Maulidia Octavia, yang lebih dikenal Via Vallen (lahir 1 Oktober 1991) adalah seorang penyanyi berbahasa Indonesia dan Jawa berkebangsaan Indonesia. Dia terkenal karena lagu "Sayang" miliknya meledak dipasaran.[1][2] Dia mendapat julukan sebagai Ratu pop koplo.
Kehidupan
Via lahir di Surabaya dari pasangan Mohammad Arifin dan Rosida, ia dibesarkan di Tanggulangin, Sidoarjo.[3] Mulanya sejak kecil Via sudah hobi bernyanyi "di mana pun, kapan pun".[3] Semenjak umur 15 tahun kelas 5 SD Via sudah mengikuti manggung bersama ayahnya yang seorang gitaris dangdut dan beberapa ajang lomba seni, cuma masih dihitung sebagai penyanyi yang sedang belajar. Namun jauh sebelum terjun ke musik dangdut, Via sendiri lebih tertarik dengan musik-musik pop rok Amerika. Perlahan, ia pun mulai diarahkan ke jalur dangdut oleh kedua orang tuanya yang kebetulan ayahnya juga seorang gitaris dangdut.[3][4]
Karier
Pada 2008 dia bergabung dengan grup musik dangdut koploOM Sera.[3] Nama panggung Vallen diambil dari album pertama bertajuk Evanescence yang berjudul Fallen.[5] Kehadirannya di dunia hiburan Indonesia sering dianggap mirip dengan penyanyi pop, Isyana Sarasvati.[6][7]
Singel debut Via dengan judul Selingkuh dirilis secara nasional pada awal tahun 2015,[8][9] Selanjutnya berturut-turut Via mengeluarkan singel-singel terkenal seperti Secawan Madu, Sakit Sakit Hatiku, Baper, Peternak Luka dan masih banyak lagi. Termasuk merilis album perdana berjudul The Names pada tahun 2016.[10] Hingga pada akhirnya dia melejit pada tahun 2017 berkat lagu fenomenal berjudul "Sayang".[11][12]
Via juga adalah penyanyi dangdut pertama yang menyanyikan full satu lagu tema dari ajang Asian Games 2018, yakni "Meraih Bintang". Selain itu, Via Vallen juga dipercaya oleh Disney Indonesia untuk menyanyikan versi Indonesia dari lagu "Lead The Way" (Lagu tema dari Film "Raya and The Last Dragon") dengan judul "Kita Bisa".[13][14]
Nama Via Vallen semakin melambung karena berhasil memenangkan penghargaan SCTV Music Awards 2017 dalam kategori Penyanyi Dangdut Paling Ngetop 2017.[15] Via juga sukses menjadi Penyanyi Dangdut Solo Wanita Terpopuler dalam kompetisi Indonesian Dangdut Awards 2017.[16]
Pada Tahun Baru 1 Januari 2018, Via berpartisipasi menyanyikan salah satu lagu resmi untuk Pesta Olahraga Asia 2018 berjudul "Meraih Bintang". Lagu tersebut merupakan ciptaan Parlin Burman Siburian yang memadukan lagu pop modern dengan dangdut, bernapaskan semangat meraih kemenangan dengan cara sportif di mana seorang atlet harus berusaha semaksimal mungkin untuk meraih prestasi terbaik.[17]
Pada 27 September hingga 7 Oktober 2018, Via tampil di acara International Indie Music Festival yang merupakan bagian dari penyelenggaraan Pekan Raya Indonesia di ''Indonesia Convention Exhibition''. Sebanyak 107 band dari 30 negara akan meramaikan IIMF tersebut.[18][19]
Via Vallen mendapatkan hujatan dari netizen karena lipsync saat pembukaan Asian Games 2018. Saat itu Ia menyanyikan lagu tema berjudul Meraih Bintang. Rupanya hal itu sengaja dilakukan karena masalah teknis.[20]
Pada 11 November 2018, Jerinx mengkritik Via Vallen dalam sebuah unggahan Instagram karena mendaur ulang lagu Sunset di Tanah Anarki dariSuperman Is Dead tanpa izin. Via dikatakan telah menghilangkan arti dari lagu tersebut.[21]
"VV [Via Vallen] harusnya sudah belajar jadi manusia, jangan bisanya hanya mengambil saja. Selama ini nyanyi SDTA [Sunset di Tanah Anarki] ribuan kali, lirik lagu kami ga ada artinya bagi dia? Setelah sukses, apa yang kamu bisa lakukan untuk mengapresiasi karya yang membawamu ke tempat yang lebih baik? Dengan followers berjuta, minimal berkontribusilah untuk gerakan melawan lupa, atau pelurusan sejarah 65, perjuangan Kendeng, dll, ada banyak sekali hal yang bisa VV lakukan tanpa harus keluar duit," kata Jerinx.[22]
Via pun meminta maaf melalui akun Instagram-nya dengan mengatakan bahwa Ia tidak bermaksud merusak lagu tersebut dengan menyanyikannya dalam aransemen dangdutkoplo.[23] Jerinx kemudian menerima permintaan maaf tersebut, tetapi tidak menarik komentar sebelumnya.[22]
Plagiat video klip Above The Time
Publik dihebohkan dengan single Via Vallen berjudul Kasih Dengarkanlah Aku. Baru diunggah, video klip lagunya yang berduet dengan Dyrga Dadali malah menuai kontroversi. Pasalnya, konsep video klip tersebut disebut-sebut sangat mirip dengan video musikAbove The Time dari penyanyi Korea, IU.[24]
Penggemar IU pun berniat melaporkan hal ini kepada EDAM Entertainment selaku label dari IU. Via Vallen pun mengaku malu dengan video klip tersebut dan sudah meminta maaf lewat Instagram Stories akun miliknya.[24]
"Untuk IU, fans IU dan terutama Vyanisti, juga pihak yang merasa dirugikan. Aku minta maaf soal MV terbaru aku yang ternyata memang muiripp bangett sama MV-nya IU. Ini sama sekali gak ada unsur kesengajaan," tulisnya.
Pada 24 Oktober 2020, pihak YouTube memutuskan untuk menurunkan video musik tersebut.[25]