×

Berikut contoh soal Net Present Value (NPV) beserta pembahasannya, disajikan secara sederhana dan mudah dipahami.

Contoh soal 1
Sebuah proyek membutuhkan investasi awal sebesar Rp50.000.000. Proyek tersebut diperkirakan menghasilkan arus kas sebesar Rp20.000.000 per tahun selama 3 tahun. Jika tingkat diskonto (discount rate) adalah 10% per tahun, tentukan nilai NPV proyek tersebut.

Pembahasan
Rumus NPV:
NPV = Σ (Ct / (1 + r)ᵗ) − C₀

Di mana:
Ct = arus kas tiap tahun
r = tingkat diskonto
t = tahun ke-t
C₀ = investasi awal

Baca juga:Memahami ERD Secara Mudah: Contoh Soal ERD Diagram Lengkap dengan Penjelasan

Perhitungan:
Tahun 1 = 20.000.000 / (1 + 0,10)¹ = 18.181.818
Tahun 2 = 20.000.000 / (1 + 0,10)² = 16.528.925
Tahun 3 = 20.000.000 / (1 + 0,10)³ = 15.026.296

🔖 Baca juga:
Contoh Soal UN Teks Sejarah Terbaru dan Cara Cepat Menjawabnya

Total nilai sekarang arus kas = 49.737.039

NPV = 49.737.039 − 50.000.000
NPV = −262.961

Kesimpulan
Karena NPV bernilai negatif, maka proyek tersebut tidak layak untuk dijalankan.

Contoh soal 2
Sebuah investasi membutuhkan dana awal Rp80.000.000 dan menghasilkan arus kas Rp30.000.000 per tahun selama 4 tahun. Tingkat diskonto 12%. Hitung NPV proyek tersebut.

Pembahasan
Tahun 1 = 30.000.000 / 1,12 = 26.785.714
Tahun 2 = 30.000.000 / 1,12² = 23.923.846
Tahun 3 = 30.000.000 / 1,12³ = 21.360.576
Tahun 4 = 30.000.000 / 1,12⁴ = 19.071.047

Total PV = 91.141.183

NPV = 91.141.183 − 80.000.000
NPV = 11.141.183

Baca juga:Universitas Teknokrat Indonesia Gelar Wisuda 17 Desember 2025, Kepala LLDIKTI Wilayah II Beri Motivasi Lulusan

Kesimpulan
Karena NPV bernilai positif, maka proyek layak untuk dijalankan.

Jika kamu mau, saya bisa buatkan soal NPV versi pilihan ganda atau latihan Excel lengkap dengan rumus otomatis.

Penulis:okta

Post Comment