Siap Ujikom? Simak Kumpulan Contoh Soal Ujikom Kebidanan dan Pembahasannya

Mengapa Uji Kompetensi Kebidanan Itu Penting?
Uji kompetensi atau Ujikom kebidanan adalah syarat wajib yang harus dilalui oleh calon bidan sebagai bentuk pengakuan atas kemampuan dan keterampilan profesionalnya. Lulus ujikom berarti seorang bidan telah memenuhi standar kompetensi nasional yang ditetapkan oleh pemerintah dan asosiasi profesi. Dengan persiapan yang matang, termasuk memahami jenis soal dan pola jawaban, peluang untuk sukses menjadi lebih besar. Dalam artikel ini akan disajikan berbagai contoh soal ujikom kebidanan beserta pembahasannya untuk membantu Anda berlatih dan memantapkan pemahaman sebelum menghadapi ujian sebenarnya.

Baca juga:Menguji Kompetensi Guru SD Kumpulan Contoh Soal

Jenis Soal Ujikom Kebidanan yang Sering Muncul
Soal ujikom kebidanan umumnya berbentuk soal pilihan ganda dengan skenario kasus atau soal pengetahuan langsung. Materi yang diujikan mencakup seluruh kompetensi kebidanan seperti asuhan kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, keluarga berencana, dan kegawatdaruratan obstetri. Soal-soal ini menguji baik aspek kognitif (pengetahuan), psikomotorik (tindakan), maupun afektif (sikap).

Contoh Soal 1: Asuhan Kehamilan
Seorang ibu hamil usia 32 minggu datang ke puskesmas untuk melakukan pemeriksaan kehamilan. Hasil pengukuran tinggi fundus uteri adalah 30 cm, denyut jantung janin 140 kali per menit, dan ibu mengeluhkan nyeri punggung. Apa yang seharusnya dilakukan bidan pada kasus ini?

A. Merujuk ke rumah sakit
B. Memberikan obat pereda nyeri
C. Memberikan pendidikan tentang senam hamil dan postur tubuh yang benar
D. Menyuruh ibu banyak istirahat dan tidak perlu kontrol lagi

🔖 Baca juga:
10 Contoh Soal ANBK SD, SMP, dan SMA Beserta Kunci Jawaban 2026

Pembahasan
Nyeri punggung pada kehamilan trimester ketiga adalah keluhan umum yang tidak selalu berbahaya. Pendekatan non-obat dan edukasi posisi tubuh sangat dianjurkan. Maka jawaban paling tepat adalah C.

Jawaban: C

Contoh Soal 2: Asuhan Persalinan
Seorang ibu dalam persalinan aktif fase dua mengeluh ingin mengejan. Bidan melihat kepala janin sudah tampak di vulva. Apa tindakan bidan selanjutnya?

A. Menunggu hingga kepala keluar sendiri
B. Mendorong fundus untuk mempercepat persalinan
C. Membimbing ibu mengejan sesuai kontraksi dan melakukan episiotomi bila diperlukan
D. Segera melakukan tindakan vakum ekstraksi

Pembahasan
Pada fase pengeluaran, bidan harus membimbing ibu mengejan sesuai kontraksi dan menjaga perineum agar tidak robek. Intervensi seperti vakum hanya dilakukan jika ada indikasi. Maka jawaban terbaik adalah C.

Jawaban: C

Contoh Soal 3: Asuhan Nifas
Seorang ibu nifas hari ke-3 mengeluh payudaranya bengkak dan terasa nyeri saat menyusui. Apa langkah awal yang tepat dilakukan bidan?

A. Menyarankan ibu berhenti menyusui dan memberikan susu formula
B. Memberikan antibiotik dan analgesik
C. Mengajarkan teknik menyusui yang benar dan melakukan pijat laktasi
D. Merujuk ke dokter spesialis kandungan

Pembahasan
Pembengkakan payudara pada hari-hari awal menyusui adalah hal yang umum dan bisa ditangani dengan teknik menyusui yang benar dan pijat laktasi untuk melancarkan ASI. Maka jawaban terbaik adalah C.

Jawaban: C

Contoh Soal 4: Keluarga Berencana
Seorang ibu usia 38 tahun datang untuk konsultasi KB. Ia memiliki riwayat hipertensi dan ingin metode yang aman jangka panjang. Metode apa yang paling sesuai?

A. Pil kombinasi
B. Suntik 3 bulanan
C. Alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR)
D. Kondom

Pembahasan
Pil KB kombinasi tidak disarankan bagi ibu dengan hipertensi karena mengandung estrogen. AKDR adalah metode jangka panjang yang tidak memengaruhi tekanan darah. Maka jawabannya adalah C.

Jawaban: C

Contoh Soal 5: Bayi Baru Lahir
Seorang bayi baru lahir dengan berat 2.000 gram menangis lemah dan tampak hipotermia. Apa tindakan awal yang harus dilakukan oleh bidan?

A. Memberikan susu formula untuk menambah energi
B. Memasukkan bayi ke inkubator segera
C. Melakukan kontak kulit ke kulit dengan ibu dan membungkus bayi hangat
D. Merujuk ke rumah sakit tanpa intervensi awal

Pembahasan
Hipotermia pada bayi baru lahir perlu segera diatasi. Kontak kulit ke kulit dengan ibu adalah intervensi pertama yang sangat efektif untuk menstabilkan suhu tubuh bayi. Maka jawabannya adalah C.

Jawaban: C

Contoh Soal 6: Kegawatdaruratan Obstetri
Seorang ibu hamil usia kehamilan 37 minggu datang dengan keluhan perdarahan pervaginam tanpa nyeri. Apa kemungkinan diagnosis dan langkah bidan?

A. Plasenta previa, rujuk segera
B. Solusio plasenta, observasi dulu
C. Keguguran, lakukan kuretase
D. Persalinan normal, tunggu sampai pembukaan lengkap

Pembahasan
Perdarahan tanpa nyeri pada trimester ketiga mengarah pada plasenta previa. Penanganannya adalah rujukan segera karena risiko tinggi perdarahan saat persalinan. Maka jawabannya adalah A.

Jawaban: A

Contoh Soal 7: Pemeriksaan Fisik
Dalam pemeriksaan Leopold, bagian teraba keras dan bundar di fundus, sedangkan bagian kecil dan mudah digerakkan di atas simpisis. Apa presentasi janin?

A. Presentasi bokong
B. Presentasi kepala
C. Transversal
D. Letak lintang

Pembahasan
Bagian keras dan bundar di fundus berarti kepala berada di atas, maka bagian terbawah adalah bokong. Ini adalah presentasi bokong.

Jawaban: A

Contoh Soal 8: Etika dan Profesionalisme
Seorang bidan menerima pasien yang tidak mampu membayar biaya persalinan. Apa yang harus dilakukan?

A. Menolak pasien karena tidak mampu
B. Memberikan pelayanan dasar dan minta pasien cari klinik lain
C. Memberikan pelayanan sesuai kebutuhan medis dan melaporkan ke atasan
D. Menunda pelayanan sampai pasien bayar DP

Pembahasan
Etika profesi bidan mewajibkan pelayanan tanpa diskriminasi. Pelayanan harus tetap diberikan sesuai kebutuhan medis, sambil menyelesaikan administratif melalui jalur yang benar.

Jawaban: C

Baca juga:Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Raih Medali Perunggu di Ajang POMNAS XIX 2025

Tips Mempersiapkan Ujikom Kebidanan

  1. Pelajari SKL (Standar Kompetensi Lulusan) dari AIPKIND dan Kemenkes
  2. Latih soal dengan studi kasus, bukan hanya hafalan teori
  3. Biasakan menganalisis skenario klinis secara logis dan sesuai SOP
  4. Ikuti try out atau simulasi ujikom untuk mengasah waktu dan strategi
  5. Perhatikan aspek etika profesi dan komunikasi terapeutik
  6. Jaga kesehatan fisik dan mental menjelang ujian

Kesimpulan: Latihan Soal adalah Kunci Sukses Ujikom
Menghadapi ujikom kebidanan bukanlah perkara mudah, namun bisa dilalui dengan persiapan yang sistematis dan konsisten. Kumpulan contoh soal di atas menggambarkan bagaimana ujian menguji pemahaman klinis, keterampilan, dan etika profesi secara menyeluruh. Dengan memahami setiap soal dan cara berpikir yang tepat, Anda akan lebih percaya diri saat ujian berlangsung. Teruslah berlatih, berdiskusi dengan teman sejawat, dan jangan ragu meminta bimbingan dari mentor agar lulus ujikom dengan hasil terbaik.

Penulis: Maharani Noeralifa

Post Comment