Mohon ijin, untuk membuka diskusi mengenai penamaan Basque Country yang di wikipedia Indonesia ditulis Negara Bask, serta Basque Language yang di wikipedia Indonesia ditulis Bahasa Baska. Saya tidak tahu sumber penamaan ini dasarnya dari mana, karena di KBBI, tidak ditemukan kata Bask dan Baska. Saya membuat kategori Kategori:Politikus negara Bask karena mengikuti artikel utamanya yang menggunakan nama negara Bask, namun kemudian dipindah menjadi oleh @AABot menjadi Kategori:Politikus Basque, sehingga penamaannya menjadi tidak seragam. Saya pribadi lebih setuju dengan nama "Negara Basque", karena memang Negara Bask tidak umum dan bukan kata baku, sementara kalau kita melakukan pencarian di Google Map versi Bahasa Indonesia pun nama dari wilayah otonom ini adalah "País Vasco". Bagaimana pendapat para wikipediawan sekalian?
Saya melihat berbagai sumber pemerintah dan banyak di antaranya menggunakan istilah "bahasa Basque" (contoh 1, 2), tetapi ada satu sumber yang menggunakan frasa "bahasa Baska" (3, 4, dan 5). Semuanya merupakan buku repositori dari Kemendikdasmen.
Tapi, yang saya perhatikan dalam pengecekan tersebut adalah dokumen yang menggunakan istilah "bahasa Bask" merupakan dokumen lama dengan pengejaan nama yang tidak akurat. Sebagai contoh, pada sumber no.5, bahasa Swahili dan bahasa Ceko ditulis sebagai "bahasa Suaheli" dan "bahasa Cek". NobbySteamboat(⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖All aboard!) 5 November 2025 16.25 (UTC)
Kalau menurut saya pribadi, saya menganggap istilah "Basque" lebih tepat, karena saya menganggap istilah "Bask" merupakan kepenulisan dari pengucapan kata "Basque" (que -> k) supaya lebih terdengar dengan jelas dalam bahasa Indonesia. Ini sama seperti bahasa Catalan, yang dalam bahasa Indonesia disebut sebagai bahasa Katalan (C -> K). NobbySteamboat(⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖All aboard!) 5 November 2025 16.27 (UTC)
Halo. Jadi saya saat ini mengembangkan artikel Filipina dan saya melihat bahwa khusus untuk bagian Filipina#Pembagian administratif (khususnya artikel Pembagian administratif Filipina terdapat beragam nama yang digunakan untuk menerjemahkan kata "region". Dalam tabel, tertulis nama artikel dengan nama "Wilayah", sementara dalam artikel Pembagian administratif Filipina, nama yang digunakan adalah "Daerah", sementara saya juga melihat beberapa artikel mengenai region/wilayah/daerah di Filipina menggunakan frasa "region".
Saya sendiri telah merancang templat peta Filipina yang saya beri nama Templat:Peta wilayah Filipina, dan saya masih bingung apakah penamaan templat ini sudah benar mengingat hal-hal di atas. Untuk sementara ini, saya akan mengubah nomenklaturnya menjadi wilayah sampai ada diskusi lebih lanjut. Maka dari itu, saya mohon bantuan untuk menyelesaikan permasalahan ini. Terima kasih.NobbySteamboat(⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖All aboard!) 5 November 2025 16.09 (UTC)
Setelah saya pertimbangkan kembali, sepertinya tidak ada salahnya untuk menerapkan nama "Region" untuk pembagian administratif Filipina. Maka dari itu, saya akan menyeragamkannya menjadi Region Filipina (templat yang saya buat juga akan diubah menjadi Templat:Peta region Filipina. Namun, apabila ada pendapat lain, maka bisa diutarakan di sini. Terima kasih. NobbySteamboat(⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖All aboard!) 6 November 2025 01.42 (UTC)
Kalau pendapat saya, lebih baik menggunakan istilah "daerah", karena lebih alami. Penyuwangi (bicara) 16 November 2025 10.08 (UTC)
Kalau untuk "wilayah", istilah tersebut tepatnya mengacu pada teritori. Penyuwangi (bicara) 16 November 2025 10.14 (UTC)
Wartawan/Jurnalis: Perlu Pembakuan/Standardisasi?
Saya tengah membuat entri untuk WAM, mengenai seorang wartawan/juru warta/jurnalis/reporter/whatever you may call it, lalu saya tersadar bahwa bahasa kita, kacau, to put it bluntly. Sama dengan halnya dengan kasus "Pencemaran atau Polusi".
Apa yang harus kita lakukan mengenai hal ini. Haruskah kita "standardisasi" kata yang mana yang kita terapkan, melakukan studi korpus dan kita gunakan yang paling sering dipakai, atau "bodoh amat lah ya, suka-suka kita aja, senyamannya aja, namanya juga natural language, biar bingung-bingung dah tuh scrapper AI"
Mohon pendapat, dan saya harap, tindak lanjutnya jika benar-benar dibutuhkan.
Sebenarnya saya setuju bila wartawan karena jurnalisme lebih kepada pengubahan dari journalism. Pada kbbi juga, jurnalis merujuk pada wartawan, tapi wartawan tidak merujuk jurnalis. Hal ini juga dengan pencemaran dan polusi yang saya lebih setuju untuk pencemaran Agus Damanik (bicara) 9 November 2025 13.37 (UTC)
Saya lebih setuju dengan istilah "wartawan"/"kewartawanan" karena lebih melokal. Penyuwangi (bicara) 16 November 2025 10.05 (UTC)
Wartawan lebih oke, tapi tidak bisa disalahkan juga kalau kata jurnalis juga tetap ada yang menggunakan. Jurnalisme kan sebenarnya tidak sesempit wartawan saja, ada banyak pihak yang terlibat seperti editor, ilustrator, dan lainnya. Mungkin di masa depan bisa diarahkan seperti itu. Hariadhi - Ngobrol 5 Januari 2026 00.07 (UTC)
Saya tertarik untuk membuat artikel mano (gestur)[en], namun saya melihat salah satu bagiannya tertulis sebagai berikut.
An identical tradition is followed in neighbouring Indonesia and Malaysia called salim and salam, respectively. This indicates that the custom dates back to pre-colonial times and is a shared tradition among cultures in Island Southeast Asia.
Hal ini membuat saya terpikir untuk membuat artikel dengan judul "salim" (saat ini merupakan pengalihan ke Salim (pelukis)) atau "menyalimi" di Wikipedia bahasa Indonesia. Meski demikian, saya kurang yakin, terutama karena istilah ini dalam Wikipedia bahasa Melayu menggunakan frasa mano juga. Mohon sarannya. Terima kasih. NobbySteamboat【𓊝】 20 November 2025 03.53 (UTC)
Tidak masalah. Dibuat saja selama ada referensinya. Agus Damanik (bicara) 23 November 2025 09.21 (UTC)
Yang jamak digunakan adalah Salim (gestur). Jadi judulnya istilah itu, baru dalam preambul artikelnya disebut, "...atau disebut juga sebagai mano dalam beberapa literatur." Demikian. Athayahisyam (bicara) 23 November 2025 11.23 (UTC)