20 Contoh Soal Literasi Bahasa Indonesia dan Inggris UTBK Soshum Beserta Penjelasan

Halo, Pejuang Kampus! Bagaimana persiapannya untuk menghadapi UTBK SNBT tahun ini? Jika kamu memilih rumpun Soshum, kamu pasti tahu bahwa tantangan terbesar saat ini bukan lagi sekadar menghafal rumus, melainkan kemampuan Literasi. Pemerintah telah mengubah skema ujian menjadi lebih fokus pada penalaran kritis melalui Tes Skolastik, yang di dalamnya mencakup Literasi Bahasa Indonesia dan Literasi Bahasa Inggris.

baca juga:Contoh Soal Sejarah Peradaban Amerika Kuno Beserta Pembahasan Mudah Dipahami

Banyak yang bilang, “Ah, Bahasa Indonesia kan bahasa sehari-hari, pasti gampang!” atau “Bahasa Inggris asal tahu artinya pasti bisa.” Eits, jangan salah! Soal literasi UTBK dirancang untuk menguji sejauh mana kamu bisa memahami esensi teks, menarik simpulan dari data yang tersirat, hingga menganalisis maksud penulis di balik sebuah opini. Untuk membantumu “pemanasan” sebelum hari H, artikel ini menyajikan 20 contoh soal (10 Bahasa Indonesia dan 10 Bahasa Inggris) yang setara dengan tingkat kesulitan UTBK, lengkap dengan pembahasannya. Yuk, kita bedah satu per satu!

Bagian 1: Literasi Bahasa Indonesia

Literasi Bahasa Indonesia menuntut ketelitian dalam membaca teks yang panjang dan sering kali bersifat ilmiah atau opini publik. Fokus utama soal biasanya adalah ide pokok, simpulan, dan hubungan antarparagraf.

Teks 1 (Untuk Soal 1-3) “Perubahan iklim global telah memicu peningkatan frekuensi cuaca ekstrem di berbagai belahan dunia. Di Indonesia, fenomena ini terlihat dari pergeseran musim hujan yang tidak menentu dan intensitas badai yang semakin kuat. Dampaknya tidak hanya terasa pada sektor lingkungan, tetapi juga merambah ke ketahanan pangan karena gagal panen yang dialami petani akibat banjir atau kekeringan panjang.”

🔖 Baca juga:
Berikut beberapa contoh soal cerita tentang wayang yang bisa dipakai untuk latihan:

Soal 1: Gagasan utama paragraf tersebut adalah… A. Dampak cuaca ekstrem di Indonesia. B. Perubahan iklim global dan dampaknya terhadap berbagai sektor. C. Gagal panen akibat banjir dan kekeringan. D. Pergeseran musim hujan di Indonesia. E. Ketahanan pangan nasional yang terganggu. Pembahasan: Kalimat pertama merupakan kalimat utama yang membahas penyebab (perubahan iklim) dan dampak umumnya. Kalimat-kalimat selanjutnya menjelaskan dampak spesifiknya. Jawaban: B

Soal 2: Apa hubungan antara intensitas badai dengan ketahanan pangan berdasarkan teks? A. Intensitas badai menyebabkan musim hujan bergeser. B. Badai yang kuat memicu petani untuk segera panen. C. Badai adalah bagian dari cuaca ekstrem yang merusak tanaman sehingga memicu gagal panen. D. Ketahanan pangan menjadi faktor utama penyebab badai. E. Badai hanya berdampak pada lingkungan, bukan pada pangan. Pembahasan: Teks menyebutkan badai sebagai bagian dari cuaca ekstrem yang menyebabkan gagal panen, yang kemudian mengganggu ketahanan pangan. Jawaban: C

Soal 3: Kata “merambah” pada teks tersebut memiliki makna yang paling dekat dengan… A. Memasuki kawasan baru. B. Menghancurkan secara perlahan. C. Menjalar atau meluas ke. D. Memperbaiki kondisi. E. Mengurangi risiko. Pembahasan: Dalam konteks kalimat, dampak tersebut meluas dari sektor lingkungan ke sektor pangan. Jawaban: C

Soal 4: Manakah simpulan yang paling tepat untuk teks di atas? A. Petani Indonesia harus beralih profesi karena perubahan iklim. B. Perubahan iklim global merupakan ancaman serius bagi lingkungan dan kedaulatan pangan. C. Musim hujan yang tidak menentu adalah satu-satunya dampak perubahan iklim. D. Indonesia adalah negara yang paling terdampak badai ekstrem. E. Ketahanan pangan hanya dipengaruhi oleh banjir. Pembahasan: Simpulan mencakup inti sari teks secara menyeluruh tentang ancaman iklim bagi lingkungan dan pangan. Jawaban: B

Soal 5: Kalimat manakah yang menunjukkan fakta dalam teks tersebut? A. Fenomena ini terlihat dari pergeseran musim hujan yang tidak menentu. B. Perubahan iklim mungkin menghancurkan seluruh dunia. C. Sebaiknya petani mulai menanam padi tahan banjir. D. Ketahanan pangan adalah hal yang paling penting di dunia. E. Indonesia adalah negara paling hijau di Asia. Pembahasan: Pilihan A mendeskripsikan fenomena nyata yang disebutkan dalam teks sebagai bukti perubahan iklim. Jawaban: A

Teks 2 (Untuk Soal 6-10) “Digitalisasi ekonomi telah mengubah perilaku konsumsi masyarakat. Kemudahan transaksi daring memicu budaya konsumerisme yang tinggi. Namun, di sisi lain, hal ini juga membuka peluang bagi UMKM untuk menjangkau pasar internasional tanpa harus memiliki gerai fisik.”

Soal 6: Tujuan penulis dalam teks tersebut adalah… A. Menghimbau masyarakat agar berhenti belanja daring. B. Menjelaskan dampak ganda dari digitalisasi ekonomi. C. Mempromosikan produk-produk UMKM lokal. D. Mengkritik budaya konsumerisme masyarakat modern. E. Menjelaskan cara membangun gerai fisik. Pembahasan: Penulis menunjukkan sisi negatif (konsumerisme) dan sisi positif (peluang UMKM). Jawaban: B

Soal 7: Apa keuntungan utama UMKM dalam era digitalisasi menurut teks? A. Meningkatkan pengeluaran masyarakat. B. Memiliki gerai fisik yang megah. C. Akses pasar yang lebih luas hingga mancanegara. D. Mengubah perilaku masyarakat menjadi hemat. E. Menghilangkan persaingan usaha. Pembahasan: Teks menyebutkan UMKM bisa menjangkau pasar internasional tanpa gerai fisik. Jawaban: C

Soal 8: Kata “namun” dalam teks berfungsi untuk menunjukkan… A. Penjelasan tambahan. B. Kesimpulan teks. C. Urutan waktu. D. Hubungan pertentangan/kontras. E. Hubungan sebab-akibat. Pembahasan: “Namun” adalah konjungsi antarkalimat yang menunjukkan pertentangan. Jawaban: D

Soal 9: Frasa “budaya konsumerisme” merujuk pada… A. Kebiasaan menabung masyarakat. B. Gaya hidup yang cenderung mengonsumsi barang secara berlebihan. C. Proses produksi barang oleh UMKM. D. Cara transaksi menggunakan uang elektronik. E. Kebijakan pemerintah tentang pasar daring. Pembahasan: Konsumerisme identik dengan konsumsi barang yang tinggi/berlebihan. Jawaban: B

Soal 10: Kalimat yang paling tidak relevan jika ditambahkan ke teks tersebut adalah… A. Platform e-commerce menjadi motor utama perubahan ini. B. Pemerintah perlu memberikan pelatihan digital bagi pelaku usaha kecil. C. Harga tiket pesawat terbang mengalami kenaikan musim ini. D. Banyak UMKM lokal yang sukses mengekspor produk kerajinan tangan. E. Keamanan data pribadi menjadi isu penting dalam transaksi daring. Pembahasan: Pilihan C tidak ada hubungannya dengan topik digitalisasi ekonomi dan UMKM. Jawaban: C


Bagian 2: Literasi Bahasa Inggris

Literasi Bahasa Inggris UTBK menuntut pemahaman mendalam tentang main idea, author’s attitude, purpose of the text, dan inference. Kosakata yang digunakan biasanya bersifat akademik.

Text 1 (For Questions 11-13) “Artificial Intelligence (AI) is transforming the healthcare industry by providing faster and more accurate diagnoses. Machine learning algorithms can analyze thousands of medical images in seconds, identifying patterns that might be invisible to the human eye. Nevertheless, the integration of AI also raises ethical concerns regarding data privacy and the potential loss of the human touch in patient care.”

Question 11: What is the primary focus of the passage? A. The history of Artificial Intelligence. B. The benefits and ethical challenges of AI in healthcare. C. How to become a doctor in the era of AI. D. The process of image analysis in technology. E. The importance of data privacy in social media. Penjelasan: Teks membahas sisi positif (diagnosis lebih cepat) dan sisi negatif/tantangan (etika dan privasi). Jawaban: B

Question 12: According to the text, how does AI assist doctors in diagnosis? A. By replacing doctors entirely. B. By providing a human touch to patients. C. By analyzing medical images to find hidden patterns. D. By creating new medical laws. E. By reducing the number of patients in hospitals. Penjelasan: Teks menyebutkan algoritma AI bisa menganalisis gambar medis dan menemukan pola yang tak terlihat mata manusia. Jawaban: C

Question 13: The word “Nevertheless” in the passage is used to… A. Give an example. B. Show a conclusion. C. Provide a contrast. D. Explain a cause. E. Define a term. Penjelasan: “Nevertheless” (namun demikian) digunakan untuk menunjukkan pertentangan atau kontras dari kalimat sebelumnya. Jawaban: C

Text 2 (For Questions 14-17) “The Great Barrier Reef is the worldโ€™s largest coral reef system. It is home to thousands of marine species. However, climate change and rising ocean temperatures have caused widespread coral bleaching. If the water stays too warm for too long, the corals eventually die, leading to a catastrophic collapse of the underwater ecosystem.”

Question 14: What is the main threat to the Great Barrier Reef mentioned in the text? A. Overfishing by local fishermen. B. The large number of marine species. C. Pollution from nearby cities. D. Rising ocean temperatures due to climate change. E. Excessive tourism and diving. Penjelasan: Teks secara spesifik menyebutkan perubahan iklim dan kenaikan suhu laut sebagai penyebab pemutihan karang. Jawaban: D

Question 15: What happens if the corals die? A. The water becomes colder. B. The marine species will find a better home. C. It leads to a catastrophic collapse of the ecosystem. D. The reef system will grow faster. E. Climate change will stop. Penjelasan: Kalimat terakhir menyebutkan kematian karang memicu keruntuhan ekosistem bawah laut. Jawaban: C

Question 16: The authorโ€™s tone in the passage is… A. Humorous. B. Optimistic. C. Concerned. D. Indifferent. E. Sarcastic. Penjelasan: Penulis menunjukkan kekhawatiran terhadap kelestarian terumbu karang. Jawaban: C

Question 17: The word “widespread” is closest in meaning to… A. Limited. B. Localized. C. Extensive. D. Narrow. E. Hidden. Penjelasan: “Widespread” berarti luas atau merata, yang sinonimnya adalah “extensive”. Jawaban: C

Text 3 (For Questions 18-20) “Social media platforms have become a major source of information for young people. While it allows for quick communication, it also facilitates the spread of misinformation. Therefore, critical thinking skills are more important than ever to verify the validity of online content.”

Question 18: Why are critical thinking skills necessary according to the text? A. To help people communicate faster. B. To create more social media accounts. C. To verify the truthfulness of online information. D. To increase the spread of misinformation. E. To make social media platforms more popular. Penjelasan: Teks menyatakan berpikir kritis penting untuk memverifikasi validitas konten karena adanya misinformasi. Jawaban: C

Question 19: What is the relationship between the first and second sentences? A. The second sentence gives an example of the first. B. The second sentence presents a drawback of the situation in the first. C. The second sentence explains the cause of the first. D. The second sentence concludes the paragraph. E. There is no relationship between them. Penjelasan: Kalimat pertama menyebutkan media sosial sebagai sumber informasi, kalimat kedua menyebutkan sisi buruknya (misinformasi). Jawaban: B

Question 20: What can be inferred about misinformation? A. It only happens in newspapers. B. It is a result of people not using social media. C. It is easily spread through social media platforms. D. It helps young people learn better. E. It is always verified by experts. Penjelasan: Karena teks menyebutkan media sosial memfasilitasi penyebaran misinformasi, kita bisa menyimpulkan bahwa misinformasi mudah tersebar di sana. Jawaban: C

Tips Jitu Menghadapi Soal Literasi

  1. Baca Pertanyaan Terlebih Dahulu: Dengan membaca soal dulu, kamu akan tahu informasi apa yang harus dicari di dalam teks panjang. Ini menghemat waktu!
  2. Perhatikan Kata Transisi: Kata seperti “namun”, “sebaliknya”, “consequently”, atau “nevertheless” adalah kunci untuk memahami arah argumen penulis.
  3. Eliminasi Jawaban: Biasanya ada dua pilihan yang terlihat mirip. Carilah perbedaan kecil di antara keduanya dan bandingkan kembali dengan teks. Jangan pilih jawaban yang “benar secara umum” tapi tidak disebutkan dalam teks.
  4. Perkaya Kosakata: Untuk Bahasa Inggris, sering-seringlah membaca artikel berita atau jurnal dalam bahasa Inggris untuk membiasakan diri dengan kosa kata formal.

baca juga:Mahasiswa Teknokrat Berprestasi sebagai Juara KTI dan Best Expo di PIMPI 2025 IPB University, Memberikan Dampak Positif

Penutup: Konsistensi Adalah Kunci

Sobat Pejuang Kampus, literasi bukanlah kemampuan yang bisa dikuasai dalam semalam. Ia adalah hasil dari kebiasaan membaca dan menganalisis secara kritis. 20 soal di atas adalah gambaran kecil dari apa yang akan kamu hadapi di UTBK nanti. Teruslah berlatih, jangan bosan membaca teks panjang, dan asahlah kemampuan logikamu.

penulis:septa

Post Comment