×

Contoh Soal VIERA Selection: Panduan Lengkap Persiapan Tes Biar Nggak Kaget!

Seleksi masuk kerja, terutama di perusahaan-perusahaan besar, kini makin ketat. Salah satu tahapan yang cukup bikin deg-degan adalah tes kemampuan dasar, seperti yang sering disebut VIERA Selection Test. Kalau kamu baru dengar istilah ini, tenang aja. VIERA Selection bukan tes mistis kok, tapi semacam ujian untuk mengukur kemampuan logika, numerik, bahasa, dan kadang kepribadian.

Biar kamu nggak cuma modal nekat pas ikut tes, yuk kenalan lebih dekat sama apa itu VIERA Selection, dan yang paling penting: contoh soal VIERA Selection yang sering keluar di ujian!

baca juga: Contoh Soal Tes TOEFL ILP: Persiapan Maksimal untuk

Sebenarnya, Apa Itu Tes VIERA Selection?

Tes VIERA atau VIERA Selection Test adalah serangkaian ujian tertulis atau digital yang biasa digunakan oleh perusahaan sebagai alat bantu dalam proses rekrutmen karyawan. Tes ini biasanya mencakup berbagai aspek seperti:

  • Verbal reasoning (penalaran bahasa)
  • Numerical reasoning (penalaran angka)
  • Logical reasoning (penalaran logika)
  • Figural reasoning (penalaran bentuk atau gambar)
  • Personality test (tes kepribadian)

Tujuan utamanya adalah melihat bagaimana calon karyawan berpikir, memecahkan masalah, hingga bagaimana kepribadian mereka cocok atau nggaknya dengan kultur perusahaan.

🔖 Baca juga:
TEMPAT MENONTON NEWCASTLE VS MANCHESTER UNITED F.C.: Jangan Sampai Ketinggalan Replay-nya!

Nah, kalau kamu sedang mempersiapkan diri ikut rekrutmen yang menggunakan VIERA Test, penting banget untuk latihan dari sekarang. Karena walaupun kelihatannya gampang, waktu pengerjaannya super terbatas, lho!

Soal Apa Saja yang Sering Keluar di VIERA Selection?

Biar kamu lebih siap, ini dia beberapa contoh soal VIERA Selection lengkap dengan pembahasannya. Yuk mulai dari yang paling umum!

1. Contoh Soal Verbal Reasoning (Bahasa)

Soal:
Pilih kata yang maknanya paling berlawanan dengan kata: Optimis
A. Pesimis
B. Sabar
C. Realistis
D. Apatis

Jawaban: A. Pesimis
Pembahasan: Optimis berarti memiliki harapan baik, sedangkan pesimis berarti selalu berpikir negatif atau khawatir akan hal buruk. Keduanya adalah antonim langsung.

Soal:
Pilih kata yang paling cocok melengkapi kalimat berikut:
“Karena sering absen dan terlambat, akhirnya Rudi ___ dari tim proyek.”
A. Diberi hadiah
B. Dipilih
C. Dikeluarkan
D. Diangkat

Jawaban: C. Dikeluarkan
Pembahasan: Karena konteksnya negatif, kata yang cocok adalah “dikeluarkan”.

2. Contoh Soal Numerical Reasoning (Angka)

Soal:
Jika harga 4 buah buku adalah Rp120.000, maka harga 7 buah buku adalah…
A. Rp200.000
B. Rp210.000
C. Rp180.000
D. Rp220.000

Jawaban: B. Rp210.000
Pembahasan:
1 buku = Rp120.000 / 4 = Rp30.000
7 buku = Rp30.000 × 7 = Rp210.000

Soal:
Sebuah perusahaan mengalami kenaikan laba 20% dari Rp150 juta. Berapa total laba setelah kenaikan?
A. Rp180 juta
B. Rp175 juta
C. Rp170 juta
D. Rp165 juta

Jawaban: D. Rp180 juta
Pembahasan: 20% dari 150 juta = 30 juta, jadi totalnya = 150 juta + 30 juta = 180 juta

3. Contoh Soal Logical Reasoning (Logika)

Soal:
Semua karyawan adalah manusia.
Beberapa manusia adalah programmer.
Kesimpulan:
A. Semua karyawan adalah programmer
B. Beberapa karyawan adalah programmer
C. Semua programmer adalah manusia
D. Semua manusia adalah karyawan

Jawaban: C. Semua programmer adalah manusia
Pembahasan: Premis menyatakan bahwa semua karyawan dan programmer adalah manusia, jadi kesimpulan logisnya adalah programmer termasuk manusia.

Soal:
Jika hari ini adalah Selasa, maka 9 hari kemudian adalah hari…?
A. Kamis
B. Rabu
C. Jumat
D. Kamis

Jawaban: B. Kamis
Pembahasan:
Hitung mundur:

  • Selasa (hari ke-0)
  • Rabu (1)
  • Kamis (2)
  • Jumat (3)
  • Sabtu (4)
  • Minggu (5)
  • Senin (6)
  • Selasa (7)
  • Rabu (8)
  • Kamis (9)

4. Contoh Soal Figural Reasoning (Penalaran Bentuk)

Biasanya, bagian ini akan meminta kamu melihat pola dari gambar dan menebak bentuk selanjutnya.

Soal:
Jika pola gambar menunjukkan:
Segitiga → Persegi → Segilima → …, maka bentuk berikutnya adalah?
A. Segilima
B. Segienam
C. Lingkaran
D. Bintang

Jawaban: B. Segienam
Pembahasan: Polanya menunjukkan pertambahan jumlah sisi: 3 → 4 → 5 → 6.

Bagaimana Strategi Menyelesaikan VIERA Selection dengan Efektif?

Meskipun soalnya terlihat sederhana, tapi waktu dalam tes VIERA sangat terbatas. Biasanya kamu hanya diberi 1 menit atau bahkan kurang untuk satu soal. Nah, berikut strategi penting yang bisa kamu pakai:

1. Latihan Soal Setiap Hari

Minimal 15-30 menit sehari cukup buat membiasakan diri dengan pola soal.

2. Kerjakan Soal Mudah Terlebih Dahulu

Jangan habiskan waktu terlalu lama di satu soal. Lewati dulu yang sulit.

3. Jangan Terjebak pada Logika Rumit

Pilih jawaban yang paling logis dan sederhana. Kadang soal memang sengaja dibikin berbelit.

4. Manajemen Waktu adalah Kunci

Gunakan stopwatch saat latihan untuk membiasakan diri berpikir cepat.

baca juga: FEB Teknokrat Hadirkan Vice President Pegadaian: Bedah Peluang Investasi Emas

Apakah VIERA Test Menentukan Lolos atau Tidaknya?

Jawabannya: ya, dan tidak.

VIERA Test sering kali jadi tahap awal. Jadi kalau kamu gagal di sini, ya kemungkinan besar nggak lanjut ke tahap berikutnya. Tapi bukan berarti hasil sempurna langsung bikin kamu diterima kerja. Perusahaan biasanya juga melihat hasil tes ini sebagai indikator potensi, bukan satu-satunya penentu.

Tapi kalau hasilnya rendah banget? Bisa jadi itu alarm merah buat HRD.

Kesimpulan: Siapkah Kamu Hadapi Tes VIERA?

Banyak yang bilang tes VIERA itu sulit, padahal sebenarnya lebih ke arah belum terbiasa. Kalau kamu sudah sering latihan dan tahu jenis soalnya, kemungkinan besar bisa mengerjakan dengan lebih percaya diri.

Lewat artikel ini, kamu sudah dapat gambaran lengkap soal:

  • Apa itu VIERA Selection?
  • Contoh soal VIERA Selection dan pembahasannya
  • Strategi menghadapi tes
  • Tips mengatur waktu dan fokus

Jadi, tinggal latihan rutin dan jaga kondisi tubuh serta pikiran. Jangan lupa istirahat cukup sebelum hari tes, karena kondisi fisik juga mempengaruhi performa berpikir.

Penulis: Tanjali Mulia Nafisa

Post Comment