Contoh Soal 1
Sebuah dadu dilempar sekali. Hitung peluang muncul angka 2 atau 5.
Penyelesaian
- Ruang sampel dadu: {1, 2, 3, 4, 5, 6}
- A = muncul 2 → {2}
- B = muncul 5 → {5}
- Karena A dan B saling lepas (tidak bisa terjadi bersamaan), gunakan kaidah penjumlahan:
P(A atau B)=P(A)+P(B)=61​+61​=62​=31​
Jawaban: 1/3
Baca juga:Apa Itu Matematika? Sebuah Petualangan
Baca juga:Panduan Lengkap dan Contoh Soal Cerita Tentang Kombinasi dalam Matematika Diskrit
Contoh Soal 2
Dalam satu kotak terdapat 5 bola merah dan 3 bola biru. Diambil satu bola secara acak. Hitung peluang terambil bola merah atau biru.
Penyelesaian
- Ruang sampel total = 5 + 3 = 8
- P(bola merah) = 5/8
- P(bola biru) = 3/8
- Bola merah dan biru saling lepas → gunakan kaidah penjumlahan:
P(merah atau biru)=85​+83​=1
Jawaban: 1
Contoh Soal 3
Sebuah kartu diambil secara acak dari setumpuk kartu remi (52 kartu). Hitung peluang kartu yang terambil hati atau sekop.
Penyelesaian
- Hati = 13 kartu
- Sekop = 13 kartu
- Salin lepas → kaidah penjumlahan:
P(hati atau sekop)=5213​+5213​=5226​=21​
Jawaban: 1/2
Contoh Soal 4 – Peluang dengan Kejadian Tidak Lepas
Sebuah dadu dilempar sekali. Hitung peluang muncul angka genap atau angka kurang dari 4.
Penyelesaian
- Angka genap = {2, 4, 6} → P(genap) = 3/6
- Angka < 4 = {1, 2, 3} → P(<4) = 3/6
- Angka yang termasuk kedua kejadian = {2} → P(A ∩ B) = 1/6
- Karena kejadian tidak lepas:
P(A atau B)=P(A)+P(B)−P(A∩B)=63​+63​−61​=65​
Jawaban: 5/6
Penulis: okta



Post Comment