Batalyon Artileri Pertahanan Udara 2 Marinir atau Yonarhanud 2 Marinir adalah merupakan satuan pelaksana di lingkungan Resimen Artileri 2 Marinir yang mempunyai tugas pokok membina kemampuan dan menyediakan unsur-unsur pertahanan udara, guna mendukung pelaksanaan bantuan tembakan untuk memperbesar daya gerak dan daya tembak satuan tempur guna mendukung tugas-tugas operasi pendaratan amfibi dan tugas-tugas operasi TNI Angkatan Laut.[1][2] salah satu Alutsista andalan Yonarhanud 2 Marinir adalah Meriam AA 35 MM TWIN GUN dan Ranpur BVP-2.
Saat ini tongkat Komando Batalyon Arhanud 2 Marinir dipegang oleh Letkol Marinir Zainal Arifin Tanjung, M.Tr.Opsla., Lulusan Akademi Agkatan Laut (AAL) Angkatan 53.
Markas komando Yonarhanud 2 Marinir berada di Bhumi Marinir Karang Pilang, Surabaya.
Sejarah
Kesatuan Artileri Pertahanan Udara yang sebelumnya disebut ARSU (Artileri Sasaran Udara) adalah bagian dari Satuan Armed (Artileri Medan). Pasinko memisahkan menjadi satuan tersendiri dengan modal pertama beberapa Mitraliur 12,7mm. Setelah KKO AL mendapatkan senjata baru yaitu Mitraliur berat kaliber 57mm dan Diresmikan Yon Artileri Sasaran Udara Pasinko pada tanggal 28 Mei 1963. Yang selanjutnya bernama Artileri Pertahanan Udara. Arhanud secara organisasi operasional tergabung dalam Komando Pertahanan Udara Nasional.