×

Binomial Negatif Lengkap dengan Contoh Soal dan Pembahasan yang Mudah Dipahami

Binomial Negatif Lengkap dengan Contoh Soal dan Pembahasan yang Mudah Dipahami

Materi binomial negatif merupakan bagian dari peluang yang sering muncul dalam pelajaran matematika SMA, statistika, hingga mata kuliah dasar probabilitas di perguruan tinggi. Meski masih satu keluarga dengan distribusi binomial, binomial negatif memiliki konsep yang sedikit berbeda dan sering membuat siswa bingung saat mengerjakan soal.

Agar tidak salah konsep, artikel ini akan membahas pengertian binomial negatif, perbedaannya dengan binomial biasa, rumus yang digunakan, serta contoh soal binomial negatif lengkap dengan pembahasan langkah demi langkah menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami.

Baca juga :Memahami Core Values BUMN Secara Mendalam Lengkap dengan Contoh Soal

Pengertian Distribusi Binomial Negatif

Distribusi binomial negatif adalah distribusi peluang yang digunakan untuk menghitung peluang terjadinya sejumlah kegagalan sebelum mencapai jumlah keberhasilan tertentu dalam suatu percobaan Bernoulli.

Percobaan Bernoulli memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

🔖 Baca juga:
Tips dan Trik Mendaftar BLT Secara Online dan Offline agar Pengajuan Disetujui
  • Setiap percobaan hanya memiliki dua kemungkinan hasil
  • Peluang keberhasilan selalu tetap
  • Setiap percobaan saling bebas

Yang membedakan binomial negatif dengan binomial biasa terletak pada fokusnya. Jika binomial biasa menghitung peluang tepat r keberhasilan dalam n percobaan, maka binomial negatif menghitung peluang terjadinya k kegagalan sebelum r keberhasilan tercapai.

Perbedaan Binomial dan Binomial Negatif

Agar tidak tertukar, perhatikan perbedaan berikut:

  • Binomial biasa berfokus pada jumlah keberhasilan dalam jumlah percobaan tetap
  • Binomial negatif berfokus pada jumlah kegagalan sebelum keberhasilan tertentu tercapai
  • Pada binomial negatif, jumlah percobaan tidak tetap
  • Binomial negatif sering digunakan untuk memodelkan kejadian berulang hingga target tercapai

Memahami perbedaan ini sangat penting sebelum mengerjakan soal.

Rumus Distribusi Binomial Negatif

Rumus peluang distribusi binomial negatif adalah:

P(X = k) = C(k + r − 1, r − 1) × pʳ × qᵏ

Keterangan:

  • X = banyaknya kegagalan
  • k = jumlah kegagalan
  • r = jumlah keberhasilan yang diinginkan
  • p = peluang keberhasilan
  • q = peluang kegagalan (q = 1 − p)
  • C = kombinasi

Rumus ini sering menjadi inti dari soal binomial negatif.

Konsep Dasar Binomial Negatif

Inti dari binomial negatif adalah menunggu keberhasilan ke-r terjadi. Semua percobaan sebelum keberhasilan terakhir boleh berupa kombinasi berhasil dan gagal, asalkan jumlah keberhasilan tepat r dan percobaan terakhir adalah keberhasilan.

Inilah alasan mengapa rumusnya menggunakan kombinasi (k + r − 1) pilih (r − 1).

Contoh Soal Binomial Negatif 1

Dalam sebuah percobaan, peluang seorang siswa menjawab soal dengan benar adalah 0,6. Tentukan peluang bahwa siswa tersebut mengalami 2 kesalahan sebelum mendapatkan 3 jawaban benar.

Penyelesaian:

Diketahui:

  • p = 0,6
  • q = 0,4
  • r = 3
  • k = 2

Gunakan rumus binomial negatif:

P(X = 2) = C(2 + 3 − 1, 3 − 1) × (0,6)³ × (0,4)²
P(X = 2) = C(4, 2) × 0,216 × 0,16
P(X = 2) = 6 × 0,216 × 0,16
P(X = 2) = 0,20736

Jadi, peluangnya adalah 0,20736.

Contoh Soal Binomial Negatif 2

Peluang sebuah mesin menghasilkan produk baik adalah 0,8. Hitung peluang bahwa terdapat 1 produk cacat sebelum diperoleh 4 produk baik.

Penyelesaian:

Diketahui:

  • p = 0,8
  • q = 0,2
  • r = 4
  • k = 1

P(X = 1) = C(1 + 4 − 1, 4 − 1) × (0,8)⁴ × (0,2)¹
P(X = 1) = C(4, 3) × 0,4096 × 0,2
P(X = 1) = 4 × 0,4096 × 0,2
P(X = 1) = 0,32768

Peluang terjadinya 1 kegagalan sebelum 4 keberhasilan adalah 0,32768.

Contoh Soal Binomial Negatif 3

Sebuah permainan memiliki peluang menang sebesar 0,5 setiap kali dimainkan. Tentukan peluang bahwa seorang pemain mengalami 3 kekalahan sebelum meraih 2 kemenangan.

Penyelesaian:

Diketahui:

  • p = 0,5
  • q = 0,5
  • r = 2
  • k = 3

P(X = 3) = C(3 + 2 − 1, 2 − 1) × (0,5)² × (0,5)³
P(X = 3) = C(4, 1) × (0,5)⁵
P(X = 3) = 4 × 0,03125
P(X = 3) = 0,125

Peluang yang diperoleh adalah 0,125.

Kesalahan Umum dalam Soal Binomial Negatif

Beberapa kesalahan yang sering dilakukan siswa saat mengerjakan soal binomial negatif antara lain:

  • Salah menentukan nilai r dan k
  • Menggunakan rumus binomial biasa
  • Lupa bahwa percobaan terakhir harus berhasil
  • Keliru menghitung kombinasi
  • Tidak membedakan p dan q

Kesalahan ini biasanya terjadi karena kurang memahami konsep dasar binomial negatif.

Baca juga :Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Sabet Medali Emas di Sriwijaya International Taekwondo Championship 2025

Tips Mudah Mengerjakan Soal Binomial Negatif

Agar lebih mudah dan tidak salah langkah, perhatikan beberapa tips berikut:

  • Tentukan terlebih dahulu apa yang ditanyakan soal
  • Identifikasi jumlah keberhasilan r dan kegagalan k
  • Pastikan peluang keberhasilan dan kegagalan benar
  • Gunakan rumus binomial negatif secara sistematis
  • Hitung kombinasi dengan teliti

Dengan memahami konsep dan sering berlatih mengerjakan contoh soal binomial negatif, materi peluang yang awalnya terasa rumit akan menjadi lebih mudah dipahami dan dikerjakan, baik untuk ujian sekolah maupun pembelajaran statistika lanjutan.

Penulis : Lina wati

Post Comment