Tawoneropa[1] (Vespa crabro), adalah tawoneusosial terbesar yang berasal dari Eropa dan merupakan satu-satunya spesies Vespa yang berhasil beradaptasi di Amerika Utara setelah diperkenalkan ke Amerika Serikat dan Kanada pada awal 1840-an. Seperti anggota tawon lainnya, V. crabro membangun sarang kompleks dari kertas yang dibuat dari serat tanaman dan material sekitarnya. Tidak seperti kebanyakan tawon, pengaturan reproduksinya lebih mengandalkan pengawasan oleh pekerja daripada pengendalian feromon ratu, yang sebelumnya dianggap menjadi mekanisme utama.[2][3][4]
Tawon ini biasanya menyengat hanya sebagai respons terhadap ancaman, seperti diinjak atau dicengkeram, tetapi umumnya menghindari konflik. Namun, mereka bisa agresif saat mempertahankan sarang atau bersaing di sekitar sumber makanan, sehingga diperlukan kehati-hatian saat mendekatinya. V. crabro adalah karnivora yang aktif berburu serangga besar, termasuk kumbang, lebah, ngengat, capung, dan belalang, tetapi juga memakan buah yang jatuh dan sumber makanan manis lainnya. Interaksi predator seperti saling memangsa antara tawon ukuran sedang dan Asilidae juga sering diamati di alam.[5][6]
Deskripsi
Mata Vespa crabro memiliki lekukan khas berbentuk seperti huruf "C", sementara sayapnya berwarna oranye kemerahan dan perutnya menampilkan pola bergaris coklat dan kuning pada segmen-segmen tangkai perut. Tubuhnya dilapisi rambut halus di dada dan perut, meskipun tidak selebat lebah seperti pada kebanyakan spesies lain. Warna dan pola perut ini sering membuat V. crabro keliru dikenali sebagai lebah raksasa Asia. Massa tubuh rata-rata untuk tawon Eropa sekitar 477,5±59,9 mg, dengan pekerja memiliki panjang kira-kira 25 mm dan ratu yang lebih besar dapat mencapai 35 mm. Spesies ini secara umum lebih besar dari tawon biasa seperti Vespula vulgaris, namun tetap lebih kecil dibanding lebah raksasa Asia. Betina biasanya lebih besar dari jantan, tetapi perut jantan memiliki tujuh segmen, sedangkan betina hanya enam. Sistem sarafnya mencakup ganglion serebral, dua ganglia toraks, dan lima ganglia perut. Hanya betina yangTmemiliki penyengat, yang merupakan ovipositor yang dimodifikasi, sedangkan jantan tidak mampu menyengat. Antena jantan sedikit lebih panjang, terdiri dari 13 segmen, dibandingkan dengan 12 segmen pada betina.[7][8][9]
Persebaran
Vespa crabro, atau tawon eropa, berasal dari Eurasia, dengan jangkauan historis sarang yang membentang dari Jepang hingga Britania Raya. Menurut laporan Saussure, spesies ini diperkenalkan ke Amerika Utara pada pertengahan abad ke-19 dan kini telah menetap di wilayah tersebut. Pada tahun 2010, keberadaan mereka tercatat hingga selatan Guatemala, meskipun beberapa sarang di sana kemungkinan merupakan hasil perkenalan tidak sengaja, karena ini adalah catatan pertama yang terdokumentasi untuk wilayah tersebut.[10]