Wanajaya merupakan salah satu desa dari sembilan Desa yang ada di Kecamatan Surian, Sumedang, Jawa Barat, Indonesia yang terletak di sebelah selatan Kabupaten Sumedang, dengan jarak dari Ibu kota Kecamatan Surian, Sumedang ± 12 km ke arah selatan, ke Ibu kota Kabupaten Sumedang± 35 km. Karakteristik penduduk menjunjung tinggi nilai-nilai budaya hidup gotong royong serta dengan gaya hidup yang religious islami. Hal tersebut mencerminkan bahwa penduduk Desa Wanajaya ini benar benar taat beragama dan bernegara. Penduduk Desa Wanajaya tergolong penduduk yang rendah, baik dalam bidang ekonomi dan pendidikan sehingga belum bisa mengoptimalkan daya guna dan hasil guna dalam mengelola sumber daya alam yang ada di sekitarnya. Mata pencaharian Masyarakat Desa Wanajaya mayoritas pertanian dan produk unggulan yang dihasilkan di Desa Wanajaya adalah hasil bumi.
Produksi unggulan Desa Wanajaya adalah hasil bumi berupa Padi dan tanaman kayu/hutan rakyat. Desa Wanajaya mempunya beberapa potensi wilayah antara lain adalah sebagai berikut.
Potensi Alam:
Lahan Pertanian/Persawahan = 300 H
Lahan Perikanan = -
Lahan Perkebunan/Tanaman = 239,44 H
Potensi Pengembangan Wilayah:
Pengembangan Perikanan = H
Pengembangan Pertanian dan Peternakan = 302 H
Pengembangan Perkebunan/Lahan Hijau/Taman = 239 H
Pengembangan Sarana Olah Raga dan Pasilitas Umum Lainnya = H
Pertumbuhan Ekonomi Penduduk/PDRB:
Kelompok Tani 2009 = 9 Kelompok
Kelompok Tani 2020 = 12 Kelompok
Kelompok perikanan 2009 = 1 Kelompok
Kelompok Perikanan 2020 = 1 Kelompok
Kelompok Peternakan 2009 = 2 Kelompok
Kelompok Usaha Bersama 2009 = 5 Kelompok
Kelompok Usaha Bersama 2020 = - Kelompok
Kelompok Badan Usaha milik Desa 2020 = 1 Kelompok
Mata Pencaharian Penduduk:
Petani: 277 Orang
Buruh Tani: 13 Orang
Pedagang: 300 Orang
PNS: 20 Orang
Karyawan Swasta: 100 Orang
Pengrajin: 5 Orang
Peternak: 3 Orang
Seni & Budaya
Masyarakat Desa Wanajaya masih memegang teguh nilai-nilai tradisional Sunda yang diwariskan secara turun-temurun. Hal ini tercermin dari masih eksisnya kesenian khas Sumedang serta pelaksanaan ritual adat tahunan.
Kuda Renggong
Kesenian Kuda Renggong merupakan salah satu kesenian tradisional yang menjadi pertunjukan utama di Desa Wanajaya. Kesenian ini menampilkan kuda yang telah dilatih untuk bergerak mengikuti irama musik tradisional dan biasanya diarak keliling desa. Kuda Renggong kerap dipentaskan untuk memeriahkan upacara khitanan anak serta perayaan hari besar nasional, dan menjadi bagian dari hiburan rakyat sekaligus pelestarian budaya lokal.[3]
Ritual Hajat Lembur
Ritual Hajat Lembur, yang juga dikenal sebagai Seren Taun, merupakan tradisi adat yang masih dilestarikan oleh masyarakat Desa Wanajaya, Kabupaten Sumedang. Tradisi ini melibatkan hampir seluruh warga desa dan diisi dengan berbagai prosesi adat, seperti arak-arakan hasil bumi, doa bersama, serta pertunjukan seni tradisional. Selain memiliki nilai budaya dan spiritual, Seren Taun berfungsi sebagai sarana mempererat solidaritas sosial, melestarikan nilai-nilai adat, serta menjaga hubungan harmonis antara manusia, alam, dan kepercayaan yang dianut masyarakat setempat.[4]
Sarana & Prasarana
Sarana Pemerintahan Sebagai Berikut:
Kantor Pemerintah Desa
Ruang Kepala Desa
Ruang Sekretaris Desa
Ruang Kaur dan Kasi Desa
Ruang Rapat/Balai Desa
Ruang LPM/BPD
Ruang Perpustakaan
Ruang PKK
Mushola dan WC
Sarana Kesehatan Meliputi:
Praktek Bidan /Polindes: 1
Posyandu: 4 Gedung
Poskesdes: 1 Ruangan
Sarana perairan produksi meliputi:
Sungai: 8 KM ( 1 Lokasi )
DAM/Irigasi: 1 Buah ( 2 Sungai )
Saluran Air: 16 KM ( 2 Lokasi )
Pabrik Heler: 1 Buah
Home Industri: 4 Buah
Sarana Infrastruktur Jalan dan Perhubungan Meliputi: