WAGs (atau Wags), singkatan untuk wives and girlfriends (Indonesia: istri dan kekasih) adalah sebuah istilah untuk pacar dan istri dari pemain sepak bola, terutama pemain sepak bola dari Inggris. Istilah ini menjadi populer ketika digunakan di Piala Dunia FIFA 2006. Salah satu pemicunya adalah kekalahan tim nasional Inggris di Piala Dunia tersebut yang oleh Jurnalis Inggris menghubungkannya dengan kehadiran WAGs.[1] Sebenarnya istilah WAGs sudah diperkenalkan oleh Sunday Telegraph di tahun 2002 pada salah satu artikelnya ang memberi julukan pada istri dan kekasih pemain bola yang saat itu ada di sebuah hotel di Dubai.[2]
Di Indonesia, WAGs juga ikut menjadi pembahasan di media olahraga. Salah satunya Tabloid Soccer dalam kolom Soccer Babes dan Love Story.[3]
Leksikografi
Terdapat anggapan umum bahwa penggunaan tercatat pertama istilah WAG terjadi pada tahun 2002: “Tidak pernah ada jaminan bahwa para istri dan pacar (atau ‘para Wags’, sebutan singkat yang digunakan staf di Jumeirah Beach Club) akan rukun. Salah satunya, lidah Mrs Beckham sebelumnya kerap berbicara tanpa kendali.”[4] Jennifer Bullen juga mengemukakan bahwa novel Polo karya Jilly Cooper yang terbit pada tahun 1991 merupakan tempat pertama istilah tersebut dipublikasikan.[5]
Pada tahun 2006, istilah ini umumnya ditulis sebagai “WAGs”, tetapi bentuk tunggalnya, “Wag” atau “WAG”, dengan cepat menjadi populer. Contohnya antara lain: “berat badan tambahan yang ia peroleh selama sesi minum bersama para Wag”;[6] “seorang ahli waris properti, model, dan aktris, tampak sebagai sosok WAG olahraga yang potensial”.[7]Laporan Tahunan Bahasa Susie Dent untuk Oxford University Press (2006) menuliskan seluruh akronim tersebut dengan huruf kapital sebagai “WAG” (“wife and/or girlfriend”, istri dan/atau pacar).[8]
Istilah “WAG” atau “wag” juga mulai digunakan secara agak berlebihan atau redundan, misalnya dalam frasa “pacar Wag edisi mewah”,[9] meskipun dalam penggunaan seperti ini kata “pacar” atau “istri” dapat ditafsirkan sebagai penegasan makna tambahan dalam kelompok orang yang memenuhi baik makna denotatif maupun konotatif dari “WAG”. Penggunaannya pun semakin meluas ke konteks nonsepak bola. Sebagai contoh, istri pertama komedian Peter Cook (1937–1995) pernah digambarkan sebagai “Wag era Enam Puluhan”,[10] dan aktris Jennifer Ellison, karena pilihan busananya di masa lalu, pernah disebut sebagai “perwujudan sejati seorang Wag”.[11] Penulis mode Shane Watson bahkan menciptakan kata benda kolektif “waggery”.[12]
Kritik
Pada tahun 2010, Komisi Kesetaraan dan Hak Asasi Manusia (EHRC) Britania Raya mengkritik istilah tersebut sebagai seksis dan menyatakan bahwa istilah itu dapat bersifat ofensif, karena sering digunakan untuk merendahkan perempuan.[13] Pandangan ini juga digaungkan oleh para pengamat lainnya. Felicity Morse berpendapat bahwa “menyebut perempuan mana pun secara peyoratif sebagai ‘istri atau pacar’ tidak dapat diterima”, serta bahwa “pengulangan santai terhadap istilah yang bersifat chauvinistik ini telah menormalkannya”.[14] Dana Johannsen menyebut istilah tersebut sebagai “akronim paling menjijikkan dalam dunia olahraga”,[15] sementara Melanie Dinjaski berargumen bahwa istilah itu merendahkan perempuan dan “menyiratkan adanya kaitan antara perempuan dan anjing, yang dengan senang hati mengibas-ngibaskan ekor di sisi pemiliknya (sang pemain)”.[16] Dalam menelaah penggunaan istilah WAG, Shawna Marks menyimpulkan bahwa pemakaiannya di media Australia “menyoroti norma-norma seksis yang masih bertahan dalam budaya sepak bola Australia”, dan bahwa hal ini juga meluas ke kelompok lain, seperti penggemar perempuan dan pemain perempuan.[17]
Sejumlah perempuan yang oleh media disebut sebagai WAGs juga menentang penggunaan istilah tersebut.[18] Rebekah Vardy dilaporkan menyatakan bahwa “Wag adalah istilah yang sudah ketinggalan zaman karena kami tidak didefinisikan oleh apa yang dilakukan suami kami. Kami adalah individu”.[19] Tokoh lain, seperti anggota Girls Aloud Cheryl Cole, juga menolak sebutan tersebut dan menegaskan identitas mereka sebagai perempuan karier yang berdiri atas prestasi mereka sendiri.[20]
Penyanyi Jamelia, yang pacar pesepak bolanya Darren Byfield bermain untuk Jamaika, membedakan antara, di satu sisi, tokoh-tokoh seperti Victoria Beckham yang merupakan “pebisnis”, serta Cole dan Rooney yang “memiliki pekerjaan”, dan di sisi lain mereka yang menurutnya memiliki “prioritas” yang keliru dan sekadar menghabiskan uang pacar mereka.[21]
Olahraga lainnya
Tenis lapangan
Surat kabar The Times menciptakan istilah “WWAGs” (“Wimbledon Wives and Girlfriends”) untuk menyebut para pacar peserta pria Kejuaraan Wimbledon tahun 2006.[22] Pasangan yang paling banyak difoto oleh pers Inggris selama turnamen 2006 adalah Kim Sears, pacar petenis asal Skotlandia Andy Murray. Sears merupakan putri dari Nigel Sears, mantan pelatih petenis Slovakia Daniela Hantuchová.
Golf
Istilah “wives and girlfriends” dalam bentuk tidak disingkat juga lazim digunakan selama kompetisi golf Ryder Cup di The Belfry pada tahun 2002 dan di Oakland Hills dekat Detroit pada tahun 2004, di mana pers memberikan liputan kepada para pasangan ini hampir setara dengan para pegolfnya sendiri. London Lite[23] dan Metro[24] menggunakan akronim yang bernuansa merendahkan, yaitu “WABs” (“wives and birdies”, dengan “birdies” sebagai permainan kata dari istilah golf untuk skor satu di bawah par pada satu hole), untuk merujuk pada pasangan tim Eropa ketika mereka tiba di Irlandia untuk Ryder Cup 2006 di The K Club, Straffan, County Kildare.
Kriket
Istilah “CWAGs” (“Cricket Wives and Girlfriends”) digunakan untuk pasangan tim kriket Inggris dalam rangkaian pertandingan uji coba melawan Australia yang dimulai di Brisbane pada November 2006. Contohnya adalah judul berita “Jessica the Cwag knocks Ashes Test crowd for six”,[25] yang merujuk pada penyanyi Jessica Taylor dari grup Liberty X, tunangan pemukul Kevin Pietersen. Istilah “WAG” sebelumnya juga pernah digunakan dalam konteks kriket, misalnya untuk model Minki van der Westhuizen yang pernah dikaitkan dengan kapten Afrika Selatan Graeme Smith.[26]
Pemain kriket Inggris Danni Wyatt telah lama dijuluki “Waggy”. Sebagaimana ia jelaskan pada tahun 2015, “Para gadis bilang aku WAG gadungan karena aku pernah berpacaran dengan dua pesepak bola.”[27]
Anushka Sharma, seorang aktris papan atas Bollywood, dikenal luas sebagai istri bintang kriket India Virat Kohli. Hubungan mereka dimulai pada tahun 2013 saat pengambilan gambar iklan, dan mereka menikah dalam sebuah upacara tertutup di Italia pada Desember 2017. Bersama-sama, mereka dianggap sebagai salah satu pasangan selebritas paling ikonik di India. Anushka sering terlihat mendukung Virat dalam pertandingan, dan hubungan publik mereka membuatnya menjadi salah satu WAGs yang paling dikenal di dunia kriket. Mereka memiliki dua anak, seorang putri bernama Vamika dan seorang putra bernama Akaay.[28]
Uni rugbi
Banyak pasangan pemain uni rugbi kerap dikaitkan oleh media dengan istilah WAGs.
Pemain hoki lapangan Selandia Baru Honor Dillon disebut sebagai WAG sejak menikah dengan pemain out-half Dan Carter.[29] Model Irlandia Holly Carpenter juga memperoleh label WAG dari pers karena menjadi pacar Cian Healy.[30]
Istilah lainnya
Istilah
Deskripsi
CHAPs
"celebrities' husbands and partners";[31] (suami dan pasangan selebriti)
HABs
"husbands and boyfriends" (suami dan pacar) untuk pasangan pemain tenis wanita di Wimbledon (dan atlet wanita lainnya);[32]
MAGs
"mothers and girlfriends", (ibu dan pacar) atau bentuk tunggal "MAG" untuk ibu dari seorang WAG (misalnya, "Kira-kira siapa yang membayar belanja MAG Coleen?")[33]
SADs
"sons and daughters" (putra dan putri) dari pemain sepak bola, istilah yang digunakan oleh Sunday Times dengan merujuk pada Bianca Gascoigne, putri Paul Gascoigne yang bermain untuk Inggris di Piala Dunia FIFA 1990, Shaun Wright-Phillips, anak angkat Ian Wright (Arsenal dan Inggris), dan Calum Best, putra George Best (Manchester United & Irlandia Utara);[34]
SWAGs
used both for "supporters without a game" (pendukung tanpa pertandingan) (misalnya, penggemar Inggris yang menganggur di Jerman pada hari-hari ketika tim mereka tidak bermain[35]) dan, menurut The Guardian, "Summit wives and girlfriends" (Istri dan pacar peserta pertemuan) (pasangan para pemimpin dunia yang menghadiri KTTG8 di St. Petersburg, Rusia pada 15–17 Juli 2006).[36]
↑Disebutkan pula mengenai "rok pendek, sepatu hak tinggi, kuku panjang, dan ekstensi rambut" Ellison di masa lalu, serta fakta yang kurang kuat bahwa dia pernah berkencan singkat dengan pemain Liverpool dan Inggris, Steven Gerrard: London Lite, 5 Oktober 2006.