×

Menguasai Asas Black di SMA: Contoh Soal, Rumus, dan Pembahasan Lengkap

Apa Itu Asas Black?
Dalam pelajaran fisika tingkat SMA, khususnya pada topik kalor dan perubahan suhu, kita mengenal satu hukum penting bernama Asas Black. Hukum ini diperkenalkan oleh Joseph Black, seorang ilmuwan Skotlandia yang berkontribusi besar pada ilmu termodinamika.

Secara sederhana, Asas Black menyatakan bahwa kalor yang dilepas oleh zat bersuhu lebih tinggi akan sama dengan kalor yang diterima oleh zat bersuhu lebih rendah, hingga tercapai suhu kesetimbangan (suhu akhir yang sama).

Asas ini menjadi dasar dalam perhitungan pencampuran dua zat (biasanya zat cair) dengan suhu berbeda, serta dalam berbagai aplikasi seperti teknik pendinginan, perpindahan panas, dan sistem kalorimeter.

Baca juga:Menguji Kompetensi Guru SD Kumpulan Contoh Soal

Rumus Asas Black
Kalor (Q) dirumuskan sebagai:
Q = m × c × ΔT
Keterangan:
Q = kalor (Joule)
m = massa zat (gram atau kilogram)
c = kalor jenis zat (J/kg°C atau J/g°C)
ΔT = perubahan suhu (Takhir – Tawal)

🔖 Baca juga:
Tips Mengerjakan Uji Lanjut BNT dengan Contoh Soal Terbaru

Dalam Asas Black:
Q lepas = Q terima
atau
m₁ × c₁ × (T₁ – Ta) = m₂ × c₂ × (Ta – T₂)
Keterangan:
T₁ = suhu awal zat panas
T₂ = suhu awal zat dingin
Ta = suhu akhir setelah tercampur

Contoh Soal 1: Dua Zat dengan Kalor Jenis Sama
Soal:
200 gram air bersuhu 80°C dicampur dengan 300 gram air bersuhu 30°C dalam wadah tertutup. Berapa suhu akhir campuran? (Kalor jenis air = 4,2 J/g°C)

Pembahasan:
Karena kedua zat adalah air, kalor jenisnya sama.
Gunakan asas Black:
Q lepas = Q terima
m₁ × (T₁ – Ta) = m₂ × (Ta – T₂)
200 × (80 – Ta) = 300 × (Ta – 30)
16.000 – 200Ta = 300Ta – 9.000
16.000 + 9.000 = 500Ta
25.000 = 500Ta
Ta = 50°C

Jawaban: Suhu akhir campuran adalah 50°C

Contoh Soal 2: Dua Zat dengan Kalor Jenis Berbeda
Soal:
150 gram aluminium bersuhu 90°C dicelupkan ke dalam 250 gram air bersuhu 30°C. Jika tidak ada kalor yang hilang ke lingkungan, berapa suhu akhir campuran? (Kalor jenis air = 4,2 J/g°C, kalor jenis aluminium = 0,9 J/g°C)

Pembahasan:
Gunakan rumus asas Black:
Q lepas = Q terima
m₁ × c₁ × (T₁ – Ta) = m₂ × c₂ × (Ta – T₂)
150 × 0,9 × (90 – Ta) = 250 × 4,2 × (Ta – 30)
135 × (90 – Ta) = 1050 × (Ta – 30)
12.150 – 135Ta = 1050Ta – 31.500
43.650 = 1185Ta
Ta = 36,83°C

Jawaban: Suhu akhir campuran sekitar 36,8°C

Contoh Soal 3: Menentukan Massa Salah Satu Zat
Soal:
Air panas bersuhu 70°C sebanyak 300 gram dicampur dengan air dingin bersuhu 25°C. Jika suhu akhir campuran adalah 40°C, berapa massa air dingin yang digunakan?

Pembahasan:
Karena sama-sama air, kalor jenis tidak perlu dihitung (sama-sama 4,2 J/g°C).
m₁ × (T₁ – Ta) = m₂ × (Ta – T₂)
300 × (70 – 40) = m₂ × (40 – 25)
300 × 30 = m₂ × 15
9.000 = 15m₂
m₂ = 600 gram

Jawaban: Massa air dingin adalah 600 gram

Contoh Soal 4: Campuran Logam dan Air dengan Kalor Jenis Berbeda
Soal:
100 gram besi bersuhu 100°C dimasukkan ke dalam 200 gram air bersuhu 25°C. Jika suhu akhir adalah 30°C, apakah ada kalor yang hilang ke lingkungan? (Kalor jenis besi = 0,45 J/g°C, air = 4,2 J/g°C)

Pembahasan:
Hitung Q lepas (besi):
Qbesi = 100 × 0,45 × (100 – 30) = 3.150 J
Qair = 200 × 4,2 × (30 – 25) = 4.200 J
Karena Qair > Qbesi, padahal seharusnya Q lepas = Q terima, maka pasti ada tambahan energi
Kesimpulannya: ada sumber kalor lain atau data tidak valid (mungkin ada panas dari wadah, atau kesalahan pengukuran)

Jawaban: Ada kalor lain yang masuk, atau kalor hilang tidak nol

Contoh Soal 5: Menentukan Kalor Jenis Zat
Soal:
100 gram logam X bersuhu 100°C dicampurkan ke dalam 200 gram air bersuhu 30°C. Setelah dicampur, suhu akhir menjadi 34°C. Hitung kalor jenis logam X. (Kalor jenis air = 4,2 J/g°C)

Pembahasan:
Gunakan asas Black:
Q lepas = Q terima
m₁ × c₁ × (T₁ – Ta) = m₂ × c₂ × (Ta – T₂)
100 × c × (100 – 34) = 200 × 4,2 × (34 – 30)
100 × c × 66 = 200 × 4,2 × 4
6600c = 3.360
c = 3.360 / 6600 = 0,509 J/g°C

Jawaban: Kalor jenis logam X adalah 0,509 J/g°C

Baca juga:Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Tembus Final Pilmapres 2025, Satu-Satunya PTS dari Lampung

Tips Menyelesaikan Soal Asas Black

  1. Pahami kondisi soal: apakah zat sejenis atau tidak, apakah suhu akhir diketahui atau tidak
  2. Gunakan satuan yang konsisten (gram, derajat Celsius, Joule)
  3. Jika semua zat adalah air, kalor jenis bisa disederhanakan karena sama
  4. Jika zat berbeda, tulis rumus lengkap dengan kalor jenis masing-masing
  5. Pastikan suhu zat panas lebih tinggi dari suhu zat dingin
  6. Suhu akhir selalu berada di antara suhu kedua zat

Kesimpulan: Kuasai Asas Black untuk Unggul di Fisika SMA
Asas Black adalah konsep penting dalam fisika yang sering muncul dalam ujian dan ulangan harian. Pemahaman konsep ini tidak hanya berguna untuk menyelesaikan soal, tetapi juga penting dalam memahami bagaimana energi berpindah di dunia nyata. Dari pemanasan air, pendinginan logam, hingga desain alat-alat termal, semua menerapkan prinsip ini.

Penulis: Maharani Noeralifa

Post Comment