Walabi[1], Walef[2] atau malnggat [3] adalah macropodidae berukuran kecil atau sedang yang berasal dari Australia dan Pulau Papua, dengan populasi yang diperkenalkan di Selandia Baru,[4] Hawaii, Britania Raya, dan negara-negara lain. Mereka termasuk dalam famili taksonomi yang sama dengan kanguru dan terkadang genus yang sama, tetapi nama umum "kanguru" secara khusus merujuk pada empat spesies terbesar dari famili tersebut. Istilah "walabi" adalah sebutan informal yang umumnya digunakan untuk macropodidae apa pun yang lebih kecil dari kanguru atau walaru yang belum diberi sebutan lain.[5]
Terdapat sembilan spesies (delapan yang masih hidup dan satu yang telah punah) dari walabi sikat (genus Notamacropus). Panjang kepala dan tubuhnya adalah 45 hingga 105 cm (18 hingga 41 inci) dan ekornya sepanjang 33 hingga 75 cm (13 hingga 30 inci). 19 spesies walabi batu (genus Petrogale) yang diketahui hidup di antara bebatuan, biasanya di dekat air; dua spesies dalam genus ini terancam punah. Dua spesies walabi terwelu yang masih hidup (genus Lagorchestes; dua spesies lain dalam genus ini telah punah) adalah hewan kecil yang memiliki gerakan dan beberapa kebiasaan yang mirip terwelu. Tiga spesies (dua yang masih hidup dan satu yang telah punah) dari walabi berekor kuku (genus Onychogalea) memiliki satu ciri khas: taji bertanduk di ujung ekor dengan fungsi yang tidak diketahui. Tujuh spesies pademelon atau walabi perdu (genus Thylogale) dari Pulau Papua, Kepulauan Bismarck, dan Tasmania berukuran kecil dan kekar, dengan tungkai belakang pendek dan hidung runcing. Walabi rawa (genus Wallabia) adalah satu-satunya spesies dalam genusnya. Walabi lain yang bersifat monotipik adalah kuoka atau walabi perdu berekor pendek (genus Setonix); spesies ini terbatas pada dua pulau lepas pantai Australia Barat yang bebas dari predator yang diperkenalkan. Tujuh spesies Dorcopsis atau walabi hutan (genus Dorcopsis (empat spesies, dengan spesies kelima yang belum dideskripsikan) dan Dorcopsulus (dua spesies)) semuanya berasal dari Pulau Papua.
Salah satu spesies walabi perdu, walabi kerdil (Notamacropus dorcopsulus), juga berasal dari Papua, adalah spesies walabi terkecil yang diketahui dan salah satu macropodidae terkecil yang diketahui. Panjangnya sekitar 46 cm (18 inci) dari hidung hingga ujung ekor, dan beratnya sekitar 1,6 kg (3,5 lb).[6]