Aku bisa buatkan contoh soal sistem biaya taksiran beserta cara menyelesaikannya.

Contoh Soal: Sistem Biaya Taksiran

PT Maju Jaya membuat meja kantor berdasarkan pesanan khusus. Biaya taksiran untuk satu unit meja adalah sebagai berikut:

Komponen BiayaBiaya Takssiran per Unit
Bahan BakuRp 500.000
Tenaga KerjaRp 200.000
Overhead pabrikRp 100.000
Total Biaya TaksiranRp 800.000

Baca juga:Berikut beberapa contoh soal Tes Prakerja yang biasanya men

Pesanan masuk sebanyak 50 unit. Namun, selama produksi, terjadi beberapa perubahan:

  • Bahan baku yang digunakan ternyata Rp 26.000.000
  • Tenaga kerja yang dibayar Rp 9.800.000
  • Overhead pabrik yang sesungguhnya Rp 5.200.000

Tugas: Hitunglah:

  1. Total biaya taksiran untuk 50 unit.
  2. Selisih biaya taksiran dengan biaya sesungguhnya (over/under).

Baca juga:FEB Universitas Teknokrat Indonesia Gelar Kuliah Umum Ekonomi Mikro Bahas Peran Pemerintah dalam Penyediaan Barang Publik

🔖 Baca juga:
Panduan Lengkap Vektor Statika: Konsep Dasar dan Contoh Soal Pembahasan

Penyelesaian

1. Total Biaya TaksiranBiaya Taksiran per Unit×Jumlah Unit=800.000×50=40.000.000\text{Biaya Taksiran per Unit} \times \text{Jumlah Unit} = 800.000 \times 50 = 40.000.000Biaya Taksiran per Unit×Jumlah Unit=800.000×50=40.000.000

2. Biaya SesungguhnyaBahan Baku+Tenaga Kerja+Overhead=26.000.000+9.800.000+5.200.000=41.000.000\text{Bahan Baku} + \text{Tenaga Kerja} + \text{Overhead} = 26.000.000 + 9.800.000 + 5.200.000 = 41.000.000Bahan Baku+Tenaga Kerja+Overhead=26.000.000+9.800.000+5.200.000=41.000.000

3. Selisih (Over/Under)Biaya Sesungguhnya−Biaya Taksiran=41.000.000−40.000.000=1.000.000\text{Biaya Sesungguhnya} – \text{Biaya Taksiran} = 41.000.000 – 40.000.000 = 1.000.000Biaya Sesungguhnya−Biaya Taksiran=41.000.000−40.000.000=1.000.000

Artinya, perusahaan mengalami over biaya sebesar Rp 1.000.000 karena biaya sesungguhnya lebih tinggi dari taksiran.

Penulis:loveytha

Post Comment