Buku ini memfokuskan pada bidang hubungan geopolitik antara negara-negara Perang Dunia I dengan genosida, di mana beberapa negara mendukung Armenia dengan alasan geopolitik tetapi kemudian mengakhiri dukungannya karena faktor gepolitik yang baru akibat hadirnya negara baru, Republik Turki. Buku ini juga menjelaskan secara hubungan antara Armenia dan Turki dibawah pemerintahan Utsmaniyah, sedangkan banyak publikasi lain hanya memfokuskan tentang hubungan ini dalam menjelaskan peristiwa genosida Armenia.[2]
Bab terakhir buku ini mendiskusikan tentang bagaimana pemerintah dan warga Amerika Serikat dalam menanggapi peristiwa Genosida Armenia.[1]
Jay Winter dalam tinjauannya menganggap Bloxham menegaskan genosida yang terjadi, ironi pada nama judul bukunya bukan merupakan penyangkalan terhadap genosida yang terjadi.[3]
Referensi
Oktem, Kerem (Oktober 2006). "The Great Game of Genocide: Imperialism, Nationalism and the Destruction of the Ottoman Armenians. Reviewed by Kerem Oktem". Nations and Nationalism. 12 (4): 712–714. doi:10.1111/j.1469-8129.2006.00266_7.x. - First published online on 13 September 2006, issue published on 01 October 2006.
Winter, Jay (1 Januari 2008). "Review: Donald Bloxham, The Great Game of Genocide: Imperialism, Nationalism and the Destruction of the Ottoman Armenians, Oxford University Press: Oxford, 2005; 352 pp.; 0199273560, £23 (hbk)". European History Quarterly. 38 (1): 126–128. doi:10.1177/02656914080380010408.