Lembaga Penamaan Geografi Amerika Serikat (bahasa Inggris:United States Board on Geographic Namescode: en is deprecated , disingkat BGN) adalah badan federal yang beroperasi di bawah Sekretariat Dalam Negeri Amerika Serikat. Tujuan dari dewan ini adalah untuk menetapkan dan menjaga penggunaan seragam nama-nama geografis di seluruh pemerintahan federal Amerika Serikat.[1]
Sejarah
Setelah Perang Saudara Amerika, banyak pemukim Amerika yang mulai berpindah ke arah barat, mendorong pemerintah federal Amerika Serikat untuk mengupayakan semacam konsistensi dalam merujuk tengara (landmark) pada peta dan dokumen resmi.[2] Dengan demikian, pada tanggal 8 Januari 1890, Thomas Corwin Mendenhall, pengawas Kantor Survei Pantai dan Geodesi Amerika Serikat, menulis surat kepada 10 ahli geografi terkemuka “untuk menyarankan pembentukan sebuah Lembaga yang terdiri dari wakil-wakil dari berbagai dinas Pemerintah yang berkepentingan, yang kepadanya dapat dirujuk setiap pertanyaan yang dipersengketakan mengenai ortografi geografis.”[3] Presiden Benjamin Harrison menandatangani perintah eksekutif nomor 28[4] pada tanggal 4 September 1890, mendirikan Lembaga Penamaan Geografi (bahasa Inggris:Board on Geographical Namescode: en is deprecated ).[4] "Kepada Lembaga ini, semua pertanyaan yang belum terjawab mengenai nama geografis akan dirujuk. Keputusan Lembaga ini akan diterima [oleh departemen federal] sebagai kewenangan standar untuk hal-hal tersebut."[3][4] Lembaga ini diberikan kewenangan untuk menyelesaikan semua pertanyaan yang belum terjawab mengenai nama geografis. Keputusan lembaga ini telah diterima sebagai pengikat semua departemen dan badan pemerintah federal.
Pada tahun 1906, kekuasaan lembaga ini diperluas oleh Presiden Theodore Roosevelt dari menjaga konsistensi menjadi yang bertanggungjawab untuk standardisasi nama geografis untuk digunakan di seluruh pemerintah federal.[2]
Sejak saat itu, lembaga ini telah mengalami beberapa kali perubahan nama.[5]
Pada tahun 1934, Presiden Franklin D. Roosevelt membubarkan lembaga ini dan mengalihkan tanggung jawabnya secara langsung ke Departemen Dalam Negeri.[5][2] Tak lama setelah berakhirnya Perang Dunia II, kongres membatalkan keputusan tersebut dan membentuk kembali lembaga ini.[2]
Komite Penasihat Nama Antarktika didirikan pada tahun 1943 sebagai Komite Khusus Nama Antarktika (SCAN).[6] Pada tahun 1963, Komite Penasihat Fitur Bawah Laut dibentuk untuk standardisasi nama-nama fitur bawah laut.[7][8]
Bentuknya yang sekarang berasal dari hukum tahun 1947, Hukum Publik 80-242.
Pada tahun 1960-an dan 1970-an, lembaga ini mengambil kebijakan untuk menghilangkan penggunaan istilah-istilah merendahkan yang berhubungan dengan orang Jepang dan orang berkulit hitam.[2]
Deb Haaland, Sekretaris Dalam Negeri AS di bawah pemerintahan Biden, menggunakan lembaga tersebut untuk menghapus nama-nama yang dianggapnya “menyinggung” dan “rasis” seperti mengubah nama Gunung Evans menjadi Gunung Blue Sky karena nama tersebut diambil dari nama John Evans yang ikut serta dalam pembantaian Sand Creek pada tahun 1864, atau penghapusan kata “squaw” dari hampir 650 nama tempat di tanah federal AS sebagai bagian dari upaya untuk mengatasi masa lalu rasis di negaranya.[2][9]
12Topping, Mary, comp., Approved Place Names in Virginia: An Index to Virginia Names Approved by the United States Board on Geographic Names through 1969 (Charlottesville, VA: University Press of Virginia, 1971), v–vi.
U.S. Department of the Interior, U.S. Geological Survey, National Mapping Division, Digital Gazetteer: Users Manual, (Reston, Virginia: U.S. Geological Survey, 1994).
Report: "Countries, Dependencies, Areas Of Special Sovereignty, And Their Principal Administrative Divisions", Federal Information Processing Standards, FIPS 10-4.
Report: "Principles, Policies, and Procedures: Domestic Geographic Names", U.S. Board of Geographic Names, 1997.
U.S. Postal Service Publication 28, November 2000.