×

“Contoh Soal Bidang Singgung Pengertian, Rumus, dan Pembahasan Lengkap”

Apa Itu Matematika? Sebuah Petualangan Menuju Dunia Logika dan Pengetahuan

Bidang singgung atau tangent plane adalah salah satu materi penting dalam geometri ruang, khususnya pada bangun ruang sisi lengkung seperti tabung, kerucut, dan bola. Memahami konsep bidang singgung sangat bermanfaat bagi pelajar SMA/SMK, mahasiswa, hingga peserta tes yang membutuhkan kemampuan pemecahan masalah matematis. Artikel ini akan membahas pengertian bidang singgung, rumus yang digunakan, hingga contoh soal lengkap dengan pembahasannya.

Baca Juga : Apa Itu Matematika? Sebuah Petualangan Menuju Dunia Logika dan Pengetahuan

Apa Itu Bidang Singgung?

Bidang singgung adalah bidang yang menyentuh permukaan suatu bangun ruang pada tepat satu titik. Titik tersebut disebut titik singgung. Bidang singgung tidak memotong atau melalui bagian dalam bangun, tetapi hanya menempel pada permukaannya.

Beberapa contoh bidang singgung dalam kehidupan sehari-hari:

  • Tutup botol yang menyentuh bibir botol pada satu lingkaran.
  • Roda kendaraan yang menyentuh permukaan jalan pada satu titik.
  • Bola yang ditempelkan pada dinding hanya bersinggungan pada satu titik.

Dalam matematika, bidang singgung muncul pada bentuk tabung, kerucut, dan bola.

🔖 Baca juga:
Contoh Soal TKD CAT CPNS Terbaru Sesuai Kisi-Kisi

Jenis-Jenis Bidang Singgung pada Bangun Ruang

1. Bidang Singgung Tabung

Terjadi ketika bidang menyentuh sisi lengkung tabung pada garis singgung.

2. Bidang Singgung Kerucut

Bidang menyentuh selimut kerucut pada satu garis singgung.

3. Bidang Singgung Bola

Bidang menyentuh bola pada satu titik tanpa memotong bagian dalamnya.

Setiap bangun memiliki sifat dan rumus tertentu yang membantu kita menyelesaikan soal terkait bidang singgung.

Rumus-Rumus Penting Bidang Singgung

Bidang Singgung pada Bola

Hubungan penting:OP2=r2+PT2OP^2 = r^2 + PT^2OP2=r2+PT2

Keterangan:

  • O = pusat bola
  • P = titik di luar bola
  • T = titik singgung
  • r = jari-jari bola
  • PT = panjang garis singgung

Bidang Singgung Tabung

Untuk tabung dengan jari-jari r dan tinggi t, garis singgung pada alas atau tutup tetap menggunakan rumus lingkaran:PT2=PS2r2PT^2 = PS^2 – r^2PT2=PS2−r2


Bidang Singgung Kerucut

Selimut kerucut memiliki garis pelukis s, sehingga untuk bidang singgung berlaku:PT=PA2r2PT = \sqrt{PA^2 – r^2}PT=PA2−r2​

Contoh Soal Bidang Singgung dan Pembahasannya

Contoh Soal 1: Garis Singgung pada Bola

Soal:
Sebuah titik P berada 13 cm dari pusat bola O. Jika jari-jari bola tersebut adalah 5 cm, hitung panjang garis singgung dari P ke bola.

Pembahasan:
Gunakan rumus:PT2=OP2r2PT^2 = OP^2 – r^2PT2=OP2−r2

Substitusi nilai:PT2=13252PT^2 = 13^2 – 5^2PT2=132−52 PT2=16925=144PT^2 = 169 – 25 = 144PT2=169−25=144 PT=144=12 cmPT = \sqrt{144} = 12 \text{ cm}PT=144​=12 cm

Jawaban: Panjang garis singgung PT adalah 12 cm.

Contoh Soal 2: Bidang Singgung pada Tabung

Soal:
Sebuah titik P berada 10 cm dari pusat lingkaran alas tabung. Jari-jari alas tabung 6 cm. Hitung panjang garis singgung dari P ke alas tabung.

Pembahasan:
Gunakan rumus lingkaran:PT2=PS2r2PT^2 = PS^2 – r^2PT2=PS2−r2 PT2=10262PT^2 = 10^2 – 6^2PT2=102−62 PT2=10036=64PT^2 = 100 – 36 = 64PT2=100−36=64 PT=64=8 cmPT = \sqrt{64} = 8 \text{ cm}PT=64​=8 cm

Jawaban: Garis singgung PT adalah 8 cm.

Contoh Soal 3: Bidang Singgung pada Bola (Variasi)

Soal:
Jarak titik P ke titik singgung T adalah 24 cm. Jari-jari bola 18 cm. Berapa jarak titik P ke pusat bola?

Pembahasan:
Rumus:OP2=r2+PT2OP^2 = r^2 + PT^2OP2=r2+PT2

Substitusi:OP2=182+242OP^2 = 18^2 + 24^2OP2=182+242

Hitung:OP2=324+576=900OP^2 = 324 + 576 = 900OP2=324+576=900

Ambil akar:OP=900=30 cmOP = \sqrt{900} = 30 \text{ cm}OP=900​=30 cm

Jawaban: Jarak OP adalah 30 cm.

Contoh Soal 4: Bidang Singgung Kerucut

Soal:
Sebuah kerucut memiliki jari-jari alas 7 cm dan tinggi 24 cm. Hitung panjang garis singgung dari titik pada permukaan alas ke puncak kerucut.

Pembahasan:
Pertama cari garis pelukis kerucut (s):s=r2+t2s = \sqrt{r^2 + t^2}s=r2+t2​ s=72+242s = \sqrt{7^2 + 24^2}s=72+242​ s=49+576s = \sqrt{49 + 576}s=49+576​ s=625=25 cms = \sqrt{625} = 25 \text{ cm}s=625​=25 cm

Karena garis singgung kerucut sama dengan garis pelukis:

Jawaban: Panjang garis singgung adalah 25 cm.

Contoh Soal 5: Dua Garis Singgung dari Titik di Luar Lingkaran

Soal:
Dari sebuah titik P ditarik dua garis singgung ke lingkaran dengan jari-jari 9 cm. Jika jarak P ke pusat lingkaran adalah 15 cm, hitung panjang kedua garis singgung tersebut.

Pembahasan:PT=OP2r2PT = \sqrt{OP^2 – r^2}PT=OP2−r2​

Substitusi:PT=15292PT = \sqrt{15^2 – 9^2}PT=152−92​ PT=22581PT = \sqrt{225 – 81}PT=225−81​ PT=144=12 cmPT = \sqrt{144} = 12 \text{ cm}PT=144​=12 cm

Kedua garis singgung memiliki panjang sama.

Jawaban: Panjang masing-masing garis singgung = 12 cm.

Tips Mengerjakan Soal Bidang Singgung

  • Identifikasi dulu bangun ruang: bola, tabung, atau kerucut.
  • Gambarlah sketsa sederhana untuk memudahkan visualisasi.
  • Gunakan rumus Pythagoras sebagai rumus utama.
  • Selalu cek apakah jarak titik ke pusat lebih besar daripada jari-jari (agar garis singgung bisa terbentuk).
  • Jika terdapat dua garis singgung, panjangnya selalu sama.

Baca Juga : Nasrullah Yusuf Serahkan Cenderamata Khas Lampung Karya Mahasiswa Teknokrat kepada Menteri Koperasi RI di Silaknas ICMI 2025

Kesimpulan

Bidang singgung adalah konsep dasar namun sangat penting dalam geometri ruang. Melalui pemahaman rumus dan beberapa bentuk soal, siswa dapat dengan mudah menguasai teknik perhitungan panjang garis singgung pada tabung, kerucut, maupun bola. Dengan sering berlatih, kemampuan mengerjakan soal bidang singgung akan meningkat secara signifikan.

Penulis : Nabila Afrianisa

Post Comment