Wahyu Tjiptaningsih (lahir 15 April 1970) yang akrab dipanggil Ayu adalah Wakil Bupati Cirebon Pengganti antar Waktu (PAW) periode 2019-2024 yang terpilih oleh DPRD Kabupaten Cirebon, setelah terjadi kekosongan jabatan karena Bupati sebelumnya yaitu suaminya sendiri Sunjaya Purwadi Sastra terjerat kasus korupsi jual beli jabatan dan ditetapkan sebagai tersangka dan digantikan oleh Wakil BupatiImron Rosyadi sehingga posisi Wakil Bupati terjadi kekosongan. Pada pemilihan wakil bupati di DPRD, Ayu bersaing dengan Cunadi yang juga direkomendasikan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Hasil pemilihan, seluruh anggota DPRD Kabupaten Cirebon, Wahyu Tjiptaningsih memperoleh suara 36, Cunadi 1 suara, dan 10 suara tidak sah.[1]
Wahyu Tjiptaningsih atau Ayu terpilih sebagai Wakil Bupati Cirebon pada Rapat paripurna DPRD Kabupaten Cirebon tentang pemilihan dan penetapan calon terpilih Wakil Bupati Cirebon yang digelar pada 2 Desember2020. Ayu menang mutlak atas pesaingnya, Cunadi. Dari 49 total anggota DPRD Kabupaten Cirebon, hanya dua anggota yang tak hadir. Proses pemilihan suara hanya diikuti 47 anggota DPRD. Dari total suara itu, Ayu memperoleh 36 suara. Sedangkan Cunadi hanya satu suara. Kemudian, 10 surat suara dinyatakan tidak sah.[2] Hasil rapat diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk selanjutnya diserahkan kepada Kemendagri untuk diagendakan pelantikan.
Pada Pemilihan umum Bupati Cirebon 2024, ia mencalonkan diri sebagai Bupati Cirebon didampingi oleh Solichin, Tokoh Nahdlatul Ulama. Wahyu tidak maju dari partainya dahulu PDIP yang memberikannya kursi Wakil Bupati Cirebon dan yang mengusung suaminya Sunjaya Purwadi Sastra sebagai Bupati Cirebon, tetapi ia memilih mengundurkan diri dari PDIP[3][4] dan pindah ke Gerindra[5] karena PDIP memberikan rekomendasinya kepada Imron Rosyadi, Bupati petahana saat itu. Pasangan Wahyu-Solichin yang disingkat WALI mendapatkan nomor urut 3. Pasangan ini diusung oleh Gerindra, PKS dan Demokrat. Namun pasangan ini gagal, kalah dari petahana Bupati dan berada di posisi ketiga dengan perolehan suara 18,78%.[6]