Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia. Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus.
Traktat Paris adalah traktat yang ditandatangani pada 30 Mei 1814 dan mengakhiri perang antara Prancis dan Koalisi Keenam. Traktat ini adalah salah satu dari traktat yang mengakhiri era Napoleon. Pada traktat ini terdapat pembagian wilayah, seperti pembagian wilayah Jerman, Italia dan beberapa negara lainnya, sementara Swiss mendapat kemerdekaannya.
Trakat Paris
Trakat ini ditandatangani pada 30 Mei 1814, menyusuli gencatan senjata yang ditandatangani oleh Charles dari Bourbon, Count Artois selaku Letnan Jenderal Kekaisaran bersama dengan pihak Koalisi.[1]Napoleon Bonaparte pada 6 April menandatangani surat pengunduran dirinya setelah proses negosiasi di Istana Fontainebleau.
Trakat ini juga ditandatangani oleh Portugal dan Swedia sementara Spanyol meratifikasi trakat ini kemudian pada Juli.[4] Pihak koalisi tidak menandatangani satu dokumen bersama, namun merundingkan perjanjian perdamaian yang berbeda dengan Prancis agar mendapatkan amandemen tertentu.[4]
Selain perdamaian dan penghentian perang, trakat ini juga merupakan sebuah draft untuk perjanjian perdamaian akhir yang menurut pasal 32 trakat tersebut menyatakan bahwa perundingan akan diselesaikan dalam waktu dua bulan kemudian bersama dengan seluruh pihak yang bertempur di Perang Napoleon.[5] Provisi ini menghasilkan Kongres Wina yang akan diselenggarakan diantara September 1814 sampai Juni 1815.[6]
Koalisi menyatakan bahwa tujuan Kongres Wina adalah untuk mencapai perdamaian abadi berdasarkan keseimbangan kekuatan antar kekuasaan. Prancis tidak akan diberikan hukuman berat karena Prancis telah merestorasikan sistem monarki.[3] Maka, pra-syarat perjanjian yang disetujui di Paris merupakan hukuman ringan dari koalisi karena pihak koalisi tidak mau menganggu proses restorasi monarki yang berlangsung.
Monarki Prancis
Trakat ini mengakui keabsahan Wangsa Bourbon sebagai wangsa penguasa Prancis. Raja Prancis akan diduduki oleh Louis XVIII dari Prancis karena berdasarkan pembukaan, trakat ini merupakan trakat antara Louis XVIII dan negara koalisi.
Büsch, Otto (1992). Handbuch der preußischen Geschichte (dalam bahasa German). Vol. 3. Walter de Gruyter. hlm. 72–74, 81. ISBN 3-11-008322-1.Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
Malettke, Klaus (2009). Die Bourbonen 3. Von Ludwig XVIII. bis zu den Grafen von Paris (1814-1848) (dalam bahasa German). Vol. 3. Kohlhammer. hlm. 66. ISBN 3-17-020584-6.Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
Alexander Rich, Gisela Gledhill, and Dr. Jerzy Kierkuć-Bieliński; (2014) Peace Breaks Out! London and Paris in the Summer of 1814, London: Sir John Soane’s Museum, in print[pranala nonaktif permanen]