Kumpulan Contoh Soal C3 Sistem Ekskresi Lengkap dengan Pembahasan Mudah Dipahami

Sistem ekskresi merupakan salah satu materi penting dalam pelajaran Biologi SMP dan SMA yang sering muncul dalam ujian sekolah, penilaian harian, hingga asesmen kompetensi. Materi ini tidak hanya menuntut kemampuan menghafal, tetapi juga kemampuan memahami konsep dan menerapkannya dalam situasi tertentu. Oleh karena itu, contoh soal C3 sistem ekskresi sangat dibutuhkan sebagai sarana latihan berpikir tingkat menengah.

Dalam taksonomi Bloom, level C3 mengacu pada kemampuan menerapkan (applying). Artinya, siswa diharapkan mampu menggunakan konsep yang telah dipelajari untuk menyelesaikan permasalahan, menganalisis kasus sederhana, serta menentukan hubungan antara struktur dan fungsi organ ekskresi.

Artikel ini menyajikan kumpulan contoh soal C3 sistem ekskresi lengkap dengan pembahasan mudah dipahami, sehingga cocok digunakan oleh siswa, guru, maupun orang tua sebagai bahan belajar mandiri.

Baca juga : Panduan Belajar CPNS 2025 melalui Contoh Soal dan Pembahasan Lengkap Sesuai Kisi-Kisi

Pengertian Sistem Ekskresi dalam Tubuh Manusia

Sistem ekskresi adalah sistem organ yang berfungsi mengeluarkan zat sisa metabolisme yang tidak lagi dibutuhkan tubuh. Zat sisa tersebut dapat berupa urea, karbon dioksida, air berlebih, garam mineral, dan zat beracun lainnya.

🔖 Baca juga:
Contoh Soal Persamaan Reaksi Redoks Lengkap dengan Pembahasan Mudah Dipahami

Jika zat sisa tidak dikeluarkan, maka akan menumpuk dan menyebabkan gangguan kesehatan. Oleh sebab itu, sistem ekskresi memiliki peran vital dalam menjaga keseimbangan internal tubuh (homeostasis).

Organ-Organ Sistem Ekskresi pada Manusia

Sebelum mengerjakan contoh soal C3 sistem ekskresi, penting untuk memahami organ-organ yang berperan di dalamnya, antara lain:

Ginjal

Ginjal berfungsi menyaring darah dan membentuk urine. Proses pembentukan urine terdiri atas filtrasi, reabsorpsi, dan augmentasi.

Paru-Paru

Paru-paru berfungsi mengeluarkan karbon dioksida dan uap air sebagai sisa respirasi sel.

Hati

Hati berperan dalam detoksifikasi, pembentukan empedu, serta mengubah amonia menjadi urea.

Kulit

Kulit berfungsi mengeluarkan keringat yang mengandung air, garam mineral, dan sedikit urea.

Pemahaman tentang fungsi setiap organ sangat penting untuk menjawab soal-soal C3 yang bersifat aplikatif.

Karakteristik Soal C3 pada Materi Sistem Ekskresi

Soal C3 sistem ekskresi memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Berbasis kasus atau peristiwa sehari-hari
  • Menghubungkan konsep dengan fungsi organ
  • Menuntut penerapan konsep, bukan sekadar hafalan
  • Biasanya disertai narasi atau ilustrasi sederhana

Kata kerja operasional yang sering digunakan dalam soal C3 antara lain: menentukan, menjelaskan hubungan, mengidentifikasi akibat, dan menerapkan konsep.

Contoh Soal C3 Sistem Ekskresi dan Pembahasan

Contoh Soal 1

Seorang siswa sering menahan buang air kecil dalam waktu lama. Berdasarkan konsep sistem ekskresi, kebiasaan tersebut dapat mengganggu fungsi organ tertentu. Organ yang paling terdampak adalah …

A. Hati
B. Paru-paru
C. Ginjal
D. Kulit

Jawaban: C

Pembahasan:
Menahan buang air kecil menyebabkan urine tertahan terlalu lama di saluran kemih. Hal ini dapat mengganggu fungsi ginjal karena ginjal bertugas menyaring darah dan menghasilkan urine. Jika urine tidak segera dikeluarkan, risiko infeksi dan gangguan ginjal meningkat.

Contoh Soal 2

Seseorang mengalami pembengkakan pada kaki dan wajah akibat penumpukan cairan tubuh. Gangguan tersebut menunjukkan adanya masalah pada proses …

A. Filtrasi
B. Reabsorpsi
C. Augmentasi
D. Sekresi empedu

Jawaban: B

Pembahasan:
Reabsorpsi adalah proses penyerapan kembali zat-zat yang masih dibutuhkan tubuh di tubulus ginjal. Jika proses ini terganggu, keseimbangan cairan dalam tubuh menjadi tidak normal sehingga terjadi pembengkakan (edema).

Contoh Soal 3

Saat berolahraga berat, tubuh mengeluarkan banyak keringat. Zat yang paling dominan dikeluarkan melalui keringat adalah …

A. Urea dan protein
B. Air dan garam mineral
C. Glukosa dan asam amino
D. Karbon dioksida dan oksigen

Jawaban: B

Pembahasan:
Keringat yang dihasilkan kulit sebagian besar terdiri dari air dan garam mineral. Pengeluaran keringat membantu mengatur suhu tubuh serta membuang zat sisa metabolisme.

Contoh Soal 4

Pasien dengan gangguan fungsi hati menunjukkan kadar amonia dalam darah yang tinggi. Hal ini terjadi karena hati berfungsi untuk …

A. Menyaring darah dari karbon dioksida
B. Mengubah amonia menjadi urea
C. Mengeluarkan empedu ke usus
D. Menyerap kembali air dari urine

Jawaban: B

Pembahasan:
Hati berperan mengubah amonia yang bersifat racun menjadi urea yang lebih aman dan mudah dikeluarkan melalui ginjal. Jika fungsi hati terganggu, amonia akan menumpuk dalam darah.

Contoh Soal 5

Seorang pasien mengalami kerusakan pada alveolus paru-paru. Dampak yang paling mungkin terjadi berkaitan dengan sistem ekskresi adalah …

A. Penumpukan urea dalam darah
B. Penurunan produksi empedu
C. Terganggunya pengeluaran karbon dioksida
D. Berkurangnya produksi keringat

Jawaban: C

Pembahasan:
Paru-paru berfungsi sebagai organ ekskresi dengan mengeluarkan karbon dioksida dan uap air. Kerusakan alveolus akan menghambat pertukaran gas sehingga karbon dioksida menumpuk dalam tubuh.

Contoh Soal C3 Sistem Ekskresi Berbasis Kehidupan Sehari-hari

Contoh Soal 6

Seseorang yang jarang minum air putih cenderung menghasilkan urine berwarna pekat. Kondisi tersebut terjadi karena …

A. Proses filtrasi meningkat
B. Reabsorpsi air berkurang
C. Reabsorpsi air meningkat
D. Augmentasi tidak berjalan

Jawaban: C

Pembahasan:
Ketika tubuh kekurangan cairan, ginjal akan meningkatkan reabsorpsi air agar tidak banyak cairan yang terbuang. Akibatnya, urine menjadi lebih pekat dan berwarna gelap.

Contoh Soal 7

Seorang pasien gagal ginjal harus menjalani cuci darah (hemodialisis). Prinsip kerja alat ini mirip dengan proses …

A. Filtrasi darah
B. Reabsorpsi zat makanan
C. Sekresi empedu
D. Difusi oksigen

Jawaban: A

Pembahasan:
Hemodialisis bekerja dengan menyaring darah untuk membuang zat sisa metabolisme, mirip dengan proses filtrasi yang terjadi di glomerulus ginjal.

Contoh Soal 8

Kulit disebut sebagai organ ekskresi karena …

A. Melindungi tubuh dari kuman
B. Menghasilkan vitamin D
C. Mengeluarkan zat sisa berupa keringat
D. Mengatur tekanan darah

Jawaban: C

Pembahasan:
Selain sebagai pelindung, kulit berfungsi mengeluarkan keringat yang mengandung air, garam mineral, dan sedikit urea, sehingga termasuk organ ekskresi.

Contoh Soal C3 Sistem Ekskresi Tipe Analisis Sederhana

Contoh Soal 9

Perhatikan pernyataan berikut:

  1. Pembentukan empedu
  2. Detoksifikasi racun
  3. Pengubahan amonia menjadi urea

Ketiga proses tersebut berhubungan dengan fungsi organ …

A. Ginjal
B. Hati
C. Paru-paru
D. Kulit

Jawaban: B

Pembahasan:
Ketiga fungsi tersebut merupakan peran utama hati dalam sistem ekskresi dan metabolisme tubuh.

Contoh Soal 10

Jika seseorang mengalami kerusakan pada nefron ginjal, maka dampak langsung yang terjadi adalah …

A. Produksi empedu menurun
B. Penyaringan darah terganggu
C. Pengeluaran keringat berkurang
D. Penumpukan karbon dioksida

Jawaban: B

Pembahasan:
Nefron adalah unit struktural dan fungsional ginjal yang bertugas menyaring darah. Kerusakan nefron akan langsung memengaruhi proses filtrasi darah.

Manfaat Mempelajari Contoh Soal C3 Sistem Ekskresi

Latihan soal C3 memberikan banyak manfaat, di antaranya:

  • Meningkatkan pemahaman konsep secara aplikatif
  • Membiasakan siswa berpikir logis dan kontekstual
  • Membantu persiapan ujian dengan tipe soal HOTS ringan
  • Melatih kemampuan menghubungkan teori dan fenomena nyata

Dengan sering berlatih soal C3 sistem ekskresi lengkap dengan pembahasan, siswa tidak hanya menghafal materi, tetapi juga memahami alasan ilmiah di balik setiap proses dalam tubuh manusia.

Baca juga : Universitas Teknokrat Indonesia Raih Juara Umum Pada Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi Lampung 2025

Tips Mengerjakan Soal C3 Sistem Ekskresi

Beberapa tips agar lebih mudah mengerjakan soal C3 sistem ekskresi:

  • Pahami fungsi utama setiap organ ekskresi
  • Hubungkan soal dengan kejadian sehari-hari
  • Perhatikan kata kunci dalam soal
  • Jangan terburu-buru memilih jawaban
  • Biasakan membaca pembahasan untuk memperkuat konsep

Latihan yang konsisten akan membantu siswa terbiasa menghadapi soal-soal berbasis penerapan konsep, baik dalam ujian sekolah maupun asesmen nasional.

Penulis : Lina wati

Post Comment