Artikelnya dikembangkan oleh bung RianHS dan bagian yang sebelumnya bermasalah sudah dikoreksi oleh bung Danu. Jika ada masalah peninjauan rinci terkait artikel ini mungkin keduanya atau pengguna terkait lainnya untuk membantu menjawab tinjauan tersebut --Glorious Engine (bicara) 13 Juni 2020 10.56 (UTC)
Komentar dari Danu Widjajanto
Pak dokter @RianHS, aku ada pertanyaan sewaktu lagi melakukan copyedit terhadap artikelnya.
- Untuk FGM tipe IV, "scarring the genitals" --> kira2 apakah tepat untuk diterjemahkan jadi "dilukainya alat kelamin"? Scarring itu setahuku mengacu kepada adanya bekas luka/parut, dan kalau dalam konteks FGM, sepertinya untuk memberi "tanda" kalau wanita tersebut sudah menjalani FGM. Teksnya sendiri sudah aku ganti jadi "penghasilan parut pada alat kelamin", mohon dicek apakah sudah akurat atau belum.
- @RianHS: --What a joke (bicara) 30 Juni 2020 05.46 (UTC)
- @Danu Widjajanto: Maaf baru baca komentarnya. Setelah melihat rujukan yang dipakai kalimat tersebut, yaitu nomor [50] (WHO 2008 hlm. 24) dan nomor [51] (UNICEF 2013 hlm. 7), ternyata tidak ada kata scar atau scarring pada penjelasan FGM tipe IV. Bagaimana kalau dihilangkan saja sekalian? Mengingat pembentukan jaringan parut juga bisa terjadi pada FGM tipe lainnya. Cek juga pemakaian kata scar pada WHO 2008. RianHS (bicara) 30 Juni 2020 06.53 (UTC)
Selesai disembunyikan saja ya --What a joke (bicara) 30 Juni 2020 07.06 (UTC)
- Sudah dihapus Danu Widjajanto (bicara) 30 Juni 2020 07.10 (UTC)
- Terjemahan "Pada misi di Tumutumu, Karatina, tempat Marion Scott Stevenson bekerja, sebuah kelompok yang menyebut diri mereka Ngo ya Tuiritu ("Perisai Gadis Muda"), yang anggotanya termasuk Raheli Warigia (ibu dari Gakaara wa Wanjaũ), menulis kepada Dewan Penduduk Asli Nyeri Selatan pada tanggal 25 Desember 1931" boleh diperbaiki lagi nggak biar lebih enak dibaca?
- Saya ubah jadi "Pada misi di Tumutumu, Karatina, tempat Marion Scott Stevenson berkarya, sebuah kelompok yang menyebut diri mereka Ngo ya Tuiritu ("Perisai Gadis Muda"), yang meliputi Raheli Warigia (ibu dari Gakaara wa Wanjaũ), menyurati Dewan Penduduk Asli Nyeri Selatan pada tanggal 25 Desember 1931" Bagaimana menurut @Danu Widjajanto: --Glorious Engine (bicara) 27 Juni 2020 03.57 (UTC)
Selesai Strukturnya masih tidak enak dibaca, tapi sudah aku pangkas sendiri biar lebih jelas. Danu Widjajanto (bicara) 27 Juni 2020 14.51 (UTC)
Terlepas dari itu, aku sudah periksa ulang terjemahan seluruh artikelnya, silakan dicek lagi kira-kira sudah oke atau belum. Terima kasih. Danu Widjajanto (bicara) 26 Juni 2020 16.25 (UTC)
- @Danu Widjajanto: Sudah selesai ditinjau atau belum? HaEr48 (bicara) 9 Juli 2020 23.59 (UTC)
- @HaEr48: Sudah selesai ditinjau itu --Glorious Engine (bicara) 10 Juli 2020 00.46 (UTC)
@HaEr48 sudah, kali ini aku lebih banyak mengubah langsung kontennya (bisa dicek sejarah suntingan artikelnya). Aku setuju artikel ini diangkat jadi AP. Danu Widjajanto (bicara) 10 Juli 2020 08.10 (UTC)
@HaEr48: & @Danu Widjajanto: Boleh ditutup donk usulannya --What a joke (bicara) 10 Juli 2020 09.19 (UTC)
- Diskusi di atas adalah arsip. Terima kasih atas partisipasi Anda. Mohon untuk tidak menyunting lagi halaman ini. Komentar selanjutnya dapat diberikan di halaman pembicaraan artikel.