Irwandi Yusuf adalah seorang politikus Indonesia, dosen, dokter hewan dan mantan aktivis Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Ia menjabat sebagai Gubernur Aceh ke-11 dan ke-13 sekaligus gubernur pertama dari kalangan mantan kombatan GAM. Kariernya dimulai sebagai dosen di Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala setelah menyelesaikan kuliah pada fakultas yang sama pada tahun 1987. Keterlibatan Irwandi Yusuf dengan Gerakan Aceh Merdeka dimulai sejak tahun 1990. Selama periode 1990 hingga 2001 dalam masa pemberontakan di Aceh, ia merupakan Staf Khusus Komando Pusat GAM dengan beberapa nama samaran yang berperan sebagai ahli propaganda. Keterlibatan Irwandi dengan GAM membuat dirinya ditangkap pada tanggal 23 Mei 2003 dan dipenjara selama 9 tahun di Lembaga PemasyarakatanKeudah, Banda Aceh. Namun, ia berhasil melarikan diri ke Eropa setelah terjadinya gempa bumi dan tsunami Samudra Hindia 2004. Setelah Pemerintah Indonesia dan GAM menetapkan Kesepakatan Helsinki untuk perdamaian, Irwandi berperan sebagai juru bicara GAM. Selanjutnya, ia melakukan transisi politis melalui kemenangannya pada Pemilihan umum Gubernur Aceh 2006 bersama dengan Muhammad Nazar melalui jalur independen. Dalam masa jabatannya sebagai Gubernur Aceh periode 2007–2012, ia menetapkan program Jaminan Kesehatan Aceh dan moratorium penebangan hutan. (Selengkapnya...)