170,000,000 JPY(per 2025) Juara 1: 100,000,000 JPY
Tokyo Daishōten (東京大賞典) adalah kejuaraan pacuan kudaJepang di lintasan tanah yang diperuntukkan bagi kuda rasunggul berusia tiga tahun ke atas. Paacuan ini digelar dengan jarak tempuh 2.000 meter (sekitar 10 furlong) di Gelanggang Pacuan Kuda Ōi, Shinagawa, Tokyo, pada bulan Desember.
Sejarah
Pacuan ini pertama kali diselenggarakan pada tahun 1955. Awalnya, pacuan ini dinamai Aki-no-Kura (秋の鞍), yang berarti 'Pacuan Musim Gugur', dan digelar dengan jarak tempuh 2.600 meter. Bersama dengan Spring Kura (kemudian menjadi Tokyo Derby), Spring Special (kemudian menjadi Arab Derby), dan Autumn Special (kemudian menjadi All-Japan Arab Grand Prix), pacuan ini diposisikan sebagai salah satu dari empat pacuan utama di Gelanggang Pacuan Kuda Ōi.[1] Pacuan pertama digelar sejauh 2.600 meter di lintasan tanah, dengan hadiah untuk juara pertama sebesar 1 juta yen.
Pada tahun 1966, namanya diubah menjadi Tokyo Daishōten.
Sejak 2011, pacuan ini diselenggarakan sebagai pacuan internasional Kelas 1, dan merupakan satu-satunya pacuan internasional di Jepang yang tidak diselenggarakan oleh Japan Racing Association. Berdasarkan peraturan tahun 2011, kuda-kuda yang dilatih di luar negeri yang mendaftar terlebih dahulu untuk Japan Cup Dirt (kini Champions Cup) secara otomatis juga terdaftar untuk Tokyo Daishōten, dengan biaya transportasi dan biaya perjalanan pulang menjadi tanggung jawab pihak kuda asing tersebut. Namun, jika seekor kuda berpartisipasi dalam Champions Cup dan Tokyo Daishōten secara berturut-turut, Special Ward Horse Racing Association menanggung biaya transportasi dan perjalanan.[2][pranala nonaktif]
Jarak pacuannya telah diubah tiga kali. Dari tahun 1962 hingga 1988, jaraknya 3.000 meter. Dari tahun 1989 hingga 1997, jaraknya 2.800 meter. Pada tahun 1998, jarak lomba diubah menjadi 2.000 meter seperti yang berlaku saat ini.
Omega Perfume – 2018, 2019, 2020, 2021 - yang pertama di Jepang yang berhasil memenangkan pacuan internasional Kelas I yang sama sebanyak empat kali berturut-turut.
Smart Falcon menjadi juara Tokyo Daishōten 2010. Smart Falcon meraih NAR Grand Prix Dirt Grade Race Special Award selama dua tahun berturut-turut (2010 dan 2011). Smart Falcon juga berhasil memenangkan Tokyo Daishōten 2011 dan pacuan lintasan tanah bergengsi lainnya di Jepang, seperti JBC Classic dan Teio Sho.
Hokko Tarumae setelah memenangkan Tokyo Daishōten 2014. Hokko Tarumae dianugerahi Japanese Best Dirt Horse pada tahun 2014, serta NAR Grand Prix Dirt Grade Race Special Prize pada tahun 2013, 2014, dan 2015. Hokko Tarumae juga memenangkan Tokyo Daishōten 2013.