Virus penumpang (bahasa Inggris: passenger virus) adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan virus yang berada di dalam tubuh manusia (atau organisme lain) tanpa menyebabkan penyakit secara langsung. Virus ini bisa hidup berdampingan dengan inangnya tanpa menimbulkan gejala atau kerusakan berarti.
Karakteristik
Pada umumnya, virus penumpang tidak bersifat patogenik, yang berarti tidak menyebabkan penyakit langsung. Beberapa virus penumpang hidup di dalam tubuh sebagai bagian dari viroma normal (komunitas virus yang secara alami hidup di tubuh manusia). Virus penumpang pada umumnya muncul sebagai hasil dari infeksi masa lalu.
Contoh kasus
Salah satu contoh virus penumpang adalah lactate dehydrogenase virus (LDV), yang umum ditemukan dalam tumor tikus.[1] Beberapa virus penumpang lain seperti GB virus C dan Chandipura virus (CHPV) umum ditemukan pada manusia.[2][3] Diketahui pula bahwa virus yang berhubungan dengan Alcelaphine herpesvirus 1 (AIHV-1) merupakan virus penumpang yang tidak mengakibatkan demam kataral malignan.[4]
Beberapa virus telah salah dikategorikan sebagai virus penumpang. Misalnya, menurut Hipotesis Duesberg, virus HIV merupakan virus penumpang yang tidak ada kaitannya dengan penyebab AIDS.[5][6]