Friedrich Wilhelm Reinhold Pieck (3 Januari 1876 – 7 September 1960) adalah seorang politikus komunis Jerman yang menjabat sebagai Presiden pertama dan satu-satunya Republik Demokratik Jerman (1949–1960). Ia juga merupakan pendiri dan ketua bersama Partai Persatuan Sosialis Jerman (SED) bersama Otto Grotewohl.[1]
Kehidupan awal
Pieck lahir di Guben,Brandenburg, pada 1876. Ia meningglkan bangku sekolah pada umur 14 tahun dan menjadi seorang tukang kayu.[2][3] Sebelum aktif dalam politik, ia bekerja sebagai tukang kayu dan guru. Ia bergabung dengan Partai Sosial Demokrat Jerman (SPD) pada 1895, lalu beralih ke Partai Sosial Demokrat Independen Jerman (USPD) dan akhirnya menjadi salah satu pendiri Partai Komunis Jerman (KPD) pada 1918.[4] ia menentang keikutsertaan Jerman dalam Perang Dunnia I dan melakukan politik genjatan senjata (Burgfrieden).[2] Ia mengabdikan dirinya di ketentaraan, tetapi ia dipenjarakan pada tahun 1917 atas tuduhan melakukan propaganda anti perang.[2]
Wilhelm Pieck bergabung dengan Spartacus League dan menjadi anggota dari komite utama dari Partai Komunis Jerman (KPD).[2] ia kembali ditangkap pada tahun 1919.[2] ia dibebaskan karena tidak terbukti membahayakan.[3] Ia kembali aktif di Partai Komunis Jerman, di bawah kepemimpinan Paul Levi.[3]
Ketika Adolf Hitler mendapatkan kendali penuh atas permerintahan Jerman, Pieck melarikan diri Prancis tetapi pindah ke Uni Soviet pada tahun 1935.[2][3] Pada tahun 1983, ia diangkat menjadi sekretaris jendral Komunis Internasional.[2][3] Pada 1943, Pieck menjadi anggota dari Komite Nasional untuk Pembebasan Jerman (NKFD).[2][3]
Sebagai anggota KPD, Pieck menjadi anggota Reichstag dari 1928 hingga 1933. Setelah Adolf Hitler berkuasa, Pieck melarikan diri ke Uni Soviet dan berperan dalam eksil KPD. Setelah Perang Dunia II, ia kembali ke Jerman dan menjadi tokoh utama dalam pembentukan Republik Demokratik Jerman.
Presiden Republik Demokratik Jerman
Pada 11 Oktober 1949, Pieck dilantik sebagai Presiden pertama Republik Demokratik Jerman (Jerman Timur). Ia menjabat hingga wafatnya pada 7 September 1960. Setelah kematiannya, jabatan Presiden dihapuskan dan diganti dengan Dewan Negara Republik Demokratik Jerman, dipimpin oleh Walter Ulbricht.[5]
Warisan
Pieck dikenang sebagai figur simbolis kepemimpinan negara baru sosialis di Eropa Timur. Ia lebih berperan sebagai tokoh representatif, sementara kekuasaan nyata berada di tangan Partai Persatuan Sosialis Jerman dan politbiro-nya.