Brown adalah perguruan tinggi pertama di AS yang menerima mahasiswa tanpa memandang agama.[5] Secara akademis, Brown terdiri dari The College, Graduate School, dan Alpert Medical School. Program internasional Brown diatur melalui Watson Institute for International Studies. The New Curriculum, diperkenalkan tahun 1969, menghapus persyaratan distribusi dan membolehkan apa pun dilakukan atas dasar kepuasan. Selain itu, tidak ada nilai plus atau minus dalam sistem pemeringkatan. Sekolah ini mempunyai program teknik sarjana tertua di Ivy League (1847). Pembroke College, perguruan tinggi khusus wanita Brown, digabungkan dengan perguruan tinggi laki-laki pada 1971.
Kampus utama Brown terletak di College Hill di Providence Timur. Tim atletik universitas ini dikenal sebagai Brown Bears. Warna sekolah terdiri dari coklat anjing laut, merah kardinal, dan putih. Maskot Brown adalah beruang, yang sudah ada sejak 1904.[6] Maskot berkostum yang bernama "Bruno" ini biasa muncul pada perlombaan atletik. Orang-orang yang dikaitkan dengan Universitas ini disebut sebagai Brunonians.
Sejak 2001, presiden ke-18 Brown adalah Ruth J. Simmons, presiden wanita permanen pertama di universitas ini. Ia juga merupakan presiden Afrika Amerika pertama dan presiden wanita kedua pada sebuah institusi Ivy League.
Sejarah
Pada pertengahan abad ke-18 di Amerika Serikat, sekelompok pemuka dan penganut agama Kristen denominasi Baptist berkumpul untuk membahas perlunya institusi pendidikan bagi umat Kristen. Pada saat itu, denominasi lain sudah memiliki institusi pendidikan, seperti Gereja Kongregasionalisme Amerika Serikat yang mendirikan Universitas Harvard dan Universitas Yale. Pada akhir 1762, sekelompok pemimpin Gereja Baptis berkumpul di Philadelphia untuk pendirian universitas Baptist di New England. Pada masa itu, Rhode Island menjadi salah satu dari sedikit koloni Britania di Amerika yang tidak punya universitas, meski memiliki populasi sekitar 22.000 umat Gereja Baptist. Pada Juli 1763, James Manning dikirim untuk mengetahui respons para pemimpin Rhode Island dan responsnya sangat positif.[7]
Pada 1764, Rhode Island College yang menjadi cikal bakal Universitas Brown resmi didirikan di Warren, Rhode Island setelah mendapat persetujuan dari parlemen setempat. Pada 1770, lokasi universitas ini kemudian dipindahkan ke Providence hingga sekarang. Bangunan bata merah dari 1770 masih bertahan hingga sekarang di College Green. Kemudian, pada 1804 universitas ini berganti nama menjadi Brown untuk menghormati jasa Keluarga Brown, terutama Nicholas Brown, seorang pengusaha dan alumnus yang menyumbangkan $5000 untuk universitas.[8]
Brown dikenal sebagai universitas Ivy League pertama yang menerima mahasiswa tanpa memandang afiliasi agama. Universitas ini mulai menerima mahasiswa perempuan sejak 1891.[8]