Tubulus T adalah lipida dwilapis yang melekat dengan transmembran atau protein yang berhubungan dengan lipid, yang terus-menerus memanjang dari permukaan sarkolema. Penelitian menunjukkan tubulus T memiliki komposisi lipida yang berbeda relatif terhadap sarkolema umum. Penelitian sebelumnya dari otot rangka mengidentifikasi bahwa tubulus T diperkaya dengan kolesterol dan fosfolipid, dan memiliki rasio fosfolipid/kolesterol yang lebih tinggi, dengan fosfotidilserin dan sfingomielin sebagai dua jenis fosfolipid yang paling melimpah.[5]
Tubulus T terdapat dalam sel otot ventrikel pada sebagian besar spesies, dan dalam sel otot atrium dari mamalia besar.[6] Tubulus T ditemukan pada sel otot jantung atrium dan ventrikel (kardiomiosit), tempat mereka berkembang dalam beberapa minggu pertama kehidupan.[7]
Penelitian pada manusia dan model hewan telah menunjukkan adanya perubahan tubulus T pada kondisi gagal jantung. Pada model hewan, gagal jantung dikaitkan dengan gangguan tubulus T yang tampaknya disebabkan oleh sejumlah trauma (insult) miokardial, termasuk takikardia berkelanjutan, hipertensi spontan, dan serangan jantung.[3]
↑Huon H. Gray; Keith D. Dawkins; John M. Morgan; Iain A. Simpson (2005). Kardiologi (Edisi 4). Penerbit Erlangga. hlm.70. Diakses tanggal 26 Februari 2020.
↑"Sistem Otot Manusia". SeputarIlmu.Com. 1 Februari 2020. Diakses tanggal 26 Februari 2020.
↑Kuntarti, S.Kp, MBiomed. "Sistem Syaraf Motorik"(PDF). Website Staff Universitas Indonesia. hlm.14. Diarsipkan dari asli(PDF) tanggal 2020-03-31. Diakses tanggal 26 Februari 2020.Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
↑Hong, TingTing; Shaw, Robin M. (23 November 2016). "Cardiac T-Tubule Microanatomy and Function". Physiological Reviews (dalam bahasa Inggris). 97 (1): 227–252. doi:10.1152/physrev.00037.2015. ISSN0031-9333. PMID27881552.
↑Haddock, Peter S.; Coetzee, William A.; Cho, Emily; Porter, Lisa; Katoh, Hideki; Bers, Donald M.; Jafri, M. Saleet; Artman, Michael (1999-09-03). "Subcellular [Ca2+]i Gradients During Excitation-Contraction Coupling in Newborn Rabbit Ventricular Myocytes". Circulation Research (dalam bahasa Inggris). 85 (5): 415–427. doi:10.1161/01.RES.85.5.415. ISSN0009-7330. PMID10473671.