Umma adalah sebuah kota kuno di peradaban Sumeria. Kota ini dikenal akan konflik melawan musuh bebuyutannya, Lagash.[1] Umma mencapai puncak kejayaannya pada kisaran tahun 2275SM di bawah kepemimpinan Lugal-Zage-Si yang juga menguasai Ur dan Uruk. Di bawah Dinasti Ur III, Umma menjadi kota yang penting. Terdapat lebih dari 30.000 lauh yang ditemukan di tempat ini dari masa tersebut.[2]Kalender UmmaShulgi (sekitar abad ke-21 SM) adalah pendahulu kalender Babilonia.
Umma tampaknya ditinggalkan oleh penduduknya pada Zaman Perunggu Pertengahan.[3] Situs Umma kini terletak di Tell Jokha, Irak.
Catatan kaki
↑Jerrold S. Cooper, History from Ancient Inscriptions: The Lagash-Umma Border Conflict, Undena, 1983, ISBN0-89003-059-6
↑P. A. Parr, "A Letter of Ur-Lisi: Governor of Umma", Journal of Cuneiform Studies, vol. 24, no. 4, hlm. 135–136, 1972
↑Trevor Bryce, The Routledge Handbook of The Peoples and Places of Ancient Western Asia: The Near East from the Early Bronze Age to the fall of the Persian Empire, Routledge, 2009, 738-739.
Artikel bertopik arkeologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.