Pada tanggal 11 Mei2001, terjadi jatuhan meteor di 3 titik di Wonotirto. Untuk memperingatinya, PemKab. Temanggung mendirikan Monumen Meteorit Wonotirto di dekat lokasi titik tumbuk jalan desa yang diresmikan pada tanggal 18 Februari2002. Setelah hampir 9 tahun tersimpan di Institut Sains dan Teknologi AKPRIND Yogyakarta, akhirnya batu meteor itu dikembalikan ke Temanggung pada tanggal 5 Mei2010.