Argumentasi menolak
Pada saat ini, kalangan akademis menolak untuk menjadikan Wikipedia sebagai rujukan dengan alasan, salah satunya, bahwa Wikipedia tidak mempunyai cara untuk memastikan keandalan tulisannya. FlaggedRevs merupakan salah satu cara untuk secara pelan-pelan meningkatkan keandalan Wikipedia. Ya, betul bahwa penerapannya memang bisa dianggap sepihak, tapi itu bukan alasan mengesampingkan tujuan jangka panjang dari perangkat ini. Saya pikir ke depannya lambat-laun Wikipedia bahasa lain yang telah maju akan menerapkan ekstensi ini seperti ditegaskan oleh Erik Moeller (Deputi Direktur WMF) dan juga telah diterapkan oleh Wikipedia bahasa Jerman dan Polski. Mengapa kita yang telah berhasil maju selangkah dalam upaya meningkatkan keandalan Wikipedia kita malah jadi mundur hanya karena kesulitan dalam penerapannya? Jika dalam pelaksanaannya ada kesulitan karena kekurangsiapan kebijakan kita, lebih baik kita pusatkan upaya untuk membenahi kebijakan kita. Buat apa kita bersusah payah berupaya membangun repositori pengetahuan terbesar jika pada akhirnya tidak dipakai karena dianggap tidak andal? --ivanlanin ♫ 18:32, 10 Januari 2011 (UTC)
- Sedikit berkomentar saja 🙂 - Apa hubungannya keandalan dengan revisi terperiksa? Apakah dengan revisi terperiksa itu, mata kalangan akademis langsung, "wah terperiksa berarti bisa dipakai?". Tentu tidak, mereka masih akan berpandangan sama. Dengan sifat kritis mereka, mereka akan berkata, itu masih bisa disunting semua orang, dan siapa pula yang menerima revisi itu, penilai sejawat kah? Profesor kah? Yang meningkatkan keandalan adalah kelengkapan dan keakuratan wiki kita. Percuma jika semua artikel ditandai terperiksa, tapi isinya komune satu baris. Belum lagi, SDM kita sangat tidak siap. Sesuai diskusi saya dengan Pak Tjmoel sebelumnya (pranala terlampir di atas), definisi terperiksa itu apa sih? Adakah panjang khusus? Gaya bahasa tertentu? Tentu saja, semua itu tidak bisa diukur dengan cepat dan tepat oleh satu editor (nanti jadi despot dong). Sesuai kata pak Tjmoel, "Saya sendiri masih belum jelas, dan oleh karena itu saya juga tidak terlalu berani untuk meng-"klik" Terperiksa karena menurut saya disamping penulisan, referensi yang tersedia dan pranala-pranala juga harus diperiksa. Jadi, benar-benar diverifikasi sampai ke titik sumber-nya dan bukan hanya penulisannya saja". Siapkah WBI? Sangat tidak, dan pada akhirnya malah jadi terima revisi asal-asalan (kelihatan bagus diterima revisinya), dan efek negatifnya-lah yang lebih kental, dan tujuannya untuk menundukkan vandal gagal (semakin diperkuat oleh statistik Eric, revisi tunda gagal mengalahkan vandal). Lebih buruk lagi, revisi tunda malah menyulitkan pengurus seperti saya, seperti contoh artikel Soekarno Hatta di atas, atau stasiun-stasiun TV di Indonesia -_-. Perombakan itu perlu, tapi harus dilihat dulu waktu, keperluan, dan kesesuaiannya, kalau tidak nanti tiang-tiang perubahan yang dipasang malah merobohkan seluruh bangunan lagi 🙂 Salam. Mimihitam 22:51, 10 Januari 2011 (UTC)
- Semua pertanyaan itu yang perlu kita jawab dan tetapkan bersama. Tidak ada hubungan langsung, tapi FlaggedRevs adalah salah satu metode yang bisa dipakai. "Masih belum jelas" dan "masih belum siap" bukan jadi alasan untuk tidak maju selangkah. Ya kita jelaskan dan siapkan saja 🙂 --ivanlanin ♫ 01:22, 11 Januari 2011 (UTC)
- Sependapat dengan ivanlanin. -iNu- ► 03:03, 11 Januari 2011 (UTC)
- FlaggedRevs ngga jamin tulisan jadi andal, baik diterapkan secara sepihak atau tidak. Sebetulnya penerapan sepihaknya saja sudah menjadi alasan sistem ini bisa diusulkan untuk dicabut, tetapi gue (sebagai pengusul) sengaja menunggu dulu dan lihat akibatnya apa. Jujur waktu awal diusulkan karena tidak tahu dampaknya dan berpikir bahwa ekstensi ini bagus, ikut mendukung.
- Tapi sekarang setelah diterapkan dan sadar bahwa it's a total chaos, cabut.
- Mundur dan maju relatif untuk gue, dan tidak ada hubungannya dengan penerapan sistem yang ngga jalan. Kekurangannya apa dulu, kurang kuantitas atau kurang kualitas atau kurang sistem? Berdasarkan argumentasi diatas, dan mendengar keluhan pengguna lain, FlaggedRevs juga flaw (cela) saat tujuannya untuk kualitas tidak tercapai. Malah jadi arena gagah-gagahan dan menyulitkan kontributor. Ngga usah bawa-bawa Erik Moeller deh, gue udah ketemu orangnya dan cerita kesulitan disini, percaya deh, elo ngga mau tau pendapatnya apa tentang ini.Serenity (bicara) 03:44, 11 Januari 2011 (UTC)
Salah satu metode yang bisa dipakai untuk meningkatkan keandalan? Sekali lagi menurut saya tidak ada hubungannya 🙂 Pandangan akademisi tidak akan berubah. Mereka akan tetap kritis, "siapa yang menerima revisi-revisi itu? Atas dasar apa revisi itu diterima? Selayak penilaian sejawat ilmiah-kah? Lagipula itu kan tetap ditulis oleh orang awam?". Daripada panjang lebar langsung saja ke contoh, artikel Bandara Soekarno Hatta dan Indosiar. Revisi tunda telah diterapkan, tapi apakah ada perubahan berarti? Malah makin kacau, seperti yang sudah dikatakan oleh Serenity juga. Mimihitam 08:13, 11 Januari 2011 (UTC)
Komentar Erik Moeller
Berhubung nama Erik Moeller disebut beberapa kali di sini, maka saya tanyakan kepada yang bersangkutan sendiri apa pendapatnya. Ia memberikan tanggapan dan tanggapan ini boleh saya publisakikan di Wikipedia:
- ----- Original Message ----
- From: Erik Moeller
- To: Revo Arka Giri
- Sent: Wed, 12 January, 2011 19:40:48
- Subject: Re: Flagged Revisions on id
- Hi Revo,
- FlaggedRevs can be configured in very different ways and that makes a big difference.
- The two main scenarios:
- On the English Wikipedia, it's used as an alternative to page protection, only on a few pages.
- On the German Wikipedia, it's used on all articles, and readers always get served the most recent reviewed version.
- I believe the Indonesian Wikipedia is set up like the German Wikipedia. My intuition would be that this is overkill for a small Wikipedia that's still actively pushing towards growth. That intuition seems to be confirmed by the fact that only about 13.7% of pages in Indonesian Wikipedia have ever been flagged.
- So, one option you may want to consider is to change the configuration to be more like that of the English Wikipedia.
- HTH,
- Erik
Terima kasih atas perhatiannya dan salam. Meursault2004ngobrol 06:07, 14 Januari 2011 (UTC)
·· Kℇℵ℟ℑℭK menyukai ini.
·· Wagino 20100516 (bicara) pun menyukai ini.
Lah, gue bilang juga apa? Ngapain gue bohong sih? Saat gue bilang di Wikipedia bahasa Indonesia ngga bisa ngadain kompetisi lagi karena ada flag rev, sementara kompetisi sendiri secara instan menghasilkan 1,500 artikel berkualitas tinggi dalam waktu 72 hari dan mereka (WMF) senang sekali melihat ada inisyatif yang berhasil di negara berkembang, mukanya Erik langsung bengong. Gimana? Masih mau lebih percaya bule? HA? Untuk yang milih abstain, asal tau saja, suara kalian itu dihitung tidak setuju Serenity (bicara) 16:16, 17 Januari 2011 (UTC)
- Biarin aja dihitung tidak setuju, paling tidak kami (kelompok abstain) telah memberikan suara untuk masalah ini. Salam. Wagino 20100516 (bicara) 16:48, 17 Januari 2011 (UTC)
Ya ngga papa kalau ngerti, itu pemberitahuan untuk yang ngga ngerti. Biarin aja toh WBI jadi elit, halaman udah digembok, di flagrev, dan biar ngga ada penggunanya sekalian. Wagino, FYI, gue yang ngerapihin artikel UFO lo saat elo pertama kali nyunting. Serenity (bicara) 16:56, 17 Januari 2011 (UTC)
- Ya... 3x, Anda adalah pengguna wanita pertama yang menyapa dan membantu saya dan hal itu tetap saya ingat Jeng Serenity. Salam. Wagino 20100516 (bicara) 17:20, 17 Januari 2011 (UTC)