Contoh Soal SKB Peternakan: Panduan Lengkap Materi Ujian Kompetensi Bidang

Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) merupakan tahap penentu bagi para peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang melamar formasi di bidang Peternakan. Ujian ini dirancang untuk menguji kedalaman pengetahuan dan keahlian teknis yang relevan dengan tugas dan fungsi jabatan Peternakan di instansi pemerintahan.

Memahami jenis dan format soal yang akan diujikan adalah kunci sukses. Artikel ini akan menyajikan contoh-contoh soal SKB Peternakan, lengkap dengan materi yang sering diujikan, sebagai panduan komprehensif untuk persiapan Anda.

Baca juga: Contoh Soal Berhitung Anak TK: Mengembangkan Kecerdasan Matematis Sejak Dini

Materi Pokok dalam SKB Peternakan

Materi SKB Peternakan umumnya merujuk pada Permenpan RB yang mengatur tentang jabatan fungsional di bidang pertanian dan peternakan, serta kebijakan teknis dari Kementerian Pertanian atau instansi terkait. Secara garis besar, materi dapat dikelompokkan menjadi beberapa topik utama:

  1. Produksi Ternak: Meliputi ilmu nutrisi, reproduksi, genetika, manajemen pemeliharaan, dan teknologi budidaya berbagai jenis ternak (sapi, kambing, domba, unggas, babi, dll.).
  2. Kesehatan Hewan: Fokus pada pencegahan, diagnosis, dan penanganan penyakit ternak, zoonosis, biosekuriti, serta farmakologi dan vaksinasi.
  3. Hukum dan Kebijakan Peternakan: Mencakup undang-undang, peraturan pemerintah, standar nasional (SNI), dan regulasi terkait pangan asal hewan, karantina, dan perizinan usaha peternakan.
  4. Ekonomi dan Agribisnis Peternakan: Meliputi manajemen usaha, pemasaran produk ternak, analisis kelayakan usaha, serta rantai pasok dan nilai.
  5. Pengembangan Wilayah dan Penyuluhan: Terkait metode penyuluhan, pemberdayaan peternak, dan program pembangunan sentra peternakan rakyat.

Contoh Soal SKB Peternakan Beserta Pembahasan

Berikut adalah contoh-contoh soal yang merepresentasikan materi-materi kunci dalam SKB Peternakan:

🔖 Baca juga:
Jalur Sumatera: Mudik Gratis Pemerintah 2026 Menjangkau Hingga Banda Aceh

A. Ilmu Produksi Ternak

Contoh Soal 1:

Hormon yang berperan penting dalam proses ovulasi pada ternak betina adalah…

A. Progesteron

B. Estrogen

C. Luteinizing Hormone (LH)

D. Follicle Stimulating Hormone (FSH)

E. Oksitosin

Jawaban dan Pembahasan:

C. Luteinizing Hormone (LH). LH memicu pecahnya folikel matang (ovulasi) dan pembentukan korpus luteum. FSH bertanggung jawab untuk pertumbuhan folikel.

Contoh Soal 2:

Satuan Pakan Ternak (SPT) adalah istilah yang digunakan untuk mengukur nilai…

A. Kebutuhan air minum

B. Kualitas protein

C. Kecernaan bahan kering

D. Nilai energi pakan

E. Kandungan vitamin

Jawaban dan Pembahasan:

D. Nilai energi pakan. SPT adalah sistem pengukuran energi pakan yang umum digunakan di Indonesia, meskipun saat ini juga sering digunakan $TDN$ (Total Digestible Nutrients) atau $ME$ (Metabolizable Energy).

Contoh Soal 3:

Teknik sinkronisasi estrus menggunakan hormon Prostaglandin $F_{2\alpha}$ ($PGF_{2\alpha}$) bertujuan untuk…

A. Memperpendek siklus estrus

B. Meregresi Corpus Luteum (CL)

C. Merangsang pertumbuhan folikel

D. Menghambat proses ovulasi

E. Meningkatkan tingkat kebuntingan

Jawaban dan Pembahasan:

B. Meregresi Corpus Luteum (CL). $PGF_{2\alpha}$ bersifat luteolitik, yang berarti menghancurkan CL, sehingga memicu kembalinya ternak ke siklus estrus berikutnya secara serentak (sinkronisasi).

B. Kesehatan Hewan dan Penyakit

Contoh Soal 4:

Penyakit ternak yang bersifat zoonosis dan disebabkan oleh bakteri Mycobacterium bovis adalah…

A. Antraks

B. Brucellosis

C. Tuberculosis (TBC)

D. Septicaemia Epizootica (SE)

E. Penyakit Mulut dan Kuku (PMK)

Jawaban dan Pembahasan:

C. Tuberculosis (TBC). Mycobacterium bovis adalah agen penyebab TBC pada sapi yang dapat menular ke manusia (zoonosis).

Contoh Soal 5:

Tindakan biosekuriti yang paling efektif untuk mencegah masuknya agen penyakit dari luar area peternakan adalah…

A. Vaksinasi rutin

B. Pemberian antibiotik

C. Pembatasan lalu lintas kendaraan dan orang

D. Sanitasi kandang

E. Karantina internal

Jawaban dan Pembahasan:

C. Pembatasan lalu lintas kendaraan dan orang. Biosekuriti mencakup segala tindakan pencegahan masuk dan menyebarnya penyakit. Pengawasan dan pembatasan lalu lintas eksternal (orang, kendaraan, peralatan) adalah garis pertahanan pertama yang paling krusial.

C. Hukum dan Kebijakan Peternakan

Contoh Soal 6:

Menurut Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan, yang dimaksud dengan Produk Hewan adalah…

A. Semua hewan yang dipelihara.

B. Hewan beserta bagian-bagiannya yang belum diolah.

C. Bagian-bagian hewan yang telah diolah.

D. Semua bahan yang berasal dari hewan dan/atau yang dihasilkan oleh hewan yang dimanfaatkan untuk kepentingan manusia.

E. Hanya daging dan susu.

Jawaban dan Pembahasan:

D. Semua bahan yang berasal dari hewan dan/atau yang dihasilkan oleh hewan yang dimanfaatkan untuk kepentingan manusia. Definisi ini mencakup daging, susu, telur, kulit, bulu, madu, dan lain-lain.

Contoh Soal 7:

Surat Izin Usaha Peternakan (SIUP) wajib dimiliki oleh usaha peternakan yang bertujuan…

A. Untuk memproduksi pakan ternak.

B. Untuk kegiatan pembibitan dan/atau budidaya skala komersial.

C. Hanya untuk peternakan rakyat skala kecil.

D. Untuk peternakan hobi.

E. Untuk kegiatan penyembelihan hewan.

Jawaban dan Pembahasan:

B. Untuk kegiatan pembibitan dan/atau budidaya skala komersial. SIUP merupakan izin formal yang diperlukan untuk operasional usaha peternakan dengan skala tertentu (biasanya komersial atau besar) yang ditetapkan oleh pemerintah daerah.

Baca juga: Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dampingi Gubernur Lampung Lepas Ribuan Peserta Smanda Run 2025

D. Ekonomi dan Agribisnis Peternakan

Contoh Soal 8:

Break Even Point (BEP) dalam analisis usaha peternakan adalah…

A. Titik impas di mana total penerimaan sama dengan total biaya.

B. Total keuntungan maksimum yang bisa dicapai.

C. Total biaya variabel per unit produksi.

D. Jumlah produksi optimal.

E. Titik di mana biaya tetap sama dengan biaya variabel.

Jawaban dan Pembahasan:

A. Titik impas di mana total penerimaan sama dengan total biaya. Pada titik BEP, usaha tidak mengalami kerugian maupun keuntungan.

Penulis: Aripin

Post Comment