Di desa ini terdapat benteng yang dibangun oleh Portugis, serta rencana tapak (lokasi) pembangunan PLTN Muria yang dikelola oleh BATAN. Untuk menuju lokasi ini bisa ditempuh dari Jepara, ke arah timur melewati Mlonggo, Bangsri, Keling, Sambung Oyot (yang termasuk wilayah desa Kelet).
Geografis
Batas wilayah Desa Ujungwatu yaitu:
Sebelah utara berbatasan dengan wilayah Laut Utara jawa
Sebelah timur berbatasan dengan wilayah Desa Clering
Sebelah selatan berbatasan dengan wilayah Desa Clering dan Banyumanis
Sebelah barat berbatasan dengan wilayah Desa Banyumanis
Pemdes Ujungwatu
Struktur pemdes Ujungwatu periode 2019-2023:
Kepala Desa = Sungatono
Sekretaris (Carik) = Ah. Rif'an
Bendahara = Sanawi
Tata Usaha = -
Modin = Sholikin
Ketua BUMDes = -
Komandan Hansip = -
Ladu = -
Bayan = -
Kamituwo = Sulkan S.Pd.
Legenda
Desa Ujungwatu mempunyai objek wisata yang terkenal yaitu Pantai Metawar, pantai tersebut terkenal karena disanalah kisah terjadinya Surogotho menjadi Yuyu Gotho dan Dewi Wiji menjadi Ulo Lempe. Oleh sebab itu Pemdes ingin mendirikan Monumen seperti SURA dan BAYA tetapi YUYU dan LEMPE, selain untuk menjadi penanda bahwa disinilah kisah tersebut terjadi juga sebagai landmark desa Ujungwatu.
Pariwisata
Desa Ujungwatu terdapat beberapa tempat wisata, yaitu:
Kepala Desa Ujungwatu memiliki berencana mengalokasikan 20% dana desa (BUMDes) untuk membangun wisata di Desa Ujungwatu, yaitu:
Membangun Gazebo atap genteng wuwungan khas Rumah adat Jepara di sekitar komplek Pantai Metawar
Membangun Akses Jalan menuju Pantai Metawar
Membangun Bangku Taman dari semen di komplek Pantai Metawar
Membangun tempat parkir sepeda, motor, mobil.
Memasang papan peringatan, tempat sampah, petunjuk jalan
Membangun monumen/patung 2 binatang jadi satu seperti patung SURO dan BOYO tetapi dengan bentuk YUYU GOTHO dan ULO LEMPE. Agar warga anak cucu kita bisa mengetahui letak peristiwa perubahan wujud Surogotho menjadi Yuyu Gotho atau Membuat Patung Cranake (Crab Snake) atau Patung Surlpe (surogotholempe) yaitu Kepalanya berbentuk kepiting dengan capit sedangkan badannya ular, patung tersebut di desain seperti MerlionSingapura (kepalnya berbentuk singa sedangkan badannya berbentuk mermaid). patung tersebut bisa menjadi Landmark Pantai Metawar juga menjadi Landmark Desa Ujungwatu.
Membuat event acara arak-arakan yang diadakan setiap tahun sekali seperti Acara Pesta Baratan di Kecamatan Kalinyamatan. Tapi pada malam 1 Suro dan anggota arak-arakan memerankan Ki Surogotho, Dewi Wiji, Ki Ageng Bangsri, Ki Ageng Jenggot, dan Para Remaja memerankan orang jawa dengan menggunakan pakaian Jawa dengan membawa obor. Arak-arakan dimulai dari Balai Desa Ujungwatu menuju Kantor Kecamatan Donorojo. lalu di Kantor Kecamatan diadakan teatrikal Surogotho melawan Ki Ageng Jenggot sampai ahirnya Ki Surogotho menjadi Yuyu Gotho.
Membuat Patung Surlpe (surogotholempe) yaitu Kepalanya berbentuk kepiting dengan capit sedangkan badannya ular, patung tersebut di desain seperti MerlionSingapura (kepalnya berbentuk singa sedangkan badannya berbentuk mermaid).
Olahraga
Desa Ujungwatu tidak punya klub sepak bola untuk berkiprah di ajang Yazztea Jepara League. Tapi sekarang Petinggi Desa Ujungwatu ingin merintis ssb (sekolah sepak bola) sekaligus klub untuk bermain di Yazztea Jepara League, rencananya akan menggunakan nama klub sepak bola dengan Bahasa Portugis agar tidak melupakan sejarah Desa banyumanis sebagi kawasan Portugis yaitu nama yang disiapkan Futebol Clube Ujungwatu (F.C. Ujungwatu / FCU) untuk membawa nama baik Desa Banyumanis sebagai juara Yazztea Jepara League.