Kuasai North West Corner: Contoh Soal Latihan Lengkap!

artikel populer di Daftar Sekolah

Siapa sih yang nggak pengen jago dalam setiap pelajaran? Terutama kalau ada materi yang terasa ‘wah’, lumayan bikin pusing kepala. Nah, salah satu materi yang kadang bikin bingung itu adalah “North West Corner”. Tapi jangan khawatir! Artikel ini hadir buat kamu, para pelajar cerdas, untuk membongkar tuntas rahasia menguasai North West Corner lewat contoh soal latihan yang super lengkap. Dijamin, setelah baca ini, kamu bakal lebih pede deh menghadapi soal-soal terkait!

North West Corner, atau sering disingkat NWC, itu sebenarnya bukan hal yang asing dalam dunia bisnis, logistik, atau bahkan penjadwalan. Intinya, ini adalah sebuah metode untuk mencari solusi awal yang paling optimal dalam masalah transportasi atau alokasi sumber daya. Konsepnya sederhana, tapi penerapannya butuh ketelitian. Makanya, latihan soal jadi kunci utama biar makin lancar.

Baca juga: Siap Lulus UASBN Agama SMP? Latihan Soal Ini Jawabannya!

Bagaimana Cara Menentukan Rute Awal dengan Metode North West Corner?

Menentukan rute awal dengan metode North West Corner itu ibarat kamu lagi main catur dan mau memajukan pion pertama. Kita mulai dari sudut kiri atas (barat laut) dari tabel transportasi yang sudah disiapkan. Di sana ada sumber (misalnya pabrik atau gudang) dan tujuan (misalnya pasar atau toko). Kita lihat berapa pasokan di sumber dan berapa permintaan di tujuan. Nah, kita akan mengisi sel paling kiri atas itu dengan nilai yang lebih kecil antara pasokan dan permintaan.

Misalnya, pasokan di pabrik A adalah 100 unit, sementara permintaan di pasar X adalah 50 unit. Maka, sel yang menghubungkan pabrik A dan pasar X akan diisi dengan 50. Setelah itu, kita akan “menyelesaikan” pasokan pabrik A atau permintaan pasar X. Jika permintaan pasar X sudah terpenuhi (50 unit), maka kolom pasar X selesai. Pabrik A masih punya sisa pasokan 50 unit yang akan dialokasikan ke tujuan berikutnya.

Proses ini terus diulang, bergerak ke kanan atau ke bawah, tergantung mana yang menjadi sel “sudut kiri atas” berikutnya yang belum terisi. Kita selalu berusaha memenuhi permintaan dengan pasokan yang ada, dimulai dari titik paling kiri atas. Ingat, tujuannya adalah mendapatkan solusi awal yang baik, bukan berarti ini solusi terbaik mutlak, ya. Ada metode lain untuk mendapatkan solusi yang lebih optimal lagi setelah ini.

Apa Saja Keuntungan Menggunakan Metode North West Corner?

Salah satu keuntungan paling signifikan dari metode North West Corner adalah kesederhanaannya. Dibandingkan dengan metode lain yang mungkin memerlukan perhitungan matematis yang lebih rumit, NWC ini sangat mudah dipahami dan diaplikasikan, bahkan bagi mereka yang baru pertama kali belajar konsep ini. Kamu tidak perlu pusing dengan formula-formula yang pelik.

Selain itu, NWC juga sangat efisien untuk mendapatkan solusi awal dengan cepat. Dalam dunia bisnis yang bergerak dinamis, kecepatan seringkali menjadi kunci. Dengan NWC, kamu bisa mendapatkan perkiraan alokasi yang wajar dalam waktu singkat, sehingga bisa segera digunakan sebagai dasar untuk keputusan lebih lanjut. Ini sangat membantu dalam situasi di mana waktu adalah faktor kritis.

Namun, perlu diingat juga, meskipun mudah dan cepat, NWC tidak selalu menghasilkan solusi yang paling optimal. Kadang-kadang, alokasi yang dihasilkan mungkin bukan yang paling efisien secara biaya. Inilah mengapa setelah menggunakan NWC, biasanya dilanjutkan dengan metode optimasi lain seperti Stepping Stone atau MODI untuk menyempurnakan alokasi dan menekan biaya lebih lanjut.

Bagaimana Langkah-Langkah dalam Menyelesaikan Soal Latihan North West Corner?

Langkah pertama yang krusial adalah memahami soalnya dengan baik. Identifikasi semua sumber pasokan beserta jumlahnya, dan semua tujuan beserta permintaannya. Buatlah tabel transportasi yang rapi untuk memvisualisasikan data ini. Pastikan total pasokan sama dengan total permintaan. Jika tidak sama, kamu perlu menambahkan variabel “dummy” (kosong) untuk menyeimbangkannya.

Setelah tabel siap, mulailah proses alokasi dari sel paling kiri atas. Tentukan nilai terkecil antara pasokan sumber dan permintaan tujuan untuk sel tersebut. Tandai sel tersebut dan kurangi pasokan atau permintaan sesuai dengan nilai yang dialokasikan. Jika pasokan habis, sumber tersebut tidak bisa lagi dialokasikan. Jika permintaan terpenuhi, tujuan tersebut selesai dan kolomnya bisa diabaikan untuk iterasi selanjutnya.

Pindah ke sel “sudut kiri atas” berikutnya yang belum terisi. Ingat, kita bergerak secara horizontal atau vertikal. Terus ulangi proses ini sampai semua pasokan teralokasi dan semua permintaan terpenuhi. Setiap kali kamu mengalokasikan nilai, pastikan kamu mencatatnya di sel tabel dan memperbarui sisa pasokan serta permintaan. Setelah semua sel terisi, kamu akan mendapatkan solusi awal transportasi.

Mari kita coba contoh soal agar lebih jelas. Misalkan ada tiga pabrik (A, B, C) dengan pasokan masing-masing 100, 120, dan 80 unit. Ada tiga pasar (X, Y, Z) dengan permintaan masing-masing 70, 90, dan 140 unit. Biaya transportasi per unit dari setiap pabrik ke setiap pasar juga sudah diketahui.

Langkah pertama: Buat tabel transportasi.

Pasar X (70) Pasar Y (90) Pasar Z (140) Pasokan
Pabrik A (100) 100
Pabrik B (120) 120
Pabrik C (80) 80
Permintaan 70 90 140 300

Langkah kedua: Mulai dari sel kiri atas (A ke X).

Pasokan A = 100, Permintaan X = 70. Ambil nilai terkecil, yaitu 70. Alokasikan 70 dari A ke X.

  • Permintaan X terpenuhi (70 – 70 = 0). Kolom X selesai.
  • Pasokan A sisa (100 – 70 = 30).

Tabel sementara setelah alokasi pertama:

Pasar X (0) Pasar Y (90) Pasar Z (140) Pasokan
Pabrik A (30) 70 100
Pabrik B (120) 120
Pabrik C (80) 80
Permintaan 0 90 140 300

Langkah ketiga: Pindah ke sel kiri atas berikutnya yang belum terisi. Kolom X sudah selesai, jadi kita bergerak ke kanan ke sel (A ke Y) atau ke bawah ke sel (B ke X) yang sudah tidak relevan. Sel kiri atas berikutnya yang belum terisi adalah (A ke Y).

Pasokan A sisa = 30, Permintaan Y = 90. Ambil nilai terkecil, yaitu 30. Alokasikan 30 dari A ke Y.

  • Pasokan A habis (30 – 30 = 0). Baris A selesai.
  • Permintaan Y sisa (90 – 30 = 60).

Tabel sementara setelah alokasi kedua:

Pasar X (0) Pasar Y (60) Pasar Z (140) Pasokan
Pabrik A (0) 70 30 100
Pabrik B (120) 120
Pabrik C (80) 80
Permintaan 0 60 140 300

Langkah keempat: Pindah ke sel kiri atas berikutnya. Baris A sudah selesai, jadi kita bergerak ke bawah ke sel (B ke Y).

Pasokan B = 120, Permintaan Y sisa = 60. Ambil nilai terkecil, yaitu 60. Alokasikan 60 dari B ke Y.

  • Permintaan Y terpenuhi (60 – 60 = 0). Kolom Y selesai.
  • Pasokan B sisa (120 – 60 = 60).

Langkah kelima: Pindah ke sel kiri atas berikutnya. Kolom Y sudah selesai, jadi kita bergerak ke kanan ke sel (B ke Z).

Pasokan B sisa = 60, Permintaan Z = 140. Ambil nilai terkecil, yaitu 60. Alokasikan 60 dari B ke Z.

  • Pasokan B habis (60 – 60 = 0). Baris B selesai.
  • Permintaan Z sisa (140 – 60 = 80).

Langkah keenam: Pindah ke sel kiri atas berikutnya. Baris A dan B sudah selesai, jadi kita hanya punya satu pilihan, yaitu sel (C ke Z).

Pasokan C = 80, Permintaan Z sisa = 80. Ambil nilai terkecil, yaitu 80. Alokasikan 80 dari C ke Z.

  • Permintaan Z terpenuhi (80 – 80 = 0). Kolom Z selesai.
  • Pasokan C habis (80 – 80 = 0). Baris C selesai.

Semua pasokan dan permintaan telah terpenuhi. Solusi awal North West Corner adalah:

  • A ke X: 70 unit
  • A ke Y: 30 unit
  • B ke Y: 60 unit
  • B ke Z: 60 unit
  • C ke Z: 80 unit

Nah, dengan latihan soal seperti ini, kamu jadi punya gambaran jelas gimana cara kerja North West Corner. Ingat, kunci utamanya adalah ketelitian dalam mencatat sisa pasokan dan permintaan, serta kesabaran dalam bergerak dari sudut kiri atas ke sel yang valid berikutnya. Jangan lupa untuk terus berlatih dengan berbagai variasi soal, ya!

Menguasai North West Corner memang memberikan fondasi yang kuat untuk memahami masalah alokasi sumber daya. Dengan contoh soal latihan yang lengkap dan penjelasan langkah demi langkah, diharapkan kamu tidak lagi kesulitan. Terus semangat belajar dan jangan ragu untuk mencari sumber belajar tambahan jika masih ada yang kurang jelas.

Baca juga: RAIH NILAI SEMPURNA! Latihan Soal Ujian Nasional Terlengkap

Semoga artikel ini benar-benar membantu kamu dalam memahami dan mempraktikkan metode North West Corner. Ingat, matematika itu bukan cuma hafalan rumus, tapi juga cara berpikir logis dan sistematis. Dengan latihan yang konsisten, kamu pasti bisa menjadi ahli dalam berbagai materi, termasuk North West Corner ini. Selamat belajar dan semoga sukses!

Penulis: Wilda Juliansyah

Post Comment