses = menebak benar = 1/4 = 0,25
n=10, k=3, p=0,25, q=0,75
P(X=3) = C(10,3) (0,25)^3 (0,75)^7 = 120 × 0,015625 × 0,13348 ≈ 0,25
7. Soal Binomial dengan Kegagalan Tinggi
Sebuah mesin menghasilkan barang cacat 10% dari produksinya. Jika 8 barang diambil acak, hitung probabilitas tepat 2 barang cacat.
Jawaban:
n=8, k=2, p=0,1, q=0,9
P(X=2) = C(8,2) (0,1)^2 (0,9)^6 = 28 × 0,01 × 0,531441 ≈ 0,1488
8. Soal Binomial Peluang Besar Sukses
Seorang atlet memiliki peluang berhasil memasukkan bola ke ring 0,9. Jika menembak 5 kali, hitung probabilitas sukses tepat 4 kali.
Jawaban:
n=5, k=4, p=0,9, q=0,1
P(X=4) = C(5,4) (0,9)^4 (0,1)^1 = 5 × 0,6561 × 0,1 ≈ 0,32805
9. Soal Binomial Minimal Satu Keberhasilan
Dalam percobaan melempar 4 dadu, hitung probabilitas muncul angka 6 minimal sekali.
Jawaban:
P(X ≥ 1) = 1 – P(X=0)
P(X=0) = (5/6)^4 = 625/1296 ≈ 0,4823
Sehingga P(X ≥ 1) = 1 – 0,4823 = 0,5177
10. Soal Binomial Nilai Harapan
Dalam percobaan melempar koin 6 kali, tentukan nilai harapan munculnya sisi gambar.
Jawaban:
Nilai harapan E(X) = n × p = 6 × 0,5 = 3
Artinya secara rata-rata sisi gambar akan muncul sebanyak 3 kali dari 6 lemparan.
Tips Cepat Menghitung Distribusi Binomial
- Pastikan memahami konsep sukses dan gagal.
- Gunakan kombinasi C(n,k)=k!(n−k)!n! untuk menentukan jumlah cara keberhasilan terjadi.
- Selalu ingat q=1−p.
- Untuk probabilitas lebih dari atau kurang dari suatu nilai, gunakan sifat komplementer P(X ≥ k) = 1 – P(X < k).
- Gunakan tabel atau kalkulator binomial untuk percobaan besar agar lebih cepat.
Penerapan Distribusi Binomial dalam Kehidupan Sehari-hari
Distribusi binomial tidak hanya muncul dalam soal akademik. Beberapa contohnya:
- Menentukan probabilitas siswa lulus ujian tertentu jika probabilitas lulus tiap soal diketahui.
- Menghitung peluang mesin memproduksi barang cacat dalam batch tertentu.
- Menentukan kemungkinan seorang atlet mencetak gol dari sejumlah percobaan.
- Probabilitas keberhasilan vaksin atau pengobatan dalam percobaan medis.
Dengan memahami soal-soal di atas, pembaca dapat menguasai dasar-dasar distribusi binomial, cara menghitung probabilitas, nilai harapan, dan penerapan nyata. Latihan konsisten akan membantu meningkatkan kemampuan analisis probabilitas diskrit, sehingga siswa siap menghadapi ujian maupun tugas statistik yang lebih kompleks.
Distribusi binomial adalah pondasi dari banyak konsep probabilitas, termasuk distribusi Poisson dan normal, sehingga penguasaan materi ini akan sangat membantu dalam mempelajari statistika lanjutan. Pemahaman ini juga membantu mengembangkan kemampuan berpikir logis dan matematis dalam memprediksi hasil percobaan yang bersifat acak.
Penulis: Maharani Noeralifa


Post Comment