Contoh Soal Transitif dan Intransitif Paling Sering Muncul di Ulangan dan Ujian Sekolah

Memahami tata bahasa Indonesia merupakan kunci utama untuk meraih nilai sempurna dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia. Salah satu materi yang menjadi “langganan” muncul dalam soal Ulangan Harian, Penilaian Tengah Semester (PTS), hingga Ujian Sekolah adalah perbedaan antara kalimat transitif dan kalimat intransitif.

Meskipun terlihat sederhana, banyak siswa yang masih terjebak saat menentukan mana kalimat yang memerlukan objek dan mana yang tidak. Artikel ini akan mengupas tuntas konsep, ciri-ciri, hingga kumpulan contoh soal transitif dan intransitif yang paling sering muncul di meja ujian.

Baca juga: Rahasia Cepat Taklukkan Fisika: Kumpulan Contoh Soal GLBB Diperlambat dan Trik Menyelesaikannya

Mengenal Dasar Kalimat Transitif dan Intransitif

Sebelum masuk ke dalam latihan soal, kita harus membedah terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan kedua jenis kata kerja (verba) ini. Dalam struktur kalimat dasar SPOK (Subjek, Predikat, Objek, Keterangan), letak perbedaan utama keduanya ada pada keberadaan Objek (O).

1. Apa Itu Kalimat Transitif?

Kalimat transitif adalah kalimat yang predikatnya berupa kata kerja yang memerlukan objek. Tanpa adanya objek, makna kalimat tersebut menjadi menggantung atau tidak lengkap.

🔖 Baca juga:
How to Watch the Live Broadcast of Today’s Yankees Match

Ciri-ciri Kalimat Transitif:

  • Predikat biasanya berawalan me- atau memper-.
  • Dapat diubah menjadi bentuk pasif (Objek pindah menjadi Subjek).
  • Menjawab pertanyaan “apa” atau “siapa” setelah kata kerja.

2. Apa Itu Kalimat Intransitif?

Kalimat intransitif adalah kalimat yang predikatnya berupa kata kerja yang tidak memerlukan objek. Kalimat ini sudah memiliki makna yang utuh meskipun hanya terdiri dari Subjek dan Predikat (S-P), atau ditambah Keterangan/Pelengkap (S-P-K/S-P-Pel).

Ciri-ciri Kalimat Intransitif:

  • Predikat biasanya berawalan ber-, ter-, ke-an.
  • Tidak dapat diubah menjadi bentuk kalimat pasif.
  • Objek tidak ditemukan dalam struktur kalimatnya.

Strategi Membedakan Transitif dan Intransitif dalam Ujian

Dalam soal ujian, biasanya disajikan sebuah kalimat dan siswa diminta menentukan jenisnya. Gunakan metode “Uji Pasif”.

Jika sebuah kalimat bisa dipasifkan, maka ia pasti Transitif.

Contoh: “Budi membaca buku” (Transitif) -> “Buku dibaca Budi” (Bisa dipasifkan).

Jika sebuah kalimat tidak bisa dipasifkan, maka ia pasti Intransitif.

Contoh: “Susi menangis” (Intransitif) -> “Dimenangis Susi” (Tidak logis/Tidak bisa).

Kumpulan Contoh Soal Transitif dan Intransitif (Pilihan Ganda)

Berikut adalah simulasi soal yang sering muncul di tingkat SD dan SMP.

Soal 1-5: Mengidentifikasi Jenis Kalimat

  1. Perhatikan kalimat berikut: “Ibu memasak rendang di dapur.”Kalimat di atas termasuk jenis kalimat…A. IntransitifB. TransitifC. PasifD. MajemukJawaban: B. (Rendang bertindak sebagai objek).
  2. Manakah di bawah ini yang merupakan contoh kalimat intransitif?A. Ayah mencuci mobil.B. Adik bermain kelereng.C. Kakek tidur di sofa.D. Kakak menyiram bunga.Jawaban: C. (Tidur tidak memerlukan objek, ‘di sofa’ adalah keterangan tempat).
  3. Kalimat transitif di bawah ini yang benar adalah…A. Matahari terbit dari timur.B. Angin bertiup kencang.C. Nelayan menangkap ikan.D. Air laut menguap.Jawaban: C. (Ikan adalah objek yang ditangkap).
  4. “Adik menangis tersedu-sedu.”Kata “tersedu-sedu” dalam kalimat di atas berfungsi sebagai…A. ObjekB. PelengkapC. KeteranganD. PredikatJawaban: C. (Keterangan cara).
  5. Kalimat “Siswa berdiskusi di kelas” tidak memiliki objek karena…A. Menggunakan kata kerja berawalan ber-B. Memiliki keterangan tempatC. Tidak bisa dipasifkanD. Semua jawaban benarJawaban: D.

Soal 6-10: Analisis Struktur

  1. Ubahlah kalimat “Petani menanam padi” menjadi kalimat pasif!A. Padi ditanam petani.B. Petani ditanam padi.C. Menanam padi petani.D. Padi menanam petani.Jawaban: A.
  2. Kalimat: “Rina membelikan adiknya mainan baru.”Objek dalam kalimat tersebut adalah…A. RinaB. MembelikanC. AdiknyaD. Mainan baruJawaban: D. (Adiknya adalah objek penyerta/pelengkap, mainan baru adalah objek penderita).
  3. Di antara kalimat berikut, mana yang predikatnya merupakan verba intransitif?A. MelemparB. MemukulC. BerlariD. MembawaJawaban: C.
  4. “Kucing itu melompat ke pagar.”Kalimat tersebut termasuk intransitif karena…A. Ada kata “ke pagar” sebagai objek.B. Kata “melompat” tidak membutuhkan objek untuk menjadi kalimat utuh.C. Subjeknya adalah binatang.D. Kalimatnya terlalu pendek.Jawaban: B.
  5. Perhatikan daftar kalimat berikut:(1) Bunga mawar itu layu.(2) Pak Guru menjelaskan materi.(3) Kami belajar dengan tekun.(4) Polisi menangkap pencuri.Kalimat transitif ditunjukkan oleh nomor…A. (1) dan (2)B. (2) dan (4)C. (1) dan (3)D. (3) dan (4)Jawaban: B.

Contoh Soal Transitif dan Intransitif (Esai/Uraian)

Soal esai biasanya meminta siswa untuk membuat kalimat sendiri atau menganalisis jabatan kata.

11. Buatlah 3 contoh kalimat transitif dengan tema “Kegiatan di Sekolah”!

Jawaban:

  • Siswa meminjam buku di perpustakaan.
  • Ibu Guru menulis pengumuman di papan tulis.
  • Andi menyapu lantai kelas.

12. Mengapa kalimat “Dodo berlari sangat cepat” disebut kalimat intransitif? Jelaskan!

Jawaban: Karena kata kerja “berlari” tidak memerlukan objek untuk melengkapi maknanya. Kata “sangat cepat” bukan merupakan objek, melainkan keterangan cara. Selain itu, kalimat tersebut tidak bisa diubah ke bentuk pasif.

13. Tentukan S-P-O-K pada kalimat: “Pemerintah memberikan bantuan pangan kepada warga.”

Jawaban:

  • S (Subjek): Pemerintah
  • P (Predikat): Memberikan
  • O (Objek): Bantuan pangan
  • K (Keterangan): Kepada warga

14. Ubahlah kalimat intransitif berikut menjadi kalimat transitif (jika memungkinkan dengan mengubah kata kerja): “Adik sedang makan.”

Jawaban: “Adik sedang memakan biskuit.” (Dengan menambahkan objek ‘biskuit’ dan menyesuaikan imbuhan).

15. Apa perbedaan utama antara objek dan pelengkap pada kalimat intransitif?

Jawaban: Objek dapat menjadi subjek saat kalimat dipasifkan, sedangkan pelengkap tidak bisa menjadi subjek karena kalimat tersebut tidak dapat dipasifkan.

Daftar Kata Kerja yang Sering Menipu di Ujian

Banyak siswa terkecoh antara kata kerja yang seolah-olah butuh objek padahal itu adalah pelengkap atau keterangan. Berikut tabel referensinya:

Kata KerjaJenisContoh KalimatPenjelasan
MembacaTransitifBudi membaca komik.Komik adalah objek.
PergiIntransitifSaya pergi ke pasar.Ke pasar adalah keterangan tempat.
MenjadiIntransitifIa menjadi dokter.Dokter adalah pelengkap.
MembawaTransitifIbu membawa tas.Tas adalah objek.
BertemuIntransitifAku bertemu dia.Dia adalah pelengkap/objek (tergantung konteks, namun verba ‘ber-‘ umumnya intransitif).

Materi Tambahan: Kalimat Semitransitif dan Ditransitif

Dalam tingkat yang lebih tinggi (SMP/SMA), Anda mungkin akan menemukan istilah:

  1. Kalimat Transitif Monotransitif: Kalimat yang hanya memiliki satu objek.
    • Contoh: “Saya menulis surat.”
  2. Kalimat Transitif Ditransitif: Kalimat yang memiliki objek dan pelengkap (atau dua objek).
    • Contoh: “Ayah membawakan adik (objek 1) oleh-oleh (objek 2).”
  3. Kalimat Semitransitif: Kalimat yang boleh menggunakan objek, boleh juga tidak.
    • Contoh: “Dia sedang makan (nasi).”

Tips Belajar Mandiri untuk Menghadapi Ulangan

Agar Anda semakin mahir menjawab contoh soal transitif dan intransitif, lakukan latihan berikut di rumah:

  1. Baca Teks Berita: Ambil satu paragraf berita, lalu klasifikasikan setiap kalimatnya ke dalam tabel transitif atau intransitif.
  2. Latihan Mengubah Imbuhan: Ambil satu kata dasar, misalnya “sapu”. Buat menjadi transitif (menyapu lantai) dan intransitif (bersapu). Lihat perbedaannya dalam kalimat.
  3. Gunakan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI): Dalam KBBI, biasanya terdapat keterangan v (verba) diikuti tr (transitif) atau intr (intransitif). Ini sangat membantu untuk memastikan jenis kata kerja yang sulit.

Baca juga: Universitas Teknokrat Indonesia Masuk 10 Besar Kampus Swasta Terbaik Nasional Versi AppliedHE ASEAN 2026

Ringkasan Materi untuk Diingat

  • Transitif = Butuh Objek = Bisa di-Pasif-kan = Imbuhan Me- / Memper-.
  • Intransitif = Tidak Butuh Objek = Tidak Bisa di-Pasif-kan = Imbuhan Ber- / Ter- / Ke-an.

Memahami perbedaan ini tidak hanya penting untuk ujian, tetapi juga sangat berguna dalam keterampilan menulis karangan atau esai agar struktur kalimat yang Anda buat menjadi efektif dan tidak rancu.

Dengan mempelajari contoh soal transitif dan intransitif di atas, Anda kini memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai pola soal yang akan dihadapi. Kuncinya adalah ketelitian dalam melihat posisi kata setelah predikat. Jika kata tersebut adalah benda yang dikenai aksi dan bisa dipindah ke depan kalimat (pasif), maka itu adalah kalimat transitif.

Penulis: Aripin

Post Comment