Zunil adalah kawah tumbukan yang terletak di dekat Cerberus Fossae di Mars, dengan diameter sekitar 10,26 kilometer (6,38 mil). Nama kawah ini diambil dari kota Zunil di Guatemala.[1] Lokasi kawah Zunil berada di kuadran Elysium. Kawah ini pertama kali teridentifikasi dalam citra yang dihasilkan oleh wahanaViking 1 dan Viking 2 pada 1970-an, kemudian direkam dengan resolusi lebih tinggi oleh instrumen Mars Orbiter Camera (MOC) pada wahana Mars Global Surveyor (MGS) pada tahun 2000.[2]
Sistem sinar yang berasosiasi dengan kawah Zunil, terlihat dalam citra inframerah yang diperoleh oleh instrumen Thermal Emission Spectrometer (THEMIS) pada wahana Mars Odyssey, dan dijelaskan secara lebih rinci oleh McEwen dkk (2003). Sebelum publikasi tersebut,kawah berukuran besar dengan sistem sinar belum pernah teridentifikasi di Mars.[3]
Material runtuhan dari sebuah longsoran yang relatif baru pertama kali diidentifikasi pada dinding tenggara kawah melalui citra MOC pada tahun 2003.[4] Fitur ini kemudian direkam kembali dengan resolusi lebih tinggi oleh instrumen High Resolution Imaging Science Experiment (HiRISE) pada wahana Mars Reconnaissance Orbiter pada Desember 2006.[5]
Pembentukan
Peristiwa tumbukan yang menghasilkan kawah Zunil diperkirakan terjadi dalam rentang waktu tidak lebih dari beberapa juta tahun yang lalu, sehingga kawah ini mempertahankan kondisi morfologi yang relatif terjaga. Tumbukan tersebut kemungkinan tidak berasal dari objek berkecepatan sangat tinggi, seperti komet. Jika interpretasi yang menyatakan bahwa Zunil merupakan sumber meteorit shergottite basaltik dianggap benar, maka kawah ini terbentuk pada batuan basal yang berumur sekitar 165–177 juta tahun.[6]
Tumbukan tersebut menghasilkan sistem sinar yang terdeteksi dalam citra inframerah dengan jangkauan hingga sekitar 1.600 kilometer (990 mil) dari pusat kawah, serta membentuk ratusan juta kawah sekunder dengan diameter antara 10 hingga 100 meter (33 hingga 328 kaki). Hanya sebagian kecil kawah sekunder yang terletak dalam jarak 80 kilometer (50 mil) dari Zunil. Sekitar 80% kawah di wilayah Athabasca Valles diidentifikasi sebagai kawah sekunder yang berasal dari peristiwa tumbukan Zunil. Temuan ini menunjukkan bahwa produksi kawah sekunder dalam jumlah besar berpotensi memengaruhi akurasi metode penanggalan berbasis perhitungan kawah untuk permukaan muda di Mars.[7]
Simulasi peristiwa tumbukan menunjukkan bahwa kejadian tersebut melepaskan sekitar sepuluh miliar fragmen batu berdiameter lebih besar dari 10 sentimeter (3,9 inci), dengan total volume ejekta sekitar 30 kilometer kubik (7,2 mil kubik). Fragmen ini menghasilkan sekitar satu miliar kawah sekunder berdiameter sekitar 10 meter hingga jarak 3.500 kilometer (2.200 mil) dari lokasi tumbukan utama. Beberapa fragmen tersebut diperkirakan dapat mencapai Bumi dan menjadi bagian dari meteorit shergottite.[6]
Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Icarus melaporkan keberadaan kelompok lubang pada Kawah Zunil yang terbentuk akibat jatuhnya ejekta panas pada permukaan yang mengandung es. Proses tersebut menghasilkan uap yang bergerak cepat ke luar dari kumpulan lubang, sehingga menyebabkan material di sekitar lubang terdorong keluar.[8]
Referensi
↑"MARS – Zunil". planetarynames.wr.usgs.gov. Diakses tanggal 2025-11-20.
↑McEwen, A. S., Preblich, B. S., Turtle, E. P., Artemieva, N. A., Golombek, M. P., Hurst, M., Kirk, R. L., Burr, D. M., & Christensen, P. R. (2003). Discovery of a large rayed crater on Mars: Implications for recent volcanic and fluvial activity and the origin of Martian meteorites (LPSC XXXIV Abstract #2040). Abstract dipublikasikan dalam at the 34th Lunar and Planetary Science Conference, The Woodlands, TX. Diakses secara daring dari https://www.lpi.usra.edu/meetings/lpsc2003/pdf/2040.pdf