Yi (Chinese:益code: zh is deprecated , Yì; milenium kedua SM) adalah seorang pahlawan kebudayaan yang membantu Shun dan Yu yang Agung mengendalikan banjir besar. Selanjutnya ia diangkat sebagai menteri dan ditunjuk oleh Yu untuk menggantikan dirinya menjadi raja.[1]
Nama
Nama Yi atau Boyi ditulis menurut beragam versi, yaitu 伯益code: zh is deprecated , 伯夷code: zh is deprecated , 伯翳code: zh is deprecated , dan 柏翳code: zh is deprecated . Ia juga dikenal dengan nama Fei yang Agung (大費code: zh is deprecated , Dafei).[2][3] Aksara Yì 益 dalam versi 伯益 dan 伯夷 merupakan suatu nama marga, sementara aksara yì 翳 dalam 伯翳 dan 柏翳 memiliki arti "saringan bulu, menyaring, menaruh di bawah bayangan, katarak". Aksara bó 伯 merupakan salah satu dari lima kebangsawanan Tiongkok, tepatnya pada urutan ketiga.[4]
Yi ditunjuk oleh Shun untuk membantu mengatasi banjir besar. Ia diberi tugas untuk membakar hutan, sesemakan, dan rawa-rawa sehingga dapat digunakan sebagai akses tranportasi. Ia juga bertugas menyediakan daging untuk memberi makan para pekerja yang tengah berjuang mengatasi banjir besar. Tugas-tugasnya tersebut membuat Boyi menjadi teman dekat Yu yang bekerja bersama-sama dengannya selama 13 tahun dalam rangka mengatasi banjir besar.[5]
Setelah berhasil mengatasi banjir, yang disusul dengan reorganisasi susunan pemerintahan, Yi ditunjuk sebagai Menteri Peternakan Hewan.[5] Menurut legenda, Yi dapat menjinakkan hewan-hewan dan burung-burung karena ia memahami bahasa mereka. Yi juga diyakini sebagai penemu sumur gali, meskipun Shennong juga diyakini sebagai orang yang menemukan cara menggali sumur.[1] Bab "Lü xing" 呂刑 dari Shu Jing menyebutnya sebagai penyusun kitab undang-undang, sementara perannya dalam penanggulangan banjir besar tidak disebut-sebut. Dalam bab yang sama, ia bersama Yu dan Houji disebut sebagai "tiga pangeran" 三后.
Setelah Yu diangkat sebagai kaisar tunggal, Yu awalnya menunjuk Boyi sebagai penggantinya daripada putranya sendiri, yaitu Qi.[5] Akhir dari kisah tersebut simpang siur menjadi beberapa versi: bahwa Yu kemudian berubah pikiran, atau Yi terbunuh dalam pertikaian perebutan tahta, atau Yi pernah menjabat sebagai kaisar. Menurut Sima Qian, anak-anak Boyi dan 'nyonya giok Yao' antara lain adalah Lian yang Agung dan Ruomu.[2]
12Yang, Lihui, et al. (2005). Handbook of Chinese Mythology, hal. 70, 80. New York: Oxford University Press. ISBN 978-0-19-533263-6.
123Sima Qian. Catatan Sejarah Agung. Diterjemahkan oleh William H. Nienhauser menjadi The Grand Scribe's Records: The Basic Annals of Pre-Han China. Indiana University Press, 1994.
12Theobald, Ulrich. China Knowledge. "Boyi". 2000. Accessed 8 Dec 2013.