An Act To protect investors by improving the accuracy and reliability of corporate disclosures made pursuant to the securities laws, and for other purposes.
Diajukan di DPR ASdengan nama "Corporate and Auditing Accountability, Responsibility, and Transparency Act of 2002" (H.R. 3763) olehMike Oxley (R-OH) pada tanggal 14 Februari 2002
Disetujui DPR AS pada tanggal 24 April 2002(334–90)
Disetujui Senat AS dengan nama "Public Company Accounting Reform and Investor Protection Act of 2002" pada tanggal 15 Juli 2002(voice vote, in lieu of S. 2673 passed 97–0)
Diangkat oleh komisi rapat gabungan pada tanggal 24 Juli 2002; disetujui oleh DPR AS pada tanggal {{{passeddate3}}}(423–3) dan oleh Senat AS pada tanggal 25 Juli 2002(99–0)
Ditandatangani PresidenGeorge W. Bushpada tanggal 30 Juli 2002
Pertemuan antara Presiden Bush dengan para sponsor Sarbanes-Oxley sebelum penandatanganan pengesahan pada 30 Juli2002.
Sarbanes-Oxley (Sarbanes-Oxley Act of 2002, Public Company Accounting Reform and Investor Protection Act of 2002) atau kadang disingkat SOx atau Sarbox adalah hukum federal Amerika Serikat yang ditetapkan pada 30 Juli2002 sebagai tanggapan terhadap sejumlah skandal akuntansiperusahaan besar yang termasuk di antaranya melibatkan Enron, Tyco International, Adelphia, Peregrine Systems dan WorldCom. Skandal-skandal yang menyebabkan kerugian bilyunan dolar bagi investor karena runtuhnya harga saham perusahaan-perusahaan yang terpengaruh ini mengguncang kepercayaan masyarakat terhadap pasar saham nasional. Akta yang diberi nama berdasarkan dua sponsornya, Senator Paul Sarbanes (D-MD) and Representatif Michael G. Oxley (R-OH), ini disetujui oleh Dewan dengan suara 423-3 dan oleh Senat dengan suara 99-0 serta disahkan menjadi hukum oleh Presiden George W. Bush.
Perundang-undangan ini menetapkan suatu standar baru dan lebih baik bagi semua dewan dan manajemen perusahaan publik serta kantor akuntan publik walaupun tidak berlaku bagi perusahaan tertutup. Akta ini terdiri dari 11 judul atau bagian yang menetapkan hal-hal mulai dari tanggung jawab tambahan Dewan Perusahaan hingga hukuman pidana. Sarbox juga menuntut Securities and Exchange Commission (SEC) untuk menerapkan aturan persyaratan baru untuk menaati hukum ini.
Perdebatan mengenai untung rugi penerapan Sarbox masih terus terjadi. Para pendukungnya merasa bahwa aturan ini diperlukan dan memegang peranan penting untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap pasar modal nasional dengan antara lain memperkuat pengawasan akuntansi perusahaan. Sementara para penentangnya berkilah bahwa Sarbox tidak diperlukan dan campur tangan pemerintah dalam manajemen perusahaan menempatkan perusahaan-perusahaan AS pada kerugian kompetitif terhadap perusahaan asing.