Trall merupakan golongan terendah dari tiga tingkatan tatanan sosial masyarakat Jermanik, yaitu bangsawan, orang merdeka, dan budak, dalam bahasa Norse Kuno jarl, karl, dan þræll (lih. Rígsþula), dalam bahasa Inggris Kuno setara dengan eorl, ceorl, dan þēow, dalam bahasa Frisia Kuno etheling, friling, lēt, dll. Pembagian ini penting dalam kitab hukum Jermanik, yang membuat ketentuan khusus bagi budak, yang merupakan properti dan dapat diperjualbelikan, tetapi mereka juga menikmati sejumlah perlindungan di bawah hukum.
Kematian orang merdeka diberi kompensasi oleh seorang weregild, yang biasanya dihitung sebesar 200 solidi (shilling) untuk orang merdeka, sedangkan kematian seorang budak dianggap sebagai hilangnya properti bagi pemiliknya dan diberi kompensasi tergantung pada nilai pekerja.
Ben Raffield (2019) "The slave markets of the Viking world: comparative perspectives on an ‘invisible archaeology’." Slavery & Abolition, 40:4, 682-705