Parameter harus diisi 1 — 12 2012(2012-Missing required parameter 1=day!-00) (umurKesalahan ekspresi: Operand tak ditemukan untuk and)Kesalahan ekspresi: Operator > tak terdugaKesalahan ekspresi: Operator > tak terduga
Umarjadi Njotowijono (2 September 1910–2012) adalah seorang diplomat Indonesia yang dikenal atas perannya sebagai sekretaris jenderal ASEAN selama beberapa bulan pada 1978. Berkarir sebagai diplomat, Umarjadi menjabat dalam berbagai jabatan diplomatik, termasuk sebagai asisten, dan kemudian, wakil menteri hubungan ekonomi luar negeri, perwakilan permanen untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa di Jenewa, dan sekretaris jenderal sekretariat ASEAN nasional Indonesia.
Kehidupan awal dan pendidikan
Lahir pada 2 September 1910[1] di Purwodadi, sebuah desa di Kabupaten Madiun (kini Kabupaten Magetan) sebagai putra dari Raden Njotowijono, yang lebih dikenal dengan julukan Mbah Mantri di kalangan penduduk desa. Saudara Njotowijono, Oemar Sahid, menjadi kepala kepolisian Pemerintahan Darurat Republik Indonesia,[2] sementara saudarinya, Oemarjam Njotowijono, menikahi Sukarjo Wiryopranoto, seorang politikus dan diplomat Indonesia yang kemudian menjadi pahlawan nasional.[3] Ia merampungkan pendidikan dasarnya di Sekolah Rakyat Purwodadi (setara sekolah dasar).[2]
Kehidupan pribadi
Umarjadi menikahi Setsoko, seorang gadis Jepang yang bertemu dengannya di perguruan tinggi, pada 1941. Keduanya memiliki empat putri dan seorang putra.[4] Umarjadi meninggal pada 2012.[5] Jasadnya dimakamkan di pemakaman keluarganya di Purwodadi.[2]