Contoh Soal MYOB v19 Lengkap dengan Pembahasan untuk Pemula

Mind Your Own Business atau yang lebih dikenal dengan MYOB merupakan salah satu software akuntansi yang paling banyak digunakan di Indonesia, baik di lingkungan pendidikan (SMK/Kuliah) maupun dunia kerja skala UMKM. Menguasai MYOB v19 adalah aset berharga bagi siapa saja yang ingin berkarier di bidang administrasi keuangan dan akuntansi.

Artikel ini akan menyajikan simulasi kasus perusahaan jasa secara lengkap, mulai dari pengaturan awal hingga penyusunan laporan keuangan. Mari kita bedah langkah demi langkah.

Baca juga: Mengenal Google Colab dan Manfaatnya bagi Data Scientist

Memahami Logika Dasar MYOB v19

Sebelum masuk ke soal, penting bagi pemula untuk memahami bahwa MYOB bekerja berdasarkan alur input data yang sistematis. Jika satu tahap salah, maka tahap berikutnya akan ikut meleset. Struktur utama MYOB terdiri dari:

🔖 Baca juga:
Pos Indonesia Jayapura Raup Rp5 Miliar, Efisiensi Layanan Pos Membuahkan Hasil
  1. Accounts: Pengaturan daftar akun.
  2. Banking: Mencatat transaksi pengeluaran dan penerimaan kas di luar piutang/hutang.
  3. Sales: Mencatat transaksi penjualan dan penerimaan piutang.
  4. Purchases: Mencatat transaksi pembelian dan pembayaran hutang.
  5. Inventory: Mengelola stok barang.

Studi Kasus: Bengkel Maju Jaya

Profil Perusahaan

  • Nama Perusahaan: Bengkel Maju Jaya
  • Alamat: Jl. Sudirman No. 45, Jakarta
  • Periode Akuntansi: Januari – Desember 2023
  • Bulan Transaksi: Desember 2023
  • Sistem Perpajakan: PPN 11%

Bagian 1: Pembuatan Data Perusahaan Baru

Soal: Buatlah data perusahaan baru dengan periode akuntansi tahun 2023, bulan akhir Desember, dan bulan awal transaksi Desember.

Pembahasan:

  1. Buka aplikasi MYOB v19, pilih Create.
  2. Isi Company Information (Nama, Alamat, No Telp).
  3. Pada Accounting Information:
    • Current Financial Year: 2023
    • Last Month of Financial Year: December
    • Conversion Month: December (Bulan dimulainya input transaksi di MYOB).
    • Number of Accounting Periods: Twelve.
  4. Pilih opsi ketiga pada Build your accounts list: “I would like to build my own accounts list”. Ini dilakukan agar kita bisa mengimpor atau membuat akun sesuai kebutuhan spesifik perusahaan Indonesia.

Bagian 2: Pengaturan Daftar Akun (Chart of Accounts)

Soal: Masukkan saldo awal untuk akun-akun berikut:

  • Cash in Bank: Rp 50.000.000
  • Petty Cash: Rp 5.000.000
  • Accounts Receivable: Rp 10.000.000
  • Equipment: Rp 20.000.000
  • Accum. Dep. Equipment: (Rp 2.000.000)
  • Accounts Payable: Rp 15.000.000
  • Capital: Rp 68.000.000

Pembahasan: Langkah pertama adalah masuk ke menu Accounts > Accounts List. Buat akun baru dengan klik New. Pastikan tipe akun (Account Type) sesuai (misal: Cash in Bank tipe Bank, Accounts Receivable tipe Accounts Receivable).

Untuk memasukkan saldo awal, buka Setup > Balances > Account Opening Balances.

Tips Penting: Masukkan nilai akumulasi penyusutan dengan tanda minus (e.g., -2.000.000). Pastikan “Amount left to be allocated” di bagian bawah bernilai Rp 0. Jika tidak nol, berarti neraca Anda tidak seimbang.

Bagian 3: Pengaturan Tax Codes (Pajak)

Soal: Buatlah kode pajak PPN dengan tarif 11%.

Pembahasan: Pilih menu List > Tax Codes.

  1. Klik New.
  2. Tax Code: PPN.
  3. Description: Pajak Pertambahan Nilai.
  4. Tax Type: Goods & Services Tax.
  5. Rate: 11%.
  6. Linked Account for Tax Collected: PPN Outcome (PPN Keluaran).
  7. Linked Account for Tax Paid: PPN Income (PPN Masukan).

Bagian 4: Pencatatan Transaksi Jasa (Sales)

Soal (Dokumen Transaksi 1): Tanggal 5 Desember 2023, Bengkel Maju Jaya menyelesaikan servis mobil milik PT. ABC senilai Rp 2.220.000 (termasuk PPN 11%). Pembayaran dilakukan secara kredit dengan termin 2/10, n/30.

Pembahasan: Karena ini transaksi jasa secara kredit, gunakan modul Sales > Enter Sales.

  1. Pilih Layout > Service (karena ini perusahaan jasa, bukan dagang).
  2. Pilih Customer: PT. ABC.
  3. Isi Date: 05/12/2023.
  4. Description: Jasa Servis Mobil.
  5. Acct #: Pilih akun Pendapatan Jasa.
  6. Amount: Rp 2.000.000 (MYOB akan menghitung PPN secara otomatis jika kolom Tax diisi PPN). Total akan menjadi Rp 2.220.000.
  7. Pastikan kolom Paid Today bernilai 0 karena transaksi ini kredit.

Bagian 5: Pencatatan Pembayaran Beban (Banking)

Soal (Dokumen Transaksi 2): Tanggal 10 Desember 2023, dibayar gaji karyawan bulan November sebesar Rp 3.500.000 menggunakan cek (Cash in Bank).

Pembahasan: Gunakan modul Banking > Spend Money.

  1. Pastikan akun di bagian atas adalah Cash in Bank.
  2. Uncheck/hilangkan centang pada Tax Inclusive.
  3. Isi Date: 10/12/2023 dan Amount: 3.500.000.
  4. Pada kolom Account, pilih Wages & Salaries Payable (Hutang Gaji), karena yang dibayar adalah gaji bulan lalu (November). Jika membayar gaji bulan berjalan, gunakan akun Wages & Salaries Expense.

Bagian 6: Penerimaan Piutang dengan Diskon

Soal (Dokumen Transaksi 3): Tanggal 14 Desember 2023, diterima pelunasan dari PT. ABC atas transaksi tanggal 5 Desember. Mengingat masih dalam masa potongan (kurang dari 10 hari), PT. ABC mendapatkan diskon 2%.

Pembahasan: Gunakan modul Sales > Receive Payments.

  1. Pilih Customer: PT. ABC.
  2. Isi Date: 14/12/2023.
  3. Klik pada kolom Amount Applied di baris transaksi yang sesuai. MYOB v19 secara otomatis akan menghitung potongan penjualan jika termin sudah diatur dengan benar di awal.
  4. Klik Record.

Bagian 7: Rekonsiliasi Bank

Soal: Pada akhir bulan, perusahaan menerima rekening koran yang menunjukkan adanya jasa giro sebesar Rp 200.000 dan beban administrasi bank sebesar Rp 50.000.

Pembahasan: Gunakan modul Banking > Reconcile Accounts.

  1. Account: Cash in Bank.
  2. Bank Statement Date: 31/12/2023.
  3. Klik tombol Bank Entry.
  4. Isi Service Charge dengan 50.000 (akun: Bank Service Charge).
  5. Isi Interest Earned dengan 200.000 (akun: Interest Revenue).
  6. Klik Record.

Tips Anti Error bagi Pemula MYOB

Seringkali pemula merasa bingung ketika saldo tidak balance atau jurnal terlihat aneh. Berikut adalah beberapa tips praktis:

  1. Gunakan Ctrl+R sebelum Record: Ini adalah “mantra” terpenting dalam MYOB. Sebelum menekan tombol Record, tekan tombol Ctrl dan R secara bersamaan pada keyboard. MYOB akan menampilkan “Preview Journal”. Periksa apakah posisi Debit dan Kredit sudah benar.
  2. Perhatikan Linked Accounts: Masalah yang paling sering muncul (seperti error “Account not found”) biasanya berasal dari pengaturan Setup > Linked Accounts. Pastikan semua akun penampung (seperti Bank Account for Undeposited Funds) sudah terisi.
  3. Jangan Langsung Hapus Transaksi: Jika ada kesalahan, sebaiknya gunakan fitur Edit > Reverse Transaction jika kebijakan perusahaan ketat, atau klik kanan pada jurnal lalu pilih Delete General Journal jika pengaturan keamanan MYOB Anda mengizinkannya (bisa diatur di Preferences).
  4. Backup Secara Berkala: Selalu lakukan backup file format .myo atau .zip setiap kali selesai mengerjakan satu sesi latihan.

Analisis Laporan Keuangan di MYOB

Setelah semua soal di atas dikerjakan, tahap akhir adalah melihat hasil pekerjaan kita. Di MYOB v19, semua laporan berada di menu Reports.

1. Profit & Loss (Laporan Laba Rugi)

Laporan ini menunjukkan apakah operasional bengkel selama bulan Desember menghasilkan keuntungan. Anda bisa menemukannya di Reports > Accounts > Profit & Loss (Accrual).

2. Standard Balance Sheet (Neraca)

Laporan ini menunjukkan posisi keuangan (Aset, Kewajiban, dan Ekuitas) per tanggal tertentu. Cek apakah total Asset sama dengan total Liabilities + Equity.

3. General Journal

Untuk melihat semua aktivitas jurnal yang telah Anda buat, buka Reports > Accounts > General Journal. Ini sangat berguna untuk mengaudit jika ada angka yang mencurigakan di laporan keuangan.

Baca juga: Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia Melaksanakan Kunjungan Industri ke PLN ULTG Pagelaran

Kesimpulan

Belajar MYOB v19 sebenarnya sangat logis. Kunci utamanya adalah ketelitian dalam membaca soal transaksi dan ketepatan dalam memilih modul. Jangan terburu-buru melakukan Record. Selalu biasakan mengecek jurnal sementara dengan Ctrl+R.

Dengan latihan rutin menggunakan contoh soal seperti di atas, Anda akan terbiasa dengan antarmuka MYOB yang meskipun terlihat klasik, namun sangat powerful untuk pengolahan data akuntansi.

Penulis: Aripin

Post Comment