contoh soal Jaringan Kohonen (Self-Organizing Map / SOM)

Contoh Soal 1: Konsep Dasar

Soal:
Jelaskan apa yang dimaksud dengan Jaringan Kohonen (Self-Organizing Map) dan sebutkan dua kegunaannya.

Jawaban singkat:
Jaringan Kohonen adalah jaringan saraf tiruan unsupervised learning yang digunakan untuk mengelompokkan (clustering) data dan memetakan data berdimensi tinggi ke dalam ruang berdimensi rendah (biasanya 1D atau 2D).

Kegunaan:

  1. Pengelompokan data (clustering)
  2. Visualisasi pola data

Baca juga:Belajar Limit Jadi Lebih Mudah Kumpulan Contoh

🔖 Baca juga:
Contoh Soal Fisika Lengkap dengan Jawaban dan Pembahasan Mudah Dipahami

Contoh Soal 2: Menentukan Neuron Pemenang

Soal:
Diketahui sebuah jaringan Kohonen dengan 3 neuron memiliki bobot awal:

  • Neuron 1: w1=(0,2; 0,6)w_1 = (0,2;\ 0,6)w1​=(0,2; 0,6)
  • Neuron 2: w2=(0,4; 0,4)w_2 = (0,4;\ 0,4)w2​=(0,4; 0,4)
  • Neuron 3: w3=(0,8; 0,1)w_3 = (0,8;\ 0,1)w3​=(0,8; 0,1)

Data input:
x=(0,5; 0,4)x = (0,5;\ 0,4)x=(0,5; 0,4)

Tentukan neuron pemenang (Best Matching Unit) menggunakan jarak Euclidean.

Penyelesaian:

Rumus jarak Euclidean:D=(x1−w1)2+(x2−w2)2D = \sqrt{(x_1 – w_1)^2 + (x_2 – w_2)^2}D=(x1​−w1​)2+(x2​−w2​)2​

Neuron 1:D1=(0,5−0,2)2+(0,4−0,6)2=0,09+0,04=0,13D_1 = \sqrt{(0,5-0,2)^2 + (0,4-0,6)^2} = \sqrt{0,09 + 0,04} = \sqrt{0,13}D1​=(0,5−0,2)2+(0,4−0,6)2​=0,09+0,04​=0,13​

Neuron 2:D2=(0,5−0,4)2+(0,4−0,4)2=0,01=0,1D_2 = \sqrt{(0,5-0,4)^2 + (0,4-0,4)^2} = \sqrt{0,01} = 0,1D2​=(0,5−0,4)2+(0,4−0,4)2​=0,01​=0,1

Neuron 3:D3=(0,5−0,8)2+(0,4−0,1)2=0,09+0,09=0,18D_3 = \sqrt{(0,5-0,8)^2 + (0,4-0,1)^2} = \sqrt{0,09 + 0,09} = \sqrt{0,18}D3​=(0,5−0,8)2+(0,4−0,1)2​=0,09+0,09​=0,18​

Jawaban:

Neuron 2 adalah neuron pemenang karena memiliki jarak terkecil.

Contoh Soal 3: Update Bobot Kohonen

Soal:
Jika neuron pemenang adalah neuron 2 dengan bobot awal:w=(0,4; 0,4)w = (0,4;\ 0,4)w=(0,4; 0,4)

Input:x=(0,5; 0,4)x = (0,5;\ 0,4)x=(0,5; 0,4)

Learning rate α=0,5\alpha = 0,5α=0,5

Hitung bobot baru neuron pemenang!

Penyelesaian:

Rumus update bobot Kohonen:wbaru=wlama+α(x−wlama)w_{baru} = w_{lama} + \alpha (x – w_{lama})wbaru​=wlama​+α(x−wlama​) wbaru=(0,4; 0,4)+0,5[(0,5; 0,4)−(0,4; 0,4)]w_{baru} = (0,4;\ 0,4) + 0,5[(0,5;\ 0,4)-(0,4;\ 0,4)]wbaru​=(0,4; 0,4)+0,5[(0,5; 0,4)−(0,4; 0,4)] =(0,4; 0,4)+0,5(0,1; 0)= (0,4;\ 0,4) + 0,5(0,1;\ 0)=(0,4; 0,4)+0,5(0,1; 0) =(0,4; 0,4)+(0,05; 0)= (0,4;\ 0,4) + (0,05;\ 0)=(0,4; 0,4)+(0,05; 0) =(0,45; 0,4)= (0,45;\ 0,4)=(0,45; 0,4)

Jawaban:

Bobot baru neuron pemenang adalah (0,45 ; 0,4)

Baca juga:FEB Universitas Teknokrat Indonesia Gelar Kuliah Umum Ekonomi Mikro Bahas Peran Pemerintah dalam Penyediaan Barang Publik

Contoh Soal 4: Soal Analisis

Soal:
Mengapa jaringan Kohonen tidak membutuhkan data target saat pelatihan?

Jawaban:
Karena jaringan Kohonen menggunakan unsupervised learning, di mana pembelajaran dilakukan berdasarkan kemiripan antar data, bukan perbandingan dengan target.

Contoh Soal 5: Soal Aplikasi

Soal:
Sebutkan contoh penerapan jaringan Kohonen dalam kehidupan nyata!

Jawaban:

  • Segmentasi pelanggan
  • Pengenalan pola citra
  • Analisis data medis
  • Pengelompokan dokumen

Penulis: loveytha

Post Comment