Contoh Soal Kasus 1 – Konflik Tim
Soal:
Di sebuah perusahaan, dua anggota tim, Andi dan Budi, sering berselisih mengenai metode pengerjaan proyek. Andi ingin menggunakan pendekatan A yang sudah terbukti cepat, sedangkan Budi ingin mencoba pendekatan B yang lebih inovatif tapi belum teruji. Konflik ini mulai mempengaruhi kinerja tim secara keseluruhan.
Baca juga:Mudah dan Cepat Paham Matematika: Contoh Soal PLSV Kelas 8 Lengkap
Pertanyaan:
- Identifikasi jenis konflik yang terjadi.
- Sebutkan strategi manajemen konflik yang bisa diterapkan.
- Apa langkah konkret yang sebaiknya dilakukan manajer?
Jawaban:
- Jenis konflik: Konflik tugas (task conflict), karena perbedaan pendapat mengenai metode kerja/proyek.
- Strategi manajemen konflik: Kolaborasi (collaboration), kompromi (compromise), atau mediasi oleh manajer.
- Langkah manajer:
- Mengadakan diskusi terbuka antara Andi dan Budi.
- Menilai kelebihan dan kekurangan kedua metode.
- Membuat keputusan bersama atau memilih metode terbaik berdasarkan data dan tujuan tim.
Contoh Soal Kasus 2 – Konflik Antar Departemen
Soal:
Departemen penjualan dan departemen produksi sering bersitegang. Penjualan menjanjikan jumlah pesanan tinggi kepada klien, tapi produksi kesulitan memenuhi target karena keterbatasan kapasitas. Akibatnya, terjadi keterlambatan pengiriman dan frustrasi antar departemen.
Pertanyaan:
- Identifikasi jenis konflik yang terjadi.
- Apa dampak negatif konflik ini bagi perusahaan?
- Bagaimana strategi manajemen konflik yang efektif?
Jawaban:
- Jenis konflik: Konflik antar kelompok (intergroup conflict).
- Dampak negatif:
- Penurunan produktivitas
- Keterlambatan pengiriman
- Menurunnya moral karyawan
- Risiko kehilangan klien
- Strategi manajemen konflik:
- Menerapkan kolaborasi antar departemen.
- Menetapkan prosedur komunikasi yang jelas.
- Menyusun perencanaan kapasitas yang realistis.
- Mengadakan meeting koordinasi rutin.
Contoh Soal Kasus 3 – Konflik Personal
Soal:
Seorang karyawan merasa diremehkan oleh rekan kerjanya karena sering mendapat kritik di depan umum, padahal kritik itu dimaksudkan untuk perbaikan. Karyawan tersebut menjadi jarang berinteraksi dan enggan bekerja sama.
Pertanyaan:
- Jenis konflik apa yang terjadi?
- Bagaimana cara menyelesaikan konflik ini?
Jawaban:
- Jenis konflik: Konflik interpersonal (personal conflict).
- Cara penyelesaian:
- Mengadakan percakapan pribadi untuk klarifikasi maksud kritik.
- Memberikan feedback secara konstruktif dan privat.
- Melatih komunikasi efektif dan empati antar rekan kerja.
Penulis:loveytha



Post Comment