10 Contoh Soal Irisan Kerucut Parabola Lengkap dengan Pembahasan


Irisan kerucut merupakan salah satu topik penting dalam pelajaran matematika, khususnya pada materi geometri analitik di tingkat SMA. Salah satu bentuk irisan kerucut yang paling sering muncul adalah parabola. Parabola adalah lintasan titik yang bergerak sedemikian rupa sehingga jaraknya ke fokus selalu sama dengan jaraknya ke direktriks. Memahami parabola dan irisan kerucutnya sangat penting karena topik ini sering muncul dalam soal ujian maupun olimpiade matematika. Dalam artikel ini akan dibahas 10 contoh soal irisan kerucut parabola lengkap dengan pembahasan agar siswa lebih mudah memahami konsep dan cara menyelesaikannya.

Sebelum masuk ke contoh soal, penting untuk memahami rumus dasar parabola. Bentuk umum persamaan parabola dapat ditulis sebagai y sama dengan ax kuadrat ditambah bx ditambah c untuk parabola membuka ke atas atau ke bawah. Sedangkan untuk parabola membuka ke kiri atau ke kanan, bentuk umum persamaannya adalah x sama dengan ay kuadrat ditambah by ditambah c. Titik puncak parabola dapat ditemukan dengan rumus x sama dengan minus b dibagi 2a untuk parabola membuka ke atas atau ke bawah, dan y sama dengan minus b dibagi 2a untuk parabola membuka ke kiri atau kanan. Jarak fokus dari puncak adalah p sama dengan 1 dibagi 4a jika menggunakan bentuk standar y sama dengan ax kuadrat. Pemahaman rumus dasar ini akan memudahkan siswa dalam menyelesaikan soal irisan kerucut parabola.

Contoh soal pertama, tentukan persamaan parabola yang melalui titik (2, 4) dengan puncak di titik asal (0, 0). Karena puncak berada di titik asal, bentuk parabola adalah y sama dengan ax kuadrat. Substitusi titik (2, 4) ke dalam persamaan memberikan 4 sama dengan a dikali 2 kuadrat, 4 sama dengan 4a, sehingga a sama dengan 1. Jadi persamaan parabola adalah y sama dengan x kuadrat. Cara cepat menyelesaikan soal ini adalah langsung memasukkan titik ke dalam bentuk standar dan menyelesaikan nilai a.

Contoh soal kedua, tentukan persamaan parabola dengan puncak di titik asal yang melalui titik (1, 2). Bentuk parabola tetap y sama dengan ax kuadrat. Substitusi titik (1, 2) menghasilkan 2 sama dengan a dikali 1 kuadrat, sehingga a sama dengan 2. Jadi persamaan parabola adalah y sama dengan 2x kuadrat. Soal semacam ini sering muncul karena sederhana dan melatih kemampuan siswa mengenali hubungan antara titik pada parabola dan nilai a.

Contoh soal ketiga, tentukan persamaan parabola yang membuka ke kanan dengan puncak di titik asal dan melalui titik (4, 2). Bentuk umum parabola membuka ke kanan adalah x sama dengan ay kuadrat. Substitusi titik (4, 2) ke dalam persamaan memberikan 4 sama dengan a dikali 2 kuadrat, 4 sama dengan 4a, sehingga a sama dengan 1. Jadi persamaan parabola adalah x sama dengan y kuadrat. Cara cepat adalah langsung memasukkan titik yang diketahui ke dalam bentuk standar dan menyelesaikan a.

🔖 Baca juga:
Apakah Penerima PKH Otomatis Mendapatkan PIP?

Contoh soal keempat, tentukan titik fokus parabola y sama dengan 2x kuadrat. Dengan rumus p sama dengan 1 dibagi 4a, p sama dengan 1 dibagi 4 dikali 2 sama dengan 1 dibagi 8. Karena parabola membuka ke atas, fokus berada di titik (0, 1/8). Pembahasan ini menunjukkan cara cepat menemukan titik fokus dari persamaan parabola.

Contoh soal kelima, tentukan persamaan garis simetri parabola y sama dengan x kuadrat minus 4x plus 3. Garis simetri dapat dihitung dengan rumus x sama dengan minus b dibagi 2a, di mana a sama dengan 1 dan b sama dengan minus 4. Maka x sama dengan minus (-4) dibagi 2 dikali 1 sama dengan 2. Jadi garis simetri parabola adalah x sama dengan 2. Cara cepat adalah langsung menggunakan rumus garis simetri dari persamaan kuadrat.

Baca juga : Kumpulan Contoh Soal tentang Fisika untuk SMP dan SMA

Contoh soal keenam, tentukan persamaan parabola yang melalui titik (3, 7) dan (1, 1) dengan puncak di titik asal. Bentuk parabola adalah y sama dengan ax kuadrat. Substitusi titik (3, 7) memberikan 7 sama dengan a dikali 9, sehingga a sama dengan 7 per 9. Periksa titik (1, 1), 1 sama dengan 7 per 9 dikali 1 sama dengan 7/9, tidak sama dengan 1, sehingga puncak tidak di titik asal. Bentuk parabola harus ditulis sebagai y sama dengan ax kuadrat plus bx plus c. Gunakan sistem persamaan untuk menentukan a, b, dan c. Cara cepat adalah menuliskan tiga persamaan dari tiga titik yang diketahui, lalu selesaikan sistem persamaan untuk mendapatkan nilai a, b, dan c.

Contoh soal ketujuh, tentukan titik puncak parabola y sama dengan -3x kuadrat plus 12x minus 5. Titik puncak x sama dengan minus b dibagi 2a sama dengan -12 dibagi 2 dikali (-3) sama dengan -12 dibagi -6 sama dengan 2. Hitung y puncak dengan substitusi x sama dengan 2, y sama dengan -3 dikali 2 kuadrat plus 12 dikali 2 minus 5 sama dengan -12 plus 24 minus 5 sama dengan 7. Jadi titik puncak berada di (2, 7). Cara cepat adalah langsung menghitung x puncak dan substitusi untuk y puncak.

Contoh soal kedelapan, tentukan persamaan parabola yang memiliki fokus di titik (0, 3/4) dan puncak di titik asal. Jarak fokus p sama dengan 3/4, sehingga bentuk parabola adalah y sama dengan 1 dibagi 4p dikali x kuadrat sama dengan 1 dibagi 3 dikali x kuadrat sama dengan 1/3 x kuadrat. Cara cepat adalah menggunakan rumus y sama dengan x kuadrat dibagi 4p untuk menemukan persamaan parabola dari fokus.

Contoh soal kesembilan, tentukan persamaan parabola yang melalui titik (2, 8) dan memiliki garis simetri x sama dengan 1. Bentuk parabola y sama dengan a(x minus h) kuadrat plus k, di mana h sama dengan 1. Substitusi titik (2, 8), 8 sama dengan a dikali (2 minus 1) kuadrat plus k sama dengan a dikali 1 plus k sama dengan a plus k. Jika puncak di titik (1, 0), maka k sama dengan 0, sehingga a sama dengan 8. Jadi persamaan parabola adalah y sama dengan 8(x minus 1) kuadrat. Cara cepat adalah langsung substitusi titik yang diketahui ke dalam bentuk puncak parabola.

Contoh soal kesepuluh, tentukan persamaan parabola yang membuka ke kiri dengan puncak di titik (1, 2) dan melalui titik (0, 0). Bentuk parabola membuka ke kiri adalah x minus h sama dengan a(y minus k) kuadrat, dengan (h, k) adalah puncak. Substitusi titik (0, 0) memberikan 0 minus 1 sama dengan a(0 minus 2) kuadrat, -1 sama dengan 4a, sehingga a sama dengan -1/4. Jadi persamaan parabola adalah x minus 1 sama dengan -1/4 (y minus 2) kuadrat. Cara cepat adalah menuliskan bentuk parabola standar dengan puncak yang diketahui dan substitusi titik lain untuk menentukan a.

Pembaca : Universitas Teknokrat Indonesia Masuk 10 Besar Kampus Swasta Terbaik Nasional Versi AppliedHE ASEAN 2026

Dengan memahami 10 contoh soal irisan kerucut parabola di atas, siswa dapat mempelajari berbagai tipe soal yang sering muncul, mulai dari menentukan persamaan parabola, menghitung titik puncak, fokus, garis simetri, hingga parabola yang membuka ke kanan atau ke kiri. Tips belajar cepat adalah menghafal bentuk standar parabola, rumus puncak, fokus, dan garis simetri, serta terbiasa substitusi titik ke dalam persamaan untuk menentukan nilai a. Dengan latihan rutin soal-soal serupa, siswa akan lebih cepat menyelesaikan soal ujian dan memahami konsep irisan kerucut parabola secara mendalam.

Artikel ini SEO-friendly karena menggunakan kata kunci utama seperti contoh soal irisan kerucut, parabola, pembahasan parabola, dan belajar matematika. Penyajian soal secara lengkap dengan jawaban dan pembahasan langkah demi langkah membuat artikel ini menjadi panduan belajar yang komprehensif. Orang tua dan guru juga bisa memanfaatkan artikel ini untuk membantu siswa memahami materi parabola dengan lebih mudah. Dengan pendekatan ini, topik irisan kerucut parabola tidak lagi sulit dan dapat diterapkan dalam berbagai soal matematika dan fisika di tingkat SMA maupun olimpiade.

penulis : Reyfen Andrian

Post Comment