Wangsa Oranye-Nassau
Wangsa Oranye-Nassau (Belanda : Huis van Oranje-Nassau , pelafalan dalam bahasa Belanda : [ ˈɦœy̆s fɑn oˈrɑɲə ˈnɑsʌu̯] ), adalah cabang dari Wangsa Nassau , yang memainkan peran penting dalam politik dan pemerintahan Belanda . Hal ini terjadi pada saat masa kekuasaan Willem I dari Oranye mencanangkan revolusi melawan penguasa Spanyol , yang mana setelah Perang Tiga Puluh Tahun membawa Belanda menjadi republik independen .
Beberapa anggota wangsa menjabat sebagai gubernur atau stadtholder (stadhouder ) selama masa Republik Belanda . Namun pada tahun 1815 , setelah melewati periode panjang sebagai republik, Belanda berubah menjadi kerajaan di bawah Wangsa Oranye-Nassau.
Wangsa ini terbentuk sebagai hasil dari pernikahan dari Hendrik III dari Jerman dan Claudia dari Prancis (Burgundi ) pada tahun 1515 . Anak mereka yang bernama René mewarisi takhta orang tuanya dalam bentuk Kepangeranan Orange pada tahun 1530 dari saudara ibunya, Philibert dari Châlon . Sebagai anggota Wangsa Nassau pertama yang menjadi Pangeran Oranye, René memakai "Orange-Nassau" sebagai nama baru wangsanya. Namun, pamannya menghendakinya memakai nama keluarga Châlon-Orange. Maka dari itu sejarah mengenalnya dengan nama René dari Châlon . Setelah kematian René pada tahun 1544, sepupunya, Willem dari Nassau-Dillenburg mewarisi daerah kekuasaannya. Dan ia menjadi pendiri dari Wangsa Oranye-Nassau.[ 1]
Urutan kekuasaan
Stadhouder di bawah Wangsa Oranye-Nassau
Stadhouder di bawah Wangsa Nassau
Referensi
↑ Rowen, Herbert H. (1988). The princes of Orange: the stadholders in the Dutch Republic. Cambridge University Press.
Internasional Nasional Seniman Orang Lain-lain