Wibi Soerjadi (lahir 2 Maret 1970) adalah pianis dan komposer asal Belanda.
Biografi
Wibi Soerjadi pada tahun 2007
Wibi Soerjadi lahir pada 2 Maret 1970 di Leiden, Belanda, dalam sebuah keluarga Belanda-Indonesia. Ia mulai belajar piano pada usia sebelas tahun bersama Bob Brouwer dan kemudian di Konservatorium Sweelinck bersama Jan Wijn, di mana ia lulus lebih awal dengan nilai tertinggi sepanjang sejarah, yaitu sepuluh dengan pujian.
Soerjadi telah meraih penghargaan tertinggi di berbagai kompetisi, termasuk juara pertama di National Princess Christina Concours (1985), juara pertama di National Eurovision Competition for Young Musicians (1988), dan juara ketiga di International Franz Liszt Piano Competition (1989) di Utrecht. Penghargaan lainnya meliputi Hadiah Elizabeth Evert untuk Musisi Berbakat Luar Biasa (1990), Penghargaan Echo Klassik dari Akademi Phono Jerman (1998), Hadiah Penonton Musik Klasik Edison (1999), dan Penghargaan Classic FM (2010). Pada tahun 2007, Soerjadi menerima pengakuan kerajaan sebagai Ksatria Orde Orange Nassau.
Pada tahun 2006, Dr. Ben Daeter menulis buku tentang Wibi Soerjadi berjudul "Wibi Soerjadi: The Man, The Artist", dan pada tahun 2011, Wibi Soerjadi meluncurkan acara TV-nya sendiri berjudul "Under Wibi's Wings".
Soerjadi telah menggelar berbagai konser di Belanda (Amsterdam Concertgebouw), Austria (Musikverein), Jerman (Hamburg Musikhalle dan Philharmonie di Berlin), Italia (Valencia, Verona), Tiongkok (Beijing, Guangzhou), Amerika Serikat (Carnegie Hall), Indonesia, Slovakia, dan Inggris.
Komposisi-komposisi Soerjadi sendiri telah mendapat banyak pujian, termasuk “The Spirit of Sunrise”, yang ditulis untuk penunggang kuda dressage Belanda Imke Schellekens-Bartels dan ditampilkan pada Kualifikasi Piala Dunia 2007 di Amsterdam di mana Schellekens-Bartels meraih medali emas, “The Dance of Devotion”, yang dibawakan oleh penunggang kuda dressage Belanda Anky van Grunsven selama penampilannya yang meraih medali emas di Piala Dunia 2008, dan “Bellezza”, yang ditulis untuk peseluncur es Belanda Karen Venhuizen dan dibawakan di Aegon Challenge Cup 2008 oleh Akiko Suzuki.
Soerjadi juga banyak berkontribusi dalam mempromosikan musik klasik kepada kaum muda, dan pada tahun 2005 ia tampil bersama band rock Belanda Di-rect dalam single mereka yang masuk 10 besar, “Blind for You”. Selain itu, Soerjadi juga secara rutin memberikan kelas master untuk talenta muda terpilih.
Soerjadi saat ini tinggal di Zeist, Belanda, di mana ia sering membuka rumahnya untuk konser privat di Wulperhorst Salon.
Kerjasama
Soerjadi telah bekerja sama dengan berbagai orkestra: