Tupai ekor sikat[3] (Lat.: Ptilocercus lowii)[4] atau tupai ekor-sikat adalah sebuah spesies tupai yang merupakan satu-satunya spesies yang masih ada dalam genus tunggal Ptilocercus, famili Ptilocercidae. Tupai ini berasal dari selatan Thailand, Semenanjung Malaya, Kalimantan dan beberapa pulau di Indonesia.[1]Tupai ini di bedakan dari jenis tupai lainnya, karena ekornya yang gundul dengan dangan ujung rambutputih, berbentuk seperti sayap ayam.[4] Tubuh berwarna coklat keabu-abuan di daerah punggungnnya.[4] Panjang badan sampai kepala 10 - 15 cm.[4] Ekor 13 - 21 cm.[4] Bobot 25 - 60 gram.[4] Mencari makan pada malam hari.[4] Umumnya hidup berpasangan, walaupun ada yang berkelompok sampai 5 ekor.[4] Makanan utamanya berupa serangga, seperti: lipas, kumbang semut, dan rayap.[4] Hidup di atas pohon yang tinggi di hutan, perkebunan karet atau di sekitar perhunian manusia, pada ketinggian 0 - 1.000 meter di atas permukaan laut.[4] Pada waktu tidur, badannya menggulung seperti bola.[4] Di Indonesia terdapat di Sumatra dan Kalimantan.[4] Di sebut juga tikus kayu dan tupai akar malam.[4]